
Bola.net - Rangkaian hasil buruk yang didapat Timnas Malaysia dilaporkan berdampak pada masa depan Kim Pan-gon. Sang pelatih disebut telah mengajukan surat pengunduran diri dari posisinya.
Kim Pan-gon mulai bekerja sebagai pelatih Timnas Malaysia pada Januari 2022. Sebelum jadi juru taktik Harimau Malaya, Kim Pan-gon pernah jadi direktur teknik di Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA).
Malaysia menaruh harapan besar pada Kim Pan-gon. Sebab, sebelumnya, ada Shin Tae-yong yang membawa perubahan di Indonesia. Sama-sama berasal dari Korea Selatan, Kim Pan-gon diharap bisa sukses juga.
Namun, karier bersama Malaysia tidak sepenuhnya berjalan mulus. Bahkan, setelah Piala Asia dan Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kim Pan-gon dapat tekanan yang kuat.
Yuk simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Kim Pan-gon, Mundur atau Tidak?

Sebelum Piala Asia 2023, posisi Kim Pan-gon bisa dibilang cukup aman. Dia mampu meraih hasil bagus pada laga uji coba dan dua laga awal Kualifikasi Piala Dunia 2026, lawan Kirgistan dan Chinese Taipe.
Piala Asia 2023 mengubah segalanya bagi Kim Pan-gon. Malaysia gagal di fase grup Piala Asia 2023, dengan satu poin. Harimau Malaya meraih satu poin saat bermain imbang 3-3 lawan Korea Selatan.
Setelah itu, Malaysia dua kali kalah lawan Oman pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Malaysia kebobolan empat kali dan gagal membobol gawang lawan. Dua kekalahan ini membuat Kim Pan-gon berada dalam tekanan.
Apalagi, peringkat Malaysia di ranking FIFA terus turun dan kini berada di posisi ke-138. Kim Pan-gon, menurut beberapa media di Malaysia, mengajukan pengunduran diri pada FAM. Dia mundur setelah lima laga beruntun gagal meraih kemenangan.
Rumor Kim Pan-gon Mundur Dibantah FAM

Kim Pan-gon telah memimpin Malaysia pada 33 laga di semua ajang. Dari 33 laga itu, Kim Pan-gon mampu memberikan 19 kemenangan dan hanya 10 kali kalah. Catatan Kim Pan-gon tidak terlalu buruk, walau belum memberikan gelar juara.
Di sisi lain, pihak FAM membantah kabar bahwa Kim Pan-gon mengajukan pengunduran diri dari posisi pelatih Timnas Malaysia. Hal yang sama berlaku untuk para asisten Kim Pan-gon.
"Pelatih Kim Pan Gon sendiri membantah kabar bahwa dirinya telah mengirimkan surat kepada FAM dan siap hengkang dari tim Malaysia," ucap Ketua FAM Datuk Hamidin Mohd Amin, dikutip dari TheThao247.
Baca ini juga ya Bolaneters:
- Media China Beritakan Timnas Indonesia, Disebut Calon Raja Baru Asia Tenggara!
- Jadwal Timnas Indonesia U-23: Agenda Uji Coba Jelang Piala Asia U-23 2024
- PT LIB Kembali Lanjutkan BRI Liga 1 pada 15 April 2024, Tidak Jadi Diliburkan Sampai Piala Asia U-23 Selesai
- Andai Justin Hubner dan Alfeandra Dewangga Absen, Timnas Indonesia U-23 Hanya Punya 3 Bek Tengah di Piala Asia U-23 2024
- Vietnam & Malaysia Nyungsep Tapi Indonesia Naik 8 Strip di Ranking FIFA, Hati-hati Ini Baru Awalnya Aja!
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
Liga Inggris 5 Januari 2026, 18:15
-
Terungkap, Ini Ketegangan di Balik Layar Sebelum Man Utd Pecat Ruben Amorim
Liga Inggris 5 Januari 2026, 18:01
-
Usai Pecat Ruben Amorim, MU Tidak Buru-buru Cari Manajer Baru?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:55
-
Rekam Jejak Ruben Amorim Dipecat Man United: Hanya 24 Kemenangan dari 63 Laga
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:45
-
Pernyataan Lengkap Manchester United Soal Pemecatan Ruben Amorim
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:39
-
Ruben Amorim Dipecat, Siapa Pelatih Man United Sekarang?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:33
-
Perubahan Gaya Main Liverpool di Era Arne Slot Jadi Bumerang di Anfield
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:27
-
Daftar Pemain Voli Putri Jakarta Electric PLN Mobile di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 17:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40



















KOMENTAR