Lempar Petasan ke Arah Kiper Timnas Indonesia Emil Audero, Suporter Inter Ini Akhirnya Minta Maaf

Lempar Petasan ke Arah Kiper Timnas Indonesia Emil Audero, Suporter Inter Ini Akhirnya Minta Maaf
Kiper Cremonese, Emil Audero terkapar setelah terkena lemparan flare dari suporter di laga melawan Inter Milan, 2 Februari 2026. (c) Alberto Mariani/LaPresse via AP

Bola.net - Laga Serie A antara Cremonese melawan Inter Milan diwarnai insiden serius yang langsung menyedot perhatian publik. Seorang oknum suporter tim tamu melempar petasan ke arah Emil Audero yang tengah menjaga gawang Cremonese.

Petasan tersebut mengenai kaki Audero dan meledak tepat di sampingnya saat pertandingan masih berlangsung. Situasi itu memaksa sang kiper mendapat perawatan medis di lapangan.

Meski mampu melanjutkan pertandingan, insiden tersebut dinilai sangat berbahaya. Banyak pihak menilai akibatnya bisa jauh lebih fatal bagi keselamatan pemain.

Aksi tak terpuji itu pun menuai kecaman luas dari berbagai kalangan sepak bola Italia. Identitas pelaku akhirnya terungkap dan proses hukum langsung berjalan.

1 dari 4 halaman

Permintaan Maaf untuk Emil Audero dan Publik Sepak Bola

Kiper Cremonese Emil Audero melakukan penyelamatan saat pertandingan Serie A melawan Hellas Verona, Selasa (20/1/2026). (c) Alberto Mariani/LaPresse via AP

Kiper Cremonese Emil Audero melakukan penyelamatan saat pertandingan Serie A melawan Hellas Verona, Selasa (20/1/2026). (c) Alberto Mariani/LaPresse via AP

Pelaku pelemparan petasan diketahui merupakan seorang pemuda berusia 19 tahun. Ia teridentifikasi setelah mengalami cedera pada dua jarinya akibat mencoba melempar petasan lain di laga yang sama.

Pemuda tersebut langsung ditangkap aparat keamanan setempat tak lama setelah pertandingan usai. Ia kini menghadapi ancaman hukuman penjara atas tindakannya di dalam stadion.

Di tengah proses hukum yang berjalan, sang pelaku menyampaikan penyesalan secara terbuka. “Saya meminta maaf kepada Audero, kepada kedua klub, dan kepada semua penggemar,” demikian pernyataannya kepada kantor berita ANSA, via Football Italia.

2 dari 4 halaman

Pengacara Angkat Bicara Jelang Proses Pengadilan

Kasus ini juga berdampak langsung pada Inter Milan sebagai klub tamu. Inter bahkan mencantumkan diri sebagai pihak yang dirugikan secara finansial akibat denda sebesar 50.000 euro dari otoritas liga.

Selain itu, fans mereka juga terkena dampaknya. Para Interisti dilarang melakoni mendampingi tim kesayangannya dalam tiga laga tandang ke markas Sassuolo, Lecce, dan Fiorentina.

Sementara itu permohonan awal dari pihak pembela adalah agar pelaku dikenai tahanan rumah sambil menunggu persidangan. Pendekatan tersebut disebut sebagai upaya menyesuaikan hukuman dengan usia dan kondisi pelaku.

Pengacara sang suporter pun memberikan penjelasan terkait kronologi dan sikap kliennya. “Seharusnya ia tidak melempar kembang api itu, tetapi ia tidak memikirkan kemungkinan konsekuensinya, yaitu kiper bisa mendekat dan terkejut oleh ledakan tersebut.”

3 dari 4 halaman

Emil Audero Baik-Baik Saja

Sementara itu Emil Audero sebelumnya sudah memberikan update terkait kondisinya. Kiper Timnas Indonesia itu mengatakan kondisinya baik-baik saja.

Namun masih ada sedikit efek dari ledakan petasan yang ia rasakan. Hal itu ia ungkapkan dalam sebuah video yang dirilis di akun X resmi Cremonese.

"Halo semuanya, ini hanya pesan sederhana untuk berterima kasih kepada semua orang yang menulis kepada saya untuk menanyakan kabar saya," ujar Audero.

"Saya baik-baik saja, meskipun saya merasakan sakit yang sangat di telinga dan sensasi terbakar di lutut," beber kiper berdarah Lombok ini.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL