
Bola.net - Publik Tanah Air baru-baru ini dibuat heboh oleh pernyataan asisten pelatih Timnas Indonesia U-16, Markus Horison tentang local pride. Pernyataan ini entah merujuk ke konteks mana.
Markus Horison melontarkan pernyataan 'local pride' ini usai Timnas Indonesia U-16 menjuarai Piala AFF U-16 2022 dengan Bima Sakti sebagai pelatih kepala.
Klaim tersebut memang tak berlebihan memang sejarah mencatat dalam beberapa tahun terakhir rapor pelatih lokal lebih mentereng dari asing.
Namun, itu lebih terlihat di Timnas Indonesia kelompok umur. Adapun untuk Timnas senior, pelatih lokal masih perlu waktu dan ilmu lagi untuk bisa menyaingi pencapaian sosok asing.
Lantas, siapa saja pelatih berlabel Local Pride yang pernah menukangi Timnas Indonesia dari segala level umur? Berikut ini empat di antaranya yang jadi pilihan Bola.net.
Rahmad Darmawan

Nama Rahmad Darmawan sudah tidak asing lagi di sepak bola Indonesia. Pelatih yang akrab disapa Coach RD itu tercatat pernah menukangi Timnas Indonesia senior dan U-23.
Karier Rahmad Darmawan di Timnas Indonesia senior memang hanya sebatas asisten hingga pelatih sementara. RD tak pernah mendapatkan waktu dan porsi yang banyak di skuad Merah Putih.
Pencapaian RD justru mengilap di Timnas U-23. RD pernah mempersembahkan dua medali perak pada SEA Games 2011 dan 2013.
Indra Sjafri

Indra Sjafri bisa dikatakan sebagai pelatih lokal dengan banyak prestasi di Timnas Indonesia kelompok umur. Pria yang akrab disapa Coach IS itu tercatat pernah menukangi Timnas U-16, U-19, dan U-23.
Pencapaian terbaik Indra Sjafri adalah saat mempersembahkan gelar Piala AFF U-19 2013 untuk Timnas U-19 dan Piala AFF U-22 2019 untuk Timnas U-22. Selain itu, Indra Sjafri juga sukses mempersembahkan medali perak SEA Games 2019 untuk Timnas U-23.
Sayangnya, Indra Sjafri tak pernah mendapatkan kesempatan menukangi Timnas Indonesia senior. Saat ini, pelatih berusia 59 tahun itu bertugas sebagai Direktur Teknik Timnas Indonesia.
Fakhri Husaini

Serupa dengan Indra Sjafri, Fakhri Husaini juga lebih banyak menghabiskan kariernya sebagai pelatih Timnas Indonesia kelompok umur. Fakhri Husaini tercatat pernah menukangi Timnas Indonesia U-14, U-16, dan U-19.
Pencapaian terbaik Fakhri Husaini adalah mempersembahkan gelar Piala AFF U-16 2018. Adapun di level lainnya, Fakhri kesulitan mempersembahkan prestasi.
Selepas meninggalkan Timnas Indonesia kelompok umur, Fakhri Husaini memilih melanjutkan karier di klub. Fakhri pernah menukangi Persiba Balikpapan, Borneo FC, dan sekarang membesut Persela Lamongan.
Bima Sakti

Bima Sakti mengawali kariernya di dunia kepelatihan sebagai asisten di Persiba Balikpapan pada 2016. Kemudian Bima Sakti dipercaya menjadi asisten pelatih Luis Milla pada 2017.
Bima Sakti membantu Luis Milla menukangi Timnas U-23 dan senior. Pada 2018, Bima Sakti sempat dipercaya menjadi pelatih sementara sepeninggalan Luis Milla.
Pada era Shin Tae-yong, Bima Sakti pernah menukangi Timnas U-19. Namun, kariernya justru mengilap saat memimpin Timnas U-16 dan sukses emmpersembahkan gelar Piala AFF U-16 2022.
Disadur dari: Bola.com (Zulfirdaus Harahap, Hendry Wibowo) 17 Agustus 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Iwan Bule Apresiasi Emtek Group yang Undang Timnas Indonesia U-16 ke Indosiar
Tim Nasional 17 Agustus 2022, 22:13
-
Shin Tae-yong Sudah Tiba di Indonesia, Segera Pimpin TC Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 16 Agustus 2022, 22:44
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR