
Bola.net - - Timnas Indonesia U-23 akan tampil di Asian Games 2018 yang akan dimulai pada 18 Agustus mendatang. Tim besutan Luis Milla tersebut masih perlu banyak melakukan pembenahan sebelum turun berkompetisi.
Sebagai tim tuan rumah, Timnas Indonesia U-23 memiliki keuntungan untuk memberikan yang terbaik di Asian Games 2018. Walaupun secara realitas, peluang tim kebanggaan Tanah Air di pentas olahraga bergengsi antarnegara Asia itu tak besar-besar amat.
Namun, dukungan suporter tuan rumah sejatinya bisa menjadi amunisi tambahan pelecut semangat Timnas Indonesia U-23. Segala usaha dan upaya wajib dilakukan sampai batas maksimal demi meraih prestasi pada event empat tahunan tersebut.
Sayang, dari sejumlah persiapan yang sudah dilakukan Timnas Indonesia U-23, permainan skuat Luis Milla masih mengkhawatirkan. Sepanjang 2018, mereka sudah melakoni enam laga uji coba dengan rincian sekali kemenangan, tiga kali imbang, dan dua kekalahan.
Tidak Memuaskan

Timnas Indonesia U-23 mencetak empat gol berbanding tiga kebobolan. Mengapa mengkhawatirkan, karena raihan itu termasuk buruk mengingat pada tiga pertandingan mereka bermain dengan skor 0-0.
Artinya, kualitas lini per lini Timnas Indonesia U-23 belum sepenuhnya seimbang. Kebobolan tiga gol dalam enam laga sebenarnya jadi salah satu indikasi positif akan ketangguhan lini belakang.
Namun, hanya mampu mencetak empat gol dalam enam laga dan meraih tiga kali imbang dengan skor 0-0 membuat kualitas lini depan Timnas Indonesia U-23 dipertanyakan. Bongkar pasang penyerang pun sudah dilakukan. Akan tetapi, hasilnya belum signifikan.
Jadi, lini mana sebenarnya yang belum maksimal sehingga para penyerang Timnas Indonesia U-23 terlihat bingung ketika sudah berada di depan gawang lawan? Jawabannya adalah peran 'Si nomor 10' alias gelandang serang yang belum terlihat.
Pemain seperti Messi

Sebagai orang Spanyol, Luis Milla tentu sangat mengidolai sepak bola menyerang dan juga tangguh ketika bertahan. Hal itu terlihat dari pemilihan formasi yang menjadi ciri khasnya yakni 4-3-3.
Sayang, dengan skema tersebut Luis Milla belum mampu menemukan formula pemain yang tepat. Sejatinya, Timnas Indonesia U-23 memiliki pemain-pemain seperti Septian David Maulana, Eva Dimas, dan Egy Maulana Fikri.
Namun, nama-nama di atas sejauh ini belum mampu memberikan penampilan maksimal. Hanya Septian David Maulana yang mampu mencetak dua gol dalam enam pertandingan terakhir.
Luis Milla sebenarnya punya pilihan tipikal gelandang serang komplet yang seperti Lionel Messi. Sosok tersebut ada pada diri Stefano Lilipaly.
Meskipun sudah berusia 28 tahun, gelandang Bali United itu nyatanya masih dibutuhkan di Timnas Indonesia U-23. Bersama Bali United, Stefano Lilipaly sudah mengoleksi tujuh gol.
Memberi Kesempatan Lilipaly

Luis Milla harusnya memberikan kesempatan pada Stefano Lilipaly yang andal dalam urusan membangun serangan, memberikan umpan, dan mencetak gol. Mantan penyerang Timnas Indonesia, Gendut Doni Christiawan menilai kehadiran Lilipaly bisa menjadi tambahan amunisi buat Garuda Muda.
"Stefano Lilipaly sepertinya bagus dan layak untuk berada di Timnas Indonesia U-23. Dia kan bermain sebagai gelandang serang dan memiliki naluri untuk mencetak gol yang bagus," kata Gendut Doni Rabu (6/6/2018).
Kini, pelatih Luis Milla harus segera menentukan sikap untuk mengacuhkan egonya terhadap Stefano Lilipaly. Seperti diketahui, Luis Milla tak ingin memanggil Luis Milla yang dianggap tak bisa memberikan panutan pada pemain muda. Padahal, pemain naturalisasi itu layak menjadi opsi pemecah kebuntuan di lini depan Timnas Indonesia U-23.
Apakah Luis Milla akan memberikan kesempatan pada Lilipaly layaknya pemain senior Alberto Goncalves dan Riko Simanjuntak? Timnas Indonesia akan menjalani laga ujicoba lawan Korea Selatan U-23 dalam waktu dekat. Jelang laga itu apakah Lilipaly dipanggil atau tidak akan jelas.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rata-rata 100 Ribuan, Inilah Harga Tiket Asian Games 2018
Asia 12 Juni 2018, 13:00
-
Doping saat Kualifikasi Piala AFC U-23, Pemain Timnas Malaysia Dihukum
Asia 11 Juni 2018, 13:32
-
Catatan Sejarah Timnas Sepakbola Indonesia di Asian Games
Tim Nasional 7 Juni 2018, 11:38
-
Cristian Gonzales: Saya Gatal Lihat Timnas Indonesia U-23 Mandul Gol
Tim Nasional 6 Juni 2018, 10:42
LATEST UPDATE
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR