
Bola.net - - Pemain Timnas Malaysia U-23, Ahmad Syihan Hazmi Mohamed, terbukti melakukan doping ketika menjalani pertandingan di babak kualifikasi Piala AFC U-23 pada bulan Januari lalu. Oleh karena itu, pemain bersangkutan mendapat hukuman larangan bermain selama 20 bulan dari AFC.
Agen Syihan, Effendi Jagan Abdullah, menjelaskan keputusan menghukum Syihan dengan larangan bermain selama 20 bulan itu diambil Komite Etik dan Disiplin AFC pada sidang mereka, 4 Juni 2018, setelah sesi membahas persoalan ini pada 30 dan 31 Mei 2018. Keputusan ini disambut baik karena sejatinya, hukuman buat Syihan jauh lebih berat.
"Sebenarnya, Syihan bisa disanksi hingga empat tahun karena kegagalan tes doping ini. Namun, setelah memberi penjelasan kepada Komite Etik dan Disiplin AFC, dia disanksi 20 bulan," kata Effendi.
"Saat ini Syihan merasa hukuman itu masuk akal dan bisa diterima. Kami bisa mengajukan banding, tapi jika melakukan itu, ada risikonya. Jika AFC menolak banding itu, mereka bisa menambah durasi sanksi. Jadi, kami tak akan mengajukan banding dan telah membahas hal ini dengan FAM (Asosiasi Sepak Bola Malaysia," lanjut sang agen.
Tak Bisa Main

Syihan melanggar ayat 6 peraturan anti doping AFC dan menjalani penangguhan sementara dari aktivitas sepakbola, termasuk pertandingan resmi, di liga domestik, serta laga persahabatan.
Kontrak Syihan dengan klubnya saat ini, Negri Sembilan, juga telah dibatalkan segera setelah AFC menjatuhkan hukuman padanya.
Berlaku Sejak Februari

Hukuman berlaku sejak tanggal Syihan mendapat hukuman penangguhan pada Februari lalu, yang berarti tinggal 16 bulan lagi masa hukumannya.
Di sisi lain, kiprah Timnas Malaysia U-23 pada Piala AFC U-23 2018 mengundang pujian dan jadi buah bibir karena mampu melaju hingga perempat final. Prestasi itu jadi kali pertama buat sepak bola Negeri Jiran.
Kemudian nasib Syihan di Asian Games 2018 juga dipastikan tamat. Pagelaran olahraga antara negara Asia tersebut akan berlangsung pada bulan Agustus mendatang.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Doping saat Kualifikasi Piala AFC U-23, Pemain Timnas Malaysia Dihukum
Asia 11 Juni 2018, 13:32
-
Catatan Sejarah Timnas Sepakbola Indonesia di Asian Games
Tim Nasional 7 Juni 2018, 11:38
-
Cristian Gonzales: Saya Gatal Lihat Timnas Indonesia U-23 Mandul Gol
Tim Nasional 6 Juni 2018, 10:42
-
Penampilan Timnas Indonesia U-23 di Mata Raja Isa
Tim Nasional 5 Juni 2018, 14:21
LATEST UPDATE
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR