
Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memilih untuk tidak peduli dengan keberadaan dua koleganya sesama pelatih asal Korea Selatan. Namun, dia cukup yakin bahwa mereka membuat persaingan makin kompetitif.
Negara-negara Asia Tenggara belakangan gandrung memakai jasa pelatih asal Korea Selatan. Fenomena ini dimulai di Vietnam. Mereka menunjuk pelatih asal Korea Selatan, Park Hang-seo di tahun 2017.
Prestasi Hang-seo cukup bagus. Pelatih dengan beragam ekspresi menarik ini mampu meningkatkan level sepak bola Vietnam.
Langkah itu diikuti oleh Indonesia. PSSI diketahui menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih pada awal tahun 2020 yang lalu.
Malaysia melakukan hal serupa. Setelah gagal total di Piala AFF 2020 yang berlangsung pada 2021 lalu, Malaysia menunjuk Kim Pan-Gon. Yuk simak ulasan selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Persaingan Positif

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menyambut baik kehadiran tiga pelatih asal Korea Selatan di Asia Tenggara. Menurutnya itu adalah persaingan yang positif.
"Pelatih Vetnam orang Korea. Pelatih Malaysia dan Indonesia juga. Untuk persaingan ini sangat positif kami bersaing dengan sehat," kata Shin di kanal Youtube Sport77 Official belum lama ini.
Keberadaan tiga pelatih Korea Selatan itu membuktikan kualitas sepak bola Malaysia yang memang sudah jauh berada di atas sepak bola Asia Tenggara.
Menariknya ketiga pelatih ini akan saling duel di Piala Asia 2023 nanti. Dimana Indoensia, Malaysia, dan Vietnam sama-sama lolos.
Fokus Pada Sepak Bola Indonesia
Meski demikian, Shin Tae-yong tampak tidak terlalu peduli dengan dua kolega satu negaranya itu. Shin merasa ia jauh di bawah Park Hang-seo dan Kim Pan-gon secara umur.
"Tetapi dalam karir saya Hang-Seo dan Pan-Gon itu jauh sekali," ujar Shin Tae-yong.
Lebih lanjut, Shin Tae-yong menegaskan fokusnya saat ini adalah bagaimana ia membangun sepak bola Indonesia dan menciptakan Timnas Indonesia yang kuat.
"Sebetulnya tidak terlalu peduli dengan mereka saya hanya fokus pada sepak bola INdonesia," tegasnya.
Bertahan di Indonesia?

Kontrak Shin Tae-yong di Timnas Indonesia tak lama lagi akan berakhir. Kontrak itu akan berakhir pada 31 Desember 2023 mendatang.
Timbul pertanyaan, apakah Shin Tae-yong akan menerima jika ia disodori kontrak baru oleh PSSI. Shin pun belum bisa menjawab hal itu.
Ia lebih memilih fokus pada pekerjaan yang ia lakukan saat ini. Juga menggapai target-target yang ingin dicapai.
"Waktu yang akan menjawab," ujar Shin singkat.
Disadur dari Bola.com: Hery Kurniawan/Gregah Nurikhsan, 19 Juli 2022
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Target Shin Tae-yong Bersama Timnas Indonesia: Pertama, Saya Ingin Juara Piala AFF 2022
- Asnawi Mangkualam Main Full Sebagai Gelandang, Ansan Greeners Raih Kemenangan
- Selesai Cuti, Shin Tae-yong Ditunggu Agenda Padat Timnas Indonesia sampai AKhir Tahun
- AFC Umumkan 4 Calon Tuan Rumah Piala Asia 2023: Indonesia, Korea Selatan, hingga Australia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Shin Tae-yong: Kalau Mau Timnas Indonesia Kuat, ya Liga Harus Kuat
Tim Nasional 19 Juli 2022, 15:57
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR