
Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengungkapkan target-target yang ingin dicapainya dalam waktu dekat bersama Timnas Indonesia. Itu meliputi Piala AFF 2022, Piala Dunia U-20 2023, dan Piala Asia 2023.
Bersama Timnas senior, pelatih asal Korea Selatan itu ingin menjuarai Piala AFF 2022 yang berlangsung Desember nanti. Ia juga ingin membawa Tim Garuda melangkah jauh di Piala Asia 2023.
Sementara itu, bersama Timnas Indonesia U-20, Shin Tae-yong ingin membawa Garuda Nusantara berjuang maksimal di Piala Dunia U-20 tahun depan. Shin ingin Timnas Indonesia U-20 lolos ke fase gugur Piala Dunia U-20 2023.
"Pertama, saya ingin juara AFF Cup 2022. Yang kedua, lolos dari fase grup Piala Asia tahun depan," ungkap Shin di kanal Youtube Sport77 Official.
"Piala Dunia U-20 itu impian terbesar saya selama di Indonesia," imbuhnya.
Kontrak? Waktu yang akan Menjawab

Kontrak Shin Tae-yong di Timnas Indonesia tak lama lagi akan berakhir. Kontraknya akan habis pada 31 Desember 2023 mendatang.
Timbul pertanyaan, apakah Shin Tae-yong akan menerima jika ia disodori kontrak baru oleh PSSI? Shin belum bisa menjawab hal itu.
Ia lebih memilih fokus kepada pekerjaan yang dilakukannya saat ini, juga menggapai target-target yang ingin dicapai.
"Waktu yang akan menjawab," ucapnya singkat.
Cuti setelah Piala AFF U-19 2022

Shin Tae-yong memegang pekerjaan berat di Indonesia. Pelatih berusia 51 tahun itu bertanggung jawab kepada tiga level Timnas Indonesia sekaligus.
Selain itu, Shin juga masih harus memperbaiki hal-hal yang seharusnya tidak menjadi tugasnya, seperti soal kedispilinan pemain dalam hal menjaga kondisi fisik.
Saat ini, setelah sebelumnya memimpin Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2022, Shin Tae-yong tengah mendapatkan cuti. Ia baru akan bertugas lagi pada bulan depan.
Agenda terdekatnya adalah menyiapkan Timnas Indonesia untuk menghadapi FIFA Matchday pada September 2022.
Skema Favorit Tiga Bek

Shin Tae-yong memiliki formasi favorit, yakni memainkan tiga bek tengah. Formasi itu dipakai Shin Tae-yong di tiga level tim nasional sekaligus, yaitu senior, U-23, dan U-19.
Formasi tiga bek Shin Tae-yong pun bervariasi, terkadang bisa 3-4-3, bisa juga 3-5-2, 5-4-1, dan beberapa opsi yang lain.
Shin Tae-yong bukan tanpa alasan menggunakan formasi itu di Timnas Indonesia. Penyebab utamanya adalah postur yang dimiliki para pemain Garuda.
Kurang Cocok Memakai 4 Bek

Shin Tae-yong sebenarnya sempat tertarik menggunakan formasi empat bek. Formasi itu sudah ia terapkan saat menjadi pelatih Korea Selatan.
"Pertama saya datang ke Indonesia, saya menggunakan empat bek. Pada saat saya di Korea Selatan, sering juga pakai empat bek dengan ada libero,"ujarnya.
Shin menjelaskan keuntungan formasi itu, apalagi jika ada libero di dalamnya. Namun, formasi itu memang tidak cocok dengan Timnas Indonesia.
"Jadi, saat bertahan, ada lima permain bertahan, dan saat menyerang, jadi empat bek. Ini otomatis membuat pemain menjadi lebih banyak ketika sedang menyerang," ujarnya.
Sumber: Youtube Sport77 Official
Disadur dari: Bola.com/Hery Kurniawan/Benediktus Gerendo Pradigdo, 19 Juli 2022
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Selesai Cuti, Shin Tae-yong Ditunggu Agenda Padat Timnas Indonesia sampai AKhir Tahun
- AFC Umumkan 4 Calon Tuan Rumah Piala Asia 2023: Indonesia, Korea Selatan, hingga Australia
- Program Naturalisasi untuk Timnas Indonesia, Sampai Kapan akan Dilakukan?
- Jadwal Lengkap Piala AFF U-16 2022
- Andai Timnas Indonesia Hengkang dari AFF dan Gabung EAFF, Apa Keuntungan dan Kerugiannya?
- Suporter Timnas Indonesia Desak PSSI Tinggalkan AFF dan Pindah ke EAFF
- 'Begitu Dikontrak, Lihat Materi Pemain Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Langsung Minta Naturalisasi'
- Membayangkan Fabregas Dilatih Kurniawan Dwi Yulianto di Como: Main Jelek, Keplak!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Shin Tae-yong: Kalau Mau Timnas Indonesia Kuat, ya Liga Harus Kuat
Tim Nasional 19 Juli 2022, 15:57
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR