
Bola.net - Indonesia dinilai berpeluang bisa berbuat banyak kendati harus tergabung di grup neraka pada Piala Asia 2023. Skuad Garuda, julukan Timnas Indonesia, memiliki senjata rahasia yang bisa digunakan untuk mengatasi kekurangan dari lawan-lawan mereka di grup tersebut.
"Secara kualitas, mungkin kita masih di bawah mereka," ucap mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Joko Susilo, kepada Bola.net.
"Namun, ada beberapa cara untuk bisa menutupi kekurangan-kekurangan tersebut," sambungnya.
Menurut Joko, ada sejumlah kelebihan Timnas Indonesia yang bisa dipertajam untuk menghadapi ajang ini. Kelebihan tersebut, sambung pelatih berlisensi AFC Pro ini, adalah semangat juang dan kekompakan.
"Dua hal ini merupakan kelebihan Timnas Indonesia selama ini. Menghadapi perjalanan berat di Piala Asia, kelebihan-kelebihan ini harus bisa ditingkatkan," tuturnya.
Indonesia sendiri menempati Grup D Piala Asia 2023. Skuad Garuda berada satu grup bersama dengan Irak, Jepang, dan Vietnam.
Gelaran ini akan dihelat di Qatar, 12 Januari sampai 10 Februari 2024 mendatang.
Sepanjang sejarah ajang ini, Indonesia sempat empat kali berlaga di Piala Asia. Namun, dalam perjalanan mereka pada Piala Asia 1996, 2000, 2004, dan 2007, Indonesia hanya sampai di babak grup.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Benahi Taktik
Selain itu, Joko juga menyebut Timnas Indonesia harus mengasah lagi kemampuan taktikal mereka. Kemampuan taktikal ini, sambung pelatih 52 tahun tersebut, berguna untuk mengantisipasi kekurangan Timnas Indonesia dalam kemampuan individu.
"Kalah dalam kemampuan individu bisa ditutupi dengan keunggulan numerikal, atau jumlah," tegas Joko.
"Nah, keunggulan jumlah ini bisa didapatkan dari pemahaman taktik," ia menambahkan..
Tingkatkan Fisik
Joko juga menyoroti kondisi fisik para penggawa Timnas Indonesia dibanding calon lawan-lawan mereka. Menurut eks pelatih Arema FC tersebut, anak-anak asuh Shin Tae Yong ini harus meningkatkan kondisi fisik mereka.
"Memang, tak mudah untuk meningkatkan kondisi fisik secara instan. Namun, harus dimulai saat ini untuk meningkatkan kondisi fisik para pemain Indonesia," papar Joko.
"Permasalahan kita saat ini kan belum bisa bermain konsisten selama 90 menit pertandingan," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- Indonesia Masuk Grup Berat di Piala Asia 2023, Netizen: Asnawi Siap Matikan Mitoma, Jerman Gua Pulan
- Masuk Grup Neraka, Timnas Indonesia Dituntut Lebih Termotivasi Menyiapkan Diri
- Erick Thohir Setelah Timnas Indonesia Masuk Grup D Piala Asia 2023: Level Jepang Elite Dunia
- Jadwal Lengkap Piala Asia 2023 Qatar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Daftar WAGs Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Mei 2026, 06:06
-
Xabi Alonso dan Taktik yang Bisa Mengubah Wajah Chelsea
Liga Inggris 21 Mei 2026, 01:00
-
Link Live Streaming Final Liga Europa: Freiburg vs Aston Villa
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 00:20
-
AC Milan Diminta Penuhi 4 Jaminan agar Modric Bertahan
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:22
-
Luka Modric Siap Main di Laga Terakhir AC Milan Musim Ini
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:16
-
Rafael Leao Dianggap Tak Layak ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Mei 2026, 23:05
-
Bisakah Juventus Datangkan Bernardo Silva Tanpa Liga Champions?
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:58
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR