
Bola.net - Kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Zambia mendapat sorotan tajam. Skuad Garuda Muda takluk 1-3 di laga pembuka Grup H Piala Dunia U-17 2025.
Media Vietnam, Soha, ikut menyoroti performa pasukan Nova Arianto. Mereka menyebut babak pertama Timnas U-17 'rusak' setelah gagal mempertahankan keunggulan.
Skuad Garuda Muda sejatinya sempat unggul lebih dulu di menit ke-12. Namun, Zambia membalas tuntas dengan tiga gol cepat sebelum jeda.
Nova Arianto mengakui ada kelengahan di lini pertahanan timnya. Ia menyebut ini adalah pelajaran berharga di panggung level Piala Dunia.
Sempat Unggul, Lalu Kolaps
Timnas Indonesia U-17 sebenarnya mengawali laga dengan sangat baik. Mereka langsung mengambil inisiatif serangan di Al-Rayyan, Qatar.
Hasilnya, gol keunggulan tercipta saat laga baru berjalan 12 menit. Zahaby Gholy sukses memanfaatkan umpan silang matang dari Evandra Florasta.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Zambia menunjukkan mental baja dan tidak panik untuk mengejar ketertinggalan.
Tiga gol balasan tercipta dalam rentang waktu singkat di babak pertama. Abel Nyirongo (35', 37') dan Lukonde Mwale (41') membungkam Indonesia sebelum turun minum.
Sorotan 'Rusak' dari Media Vietnam
Performa Timnas Indonesia U-17 yang menurun drastis itu masuk pemberitaan Soha. Media asal Vietnam tersebut memberikan analisis tajam mereka.
Dalam laporannya, Soha menilai permainan Putu Panji dkk masih jauh dari kata memuaskan. Penampilan di babak pertama menjadi biang keladi kekalahan telak itu.
Soha menyoroti bagaimana Indonesia langsung drop setelah unggul. Mereka gagal total meladeni permainan cepat yang diusung oleh Zambia.
"Rusak di babak pertama, membuat impian mengejutkan Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025 pun pupus. Timnas Indonesia gagal menciptakan kejutan di laga pembuka," tulis Soha.
Peluang Masih Terbuka
Pelatih Nova Arianto meminta anak asuhnya belajar dari kesalahan. Ia menyoroti kelengahan yang terjadi saat melawan tim dengan kecepatan tinggi.
"Karena kecepatan, ada sedikit kelengahan," kata Nova.
Ia memaklumi hal tersebut bisa terjadi di level tertinggi. "Tapi, saya kira wajar karena sekarang ini levelnya Piala Dunia U-17," lanjutnya.
Peluang Indonesia lolos masih terbuka via jalur peringkat tiga terbaik. Laga berat melawan Brasil akan menjadi ujian berikutnya, Jumat (7/11/2025).
Disadur dari: Bola.com (Vincentius A/Aning J; 5/11/2025)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Erick Thohir Sudah Dapatkan 5 Calon Pelatih Baru Timnas Indonesia, Siapa Saja?
Tim Nasional 5 November 2025, 12:49
LATEST UPDATE
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Thailand Open 2026
Bulu Tangkis 19 Mei 2026, 15:48
-
Begini Dampak Kedatangan Xabi Alonso di Ruang Ganti Chelsea
Liga Inggris 19 Mei 2026, 15:08
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13























KOMENTAR