Bola.net - Mantan pemain tim nasional Indonesia, Yeyen Tumena, mengaku optimis jika tim nasional Indonesia senior akan tampil gemilang di ajang Piala AFF 2012. Hanya saja, pemain yang menempati posisi defender tersebut, juga prihatin atas kendala yang membayangi persiapan pasukan Nil Maizar dan kawan-kawan.
Disarankan pemain kelahiran Padang, Sumatera Barat, 16 Mei 1976 tersebut, Nil Maizar bisa tetap fokus dalam menggapai target yang sudah dipancang. Dikatakannya lagi, salah satunya adalah keputusan dari Komite Penyelamat Sepak bola Indonesia (KPSI) yang tidak mengizinkan para pemain asal kompetisi Indonesia Super League (ISL) untuk bergabung dalam pemusatan latihan/training centre (TC) Timnas senior.
"Apapun yang terjadi, Timnas harus jalan terus. Timnas hanya boleh ada satu. Kita harus mendukung para pemain yang akan tampil agar mampu meraih prestasi," terang alumnus Diklat Primavera ke Italia, seangkatan Kurniawan Dwi Yulianto, Sugiantoro dan Bima Sakti tersebut.
Dampaknya, dilanjutkan Yeyen, kini baru Bambang Pamungkas yang bisa mengikuti TC Timnas senior. Sedangkan lima pemain lainnya, Ahmad Bustomi dan Hamka Hamzah (Mitra Kukar), I Made Wirawan dan Firman Utina (Persib Bandung), dan Patrich Wanggai (Persipura), masih belum bergabung.
"Materi pemain yang ada, bisa dikatakan kurang cukup bagus. Apalagi, jika dibandingkan ketika era saya dahulu. Namun, sepak bola tidak bisa dihitung di atas kertas saja, tetapi di lapangan. Bisa saja pemain yang ada justru membawa harapan dan lebih baik dibandingkan sebelumnya," tutur Yeyen.
Lebih jauh dikatakan mantan pemain klub Persija Jakarta, PSM Makassar dan PSMS Medan tersebut, mengaku cukup khawatir dengan kondisi terakhir Timnas, terutama ketika adanya dualisme federasi dan Timnas.
"Piala AFF tanpa kehadiran Indonesia, bagai sayur tanpa garam. Walaupun Indonesia belum meraih gelar juara, tetapi sangat diperhitungkan," pungkasnya. (esa/bgn)
Disarankan pemain kelahiran Padang, Sumatera Barat, 16 Mei 1976 tersebut, Nil Maizar bisa tetap fokus dalam menggapai target yang sudah dipancang. Dikatakannya lagi, salah satunya adalah keputusan dari Komite Penyelamat Sepak bola Indonesia (KPSI) yang tidak mengizinkan para pemain asal kompetisi Indonesia Super League (ISL) untuk bergabung dalam pemusatan latihan/training centre (TC) Timnas senior.
"Apapun yang terjadi, Timnas harus jalan terus. Timnas hanya boleh ada satu. Kita harus mendukung para pemain yang akan tampil agar mampu meraih prestasi," terang alumnus Diklat Primavera ke Italia, seangkatan Kurniawan Dwi Yulianto, Sugiantoro dan Bima Sakti tersebut.
Dampaknya, dilanjutkan Yeyen, kini baru Bambang Pamungkas yang bisa mengikuti TC Timnas senior. Sedangkan lima pemain lainnya, Ahmad Bustomi dan Hamka Hamzah (Mitra Kukar), I Made Wirawan dan Firman Utina (Persib Bandung), dan Patrich Wanggai (Persipura), masih belum bergabung.
"Materi pemain yang ada, bisa dikatakan kurang cukup bagus. Apalagi, jika dibandingkan ketika era saya dahulu. Namun, sepak bola tidak bisa dihitung di atas kertas saja, tetapi di lapangan. Bisa saja pemain yang ada justru membawa harapan dan lebih baik dibandingkan sebelumnya," tutur Yeyen.
Lebih jauh dikatakan mantan pemain klub Persija Jakarta, PSM Makassar dan PSMS Medan tersebut, mengaku cukup khawatir dengan kondisi terakhir Timnas, terutama ketika adanya dualisme federasi dan Timnas.
"Piala AFF tanpa kehadiran Indonesia, bagai sayur tanpa garam. Walaupun Indonesia belum meraih gelar juara, tetapi sangat diperhitungkan," pungkasnya. (esa/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nil Maizar Sudah Punya Cara Hadapi Timnas Kamerun
Tim Nasional 16 November 2012, 22:30
-
Diego Dipastikan Tidak Dibawa ke Piala AFF 2012
Tim Nasional 16 November 2012, 21:30
-
Nil Maizar Diminta Fokus Hadapi Piala AFF 2012
Tim Nasional 16 November 2012, 21:08
-
Manajer Timnas: Kami Siap Melawan Siapa Saja
Tim Nasional 15 November 2012, 21:16
-
PSSI Kembali Tegaskan Takkan Rombak Timnas
Tim Nasional 15 November 2012, 20:58
LATEST UPDATE
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR