
Bola.net - Perubahan nakhoda di Timnas Indonesia dinilai oleh Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, akan membawa dampak positif. Duet Joko Susilo dan Yeyen Tumena dinilai memiliki beberapa keunggulan dinilai memiliki sejumlah keunggulan dibanding pendahulunya.
"Saya rasa, duet ini lebih memahami para pemain yang memperkuat Timnas Indonesia," ucap Milo, sapaan karib Milomir Seslija, pada Bola.net.
"Dengan pemahaman ini, mereka bisa menentukan apa yang cocok bagi para pemainnya tersebut," ia menambahkan.
Sebelumnya, Timnas Indonesia mengalami perubahan di susunan tim pelatih. Simon McMenemy diberhentikan dari jabatannya sebagai nakhoda Skuad Garuda, julukan Timnas Indonesia, akibat raihan timnya yang tak sesuai ekspektasi. Sebagai pengganti sementara, ditunjuklah duet Joko dan Yeyen, yang sebelumnya menjabat sebagai asisten Simon.
Bagi Milo, salah seorang pelatih sementara Timnas Indonesia, Joko Susilo, bukanlah sosok asing. Pelatih berusia 49 tahun tersebut pernah menjadi asisten Milo di Arema pada 2016 lalu.
Duet Joko dan Yeyen sendiri akan menjalani ujian pertama mereka sebagai pelatih sementara Timnas Indonesia. Mereka akan memimpin Skuad Garuda dalam laga kontra Timnas Malaysia. Laga lanjutan Grup G Zona Asia Kualifikasi Piala Dunia 2022 ini akan digelar di Stadion Bukit Jalil Malaysia, Selasa (19/11) mendatang.
Ini merupakan kali kedua Skuad Garuda berhadapan dengan Harimau Malaya, julukan Timnas Malaysia, pada ajang Kul. Pada pertemuan pertama, yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Kamis (05/09) lalu, mereka kalah dengan skor 2-3.
Timnas Indonesia saat ini berada di dasar Grup G Zona Asia Kualifikasi Piala Dunia 2022. Dari empat laga yang sudah dilakoni, Skuad Garuda belum sekali pun meraih angka.
Bagaimana prediksi Milo soal perubahan-perubahan yang akan dilakukan duet Joko dan Yeyen? Simak di bawah ini.
Tak Banyak Perubahan
Lebih lanjut, Milo tak yakin akan ada perubahan drastis yang bakal dibawa duet Joko dan Yeyen. Menurut pelatih asal Bosnia tersebut menilai bahwa saat ini tak sulit bagi dua pemain muda tersebut untuk melakukan perubahan.
"Saya rasa tak akan ada banyak perubahan untuk saat ini," kata Milo.
"Duet pelatih baru ini tak memliki cukup waktu untuk melakukan perubahan. Namun, mereka pasti akan berusaha mengubah tim ini lebih baik," sambungnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Irfan Bachdim Dianggap Sebagai Ancaman Terbesar bagi Timnas Malaysia
Tim Nasional 18 November 2019, 23:54
-
Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2022 Malaysia vs Indonesia Live di TVRI
Tim Nasional 18 November 2019, 23:20
-
Iwan Bule: Simon McMenemy Sudah Tidak Mau Melatih Timnas Indonesia
Tim Nasional 18 November 2019, 22:46
-
Bek Timnas Indonesia Siap Tempur Melawan Malaysia
Tim Nasional 18 November 2019, 20:07
-
Pelatih Arema Sebut Duet Pelatih Anyar Bawa Dampak Positif di Timnas Indonesia
Tim Nasional 18 November 2019, 19:56
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bali United 22 Mei 2026
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 14:38
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs PSIM 22 Mei 2026
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 14:11
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR