
Bola.net - Nama Doan Van Hau mungkin akan mendapat perhatian ekstra dari fans Timnas Indonesia jelang semifinal Piala AFF 2022. Sebab, Doan Van Hau pernah membuat fans Timnas Indonesia geram dengan membuat cedera Evan Dimas Darmono.
Timnas Indonesia dan Timnas Vietnam akan berhadapan pada babak semifinal Piala AFF 2022. Laga leg pertama bakal dimainkan di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat Januari 2023 mulai pukul 16.30 petang WIB.
Doan Van Hau merupakan sosok kontroversial di Vietnam. Namanya menjadi target teror suporter Timnas Indonesia setelah menginjak kaki Evan Dimas pada perebutan medali emas SEA Games 2019.
Sejak saat itu, Doan Van Hau menjadi musuh bersama suporter Timnas Indonesia. Meski demikian, pemain berusia 23 tahun itu memilih fokus pada pertandingan ketimbang faktor non teknis tersebut.
"Saya harus fokus pada pertandingan berikutnya di markas Timnas Indonesia. Saya ingin Vietnam mendapatkan hasil yang bagus pada leg pertama sebelum kembali ke Stadion My Dinh pada leg kedua," kata Doan Van Hau seperti dikutip Bondaplus.
Doan Van Hau Pemain Kunci Vietnam
Doan Van Hau merupakan sosok penting di Vietnam pada Piala AFF 2022. Sejauh ini, dia sudah bermain sebanyak tiga pertandingan.
Doan Van juga sukses menyumbang satu gol untuk Vietnam pada Piala AFF 2022. Secara keseluruhan, sang pemain telah membukukan 31 pertandingan sejak debut bersama Timnas Vietnam pada 2017.
Besar kemungkinan Doan Van Hau akan dimainkan pelatih Park Hang-seo pada leg 1 semifinal Piala AFF 2022. Doan Van dikenal punya kecepatan berlari sehingga bisa membantu serangan dari sektor bek sayap kiri.
Timnas Vietnam Diguyur Bonus

Timnas Vietnam mendapatkan guyuran bonus setelah lolos ke semifinal Piala AFF 2022. Bonus tersebut merupakan hadiah dari Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF).
Menurut laporan The Thao, VFF memberikan bonus sebesar 2 miliar dong (Rp1,3 miliar) untuk para pemain Vietnam. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari tiga kemenangan yang diraih sepanjang laga Grup B Piala AFF 2022.
VFF memberikan bonus 1 miliar dong setelah mengalahkan Malaysia. Adapun 1 miliar dong sisanya berasal dari kemenangan atas Laos dan Myanmar.
Bonus tersebut diharapkan bisa memotivasi para pemain untuk terus memberikan penampilan terbaik. Apalagi pada semifinal Piala AFF 2022, Vietnam akan menghadapi Timnas Indonesia.
Disadur dari Bola.com: Zulfirdaus Harahap/Rizki Hidayat, 4 Januari 2023
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Prediksi Piala AFF: Timnas Indonesia vs Vietnam 6 Januari 2023
- Jawaban Enteng Shin Tae-yong Soal Vietnam yang Nirbobol di Piala AFF 2022: Lawannya Tim Lemah
- Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2022
- 5 Gelandang Terbaik Fase Grup Piala AFF 2022: Marselino Ferdinan Muda, Berbahaya, dan Bertalenta!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Ambil Jatah Latihan Perdana, Vietnam Tetap Siap Hadapi Timnas Indonesia
Tim Nasional 5 Januari 2023, 19:11
LATEST UPDATE
-
Lautaro Martinez Cedera Betis, Inter Milan Terancam Tanpa Sang Kapten Selama Sebulan
Liga Champions 20 Februari 2026, 04:14
-
FIFA Series 2026: Pelatih Bulgaria Sebut Sepak Bola Layaknya Agama di Indonesia
Tim Nasional 20 Februari 2026, 03:28
-
Klaim Sensasional Eks Arsenal: Mikel Arteta Bakal ke Barcelona
Liga Inggris 20 Februari 2026, 01:34
-
Kiper Tottenham Terbuka Gabung Inter pada Bursa Transfer Musim Panas
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:34
-
6 Pemain Juventus Tak Masuk Rencana Luciano Spalletti Musim Depan
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:23
-
Bukayo Saka Resmi Perpanjang Kontrak Jangka Panjang Bersama Arsenal
Liga Inggris 19 Februari 2026, 23:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39




















KOMENTAR