
Bola.net - Banyaknya pemain bola yang tak memiliki pendidikan tinggi setingkat S1 atau bahkan S3, membuat PSSI berencana untuk memberikan bantuan beasiswa pendidikan.
Rencana tersebut diungkapkan oleh Ketum PSSI Djohar Arifin di sela-sela laga amal PSSI untuk legenda Timnas Indonesia, Abdul Kadir di lapangan C Senayan, Selasa (15/5).
Dalam kesempatan tersebut, Djohar menyampaikan keprihatinannya dengan kondisi para pemain Timnas yang kurang memiliki bekal pendidikan sehingga setelah pensiun dari dunia sepakbola nasibnya sedikit kurang beruntung.
"Agar hal itu tidak terulang lagi, kita beri peluang kepada pemain Timnas untuk melanjutkan ke pendidikan ke perguruan tinggi dan juga mendapatkan beasiswa dari kerja sama PSSI dengan Universitas Gunadarma," ujar Djohar.
"Jadi, kita akan dorong mereka untuk dapat kuliah S1, S2, atau bahkan S3," tambahnya.
Djohar pun mengakui, kehidupan para mantan pemain Timnas tempo dulu cukup memprihatinkan, dan salah satu contoh adalah Si Kancil. Sehingga dirinya pun berharap adanya beasiswa pendidikan ini bisa sedikit membantu di masa pensiun nanti.
"Kita paham, bagaimana pun bermain bola tidak akan lama, dan setelah itu mereka harus melanjutkan kehidupan, dan itu harus layak. Pemain kan banyak yang tidak mempersiapkan itu karena sibuk mengurus bola jadi melupakan pendidikan, pergaulan, bahkan masa depannya. Oleh karena itu, kami sebagai pengurus punya kewajiban untuk memastikan kehidupan mereka layak," jelas Djohar.
"Jadi kita dari PSSI mengadakan peluang untuk membantu mantan pemain Timnas, maupun pemain Timnas yang masih aktif, yang kehidupannya kurang beruntung, agar mendapat kelayakan di masa tua," tandas Djohar. (bola/end)
Rencana tersebut diungkapkan oleh Ketum PSSI Djohar Arifin di sela-sela laga amal PSSI untuk legenda Timnas Indonesia, Abdul Kadir di lapangan C Senayan, Selasa (15/5).
Dalam kesempatan tersebut, Djohar menyampaikan keprihatinannya dengan kondisi para pemain Timnas yang kurang memiliki bekal pendidikan sehingga setelah pensiun dari dunia sepakbola nasibnya sedikit kurang beruntung.
"Agar hal itu tidak terulang lagi, kita beri peluang kepada pemain Timnas untuk melanjutkan ke pendidikan ke perguruan tinggi dan juga mendapatkan beasiswa dari kerja sama PSSI dengan Universitas Gunadarma," ujar Djohar.
"Jadi, kita akan dorong mereka untuk dapat kuliah S1, S2, atau bahkan S3," tambahnya.
Djohar pun mengakui, kehidupan para mantan pemain Timnas tempo dulu cukup memprihatinkan, dan salah satu contoh adalah Si Kancil. Sehingga dirinya pun berharap adanya beasiswa pendidikan ini bisa sedikit membantu di masa pensiun nanti.
"Kita paham, bagaimana pun bermain bola tidak akan lama, dan setelah itu mereka harus melanjutkan kehidupan, dan itu harus layak. Pemain kan banyak yang tidak mempersiapkan itu karena sibuk mengurus bola jadi melupakan pendidikan, pergaulan, bahkan masa depannya. Oleh karena itu, kami sebagai pengurus punya kewajiban untuk memastikan kehidupan mereka layak," jelas Djohar.
"Jadi kita dari PSSI mengadakan peluang untuk membantu mantan pemain Timnas, maupun pemain Timnas yang masih aktif, yang kehidupannya kurang beruntung, agar mendapat kelayakan di masa tua," tandas Djohar. (bola/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Di Palestina, Skuad Garuda Diharap Raih Prestasi Terbaik
Tim Nasional 16 Mei 2012, 22:30
-
PSSI Upayakan Pendidikan Pemain Timnas
Tim Nasional 16 Mei 2012, 20:30
-
Terkait AFC Cup U-22, Aji Santoso Dukung Usul PSSI
Tim Nasional 16 Mei 2012, 19:45
-
PSSI Beri Beasiswa Pendidikan Pada Pemain Timnas
Tim Nasional 16 Mei 2012, 11:00
-
Gugatan 8 Klub ISL di Tolak Pengadilan Negeri
Bola Indonesia 15 Mei 2012, 21:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25

























KOMENTAR