
Bola.net - Timnas Vietnam gagal mencapai target lolos babak 16 Besar Piala Asia 2023. Hal itu membuat publik Vietnam mulai membandingkan kepelatihan Philippe Troussier dan Park Hang-seo.
Troussier ditunjuk sebagai pelatih Vietnam pada Februari 2023 lalu. Dia membangun reputasi yang cukup mentereng di Asia. Dia pernah melatih Jepang, Qatar, dan beberapa klub di China.
Bersama Vietnam, Troussier memulai kiprah dengan meragukan. Membawa Vietnam U-22 bermain di SEA Games 2023, Troussier gagal memberikan medali emas. Mereka kalah 2-3 dari Indonesia pada babak semifinal.
Setelah itu, Piala Asia menjadi panggung kedua bagi Troussier. Kali ini bersama tim senior. Namun, lagi-lagi hasil negatif yang didapat The Golden Star. Kepercayaan pada Troussier pun menurun. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Akibat Menyangkal Sejarah!

Eks wakil presiden VFF (PSSI-nya Vietnam), Doan Nguyen Duc, memberi catatan kritis pada kinerja Troussier. Nguyen Duc menilai pria asal Prancis itu gagal karena memilih untuk merombak fondasi yang sudah dibangun Park Hang-seo.
"Ketika Park Hang-seo tidak lagi menjadi pelatih, orang lain harus mengambil alih dan mewarisi prestasinya. Troussier cemburu, iri hati, konservatif, dan menyangkal semua sejarah," buka pria yang karib disapa Bau Duc kepada Quang Ninh.
"Pemain berbakat seperti Hoang Duc tidak dapat diikuti karena cedera, tetapi tidak digunakan pada reli sebelumnya. Atau Hung Dung, Van Toan, dan Van Thanh yang berpengalaman kemarin hanya duduk di bangku cadangan," sambungnya.
Bukan hanya pemilihan pemain, Troussier juga mengubah corak permainan Vietnam. Di bawah kendali Troussier, Vietnam coba melakukan build-up dari bawah. Padahal, era Pak Hang-seo, Vietnam bermain sangat direct.
Kenang Kejayaan Park Hang-seo

Park Hang-seo bertugas sebagai pelatih Vietnam pada 2017. Perlahan, pria asal Korea Selatan itu mampu melambungkan prestasi sepak bola Vietnam pada level ASEAN. Bahkan, Vietnam mulai membuka persaingan level Asia.
"Seperti semua fans Vietnam, saya sangat sedih dan agak frustrasi. Sebab, tim bermain terlalu lemah. Selama empat tahun terakhir, kita selalu mendominasi Indonesia," kata Bau Duc.
"Park Hang-seo yang menciptakan sejarah bagi sepak bola Vietnam yang belum pernah dilakukan siapa pun. Untuk meraih sejarah itu, dengan Piala AFF, dua medali emas SEA Games, perempat final Piala Asia, babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia, runner-up Asia U23," kenang Bau Duc.
Sumber: Quang Ninh
Hasil dan Klasemen Grup D Piala Asia 2023
Klasemen sementara Piala Asia 2023 Grup D (c) AFC
Minggu, 14 Januari 2024
- Jepang 4-2 VietnaM (Takumi Minamino 11', 45', Keito Nakamura 45+4', Ayase Ueda 85'; Nguyen Dinh Bac 16', Pham Tuan Hai 33')
Senin, 15 Januari 2024
- Indonesia 1-3 IraK (Marselino Ferdinan 37'; Mohanad Ali 17', Osama Rashid 45+7', Aymen Hussein 75')
Jumat, 19 Januari 2024
- Irak 2-1 Jepang (Aymen Hussein 5', 45+4'; Wataru Endo 90+3')
- Vietnam 0-1 Indonesia (Asnawi Mangkualam 42'-p)
Rabu, 24 Januari 2024
- 18.30 WIB: Jepang v Indonesia
- 18.30 WIB: Irak v Vietnam
Baca ini juga ya Bolaneters:
- Kritik dari Dalam: Lawan Indonesia Saja Kalah, Mimpi Vietnam Tampil di Piala Dunia tak Realistis!
- Takefusa Kubo Ketar-Ketir Jelang Laga Jepang vs Timnas Indonesia: Wanti-Wanti Timnya Bisa Terpeleset!
- Terungkap! Inilah Penyebab Ramadhan Sananta Sama Sekali Belum Tampil di Piala Asia 2023
- 2 Kali Dipecundangi Indonesia, Publik Vietnam Mulai Desak Pemecatan Philippe Troussier
- Skuad Muda Timnas Indonesia dan Jepang di Piala Asia 2023, Semua Demi Masa Depan yang Cerah!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hadapi Jepang, Indonesia Pantang Sekadar Bidik Hasil Imbang
Tim Nasional 22 Januari 2024, 22:59
-
Level Beda Jauh, Penggawa Timnas Indonesia Dilarang Minder dan Takut Lawan Jepang
Tim Nasional 22 Januari 2024, 22:34
-
Gara-gara Kalah Lawan Indonesia, Philippe Troussier Dipecat dari Timnas Vietnam?
Tim Nasional 22 Januari 2024, 15:48
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR