Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl mengaku bersyukur karena tak ada pemainnya yang mengalami cedera dalam uji coba lawan Pakistan, Sabtu (21/6) sore di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Sebab, menurut Riedl, Pakistan banyak melakukan pelanggaran keras ke pasukannya.
"Pertama saya senang dengan hasil ini. Saya juga senang karena tak ada pemain yang cedera. Padahal lawan bermain kasar. Saya kaget lawan bermain kasar. Sebab ini hanya pertandingan uji coba," kata Riedl usai pertandingan, Sabtu petang.
Riedl menilai, kondisi lapangan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo juga menunjang permainan kasar yang dilakukan anak-anak Pakistan.
"Lapangan tadi justru untungkan lawan untuk tabrak-tabrak pemain kami. Ketika kamu bermain di pertandingan persahabatan yang begitu banyak tackling, tidak gampang bermain di lapangan ini," ungkap Riedl.
Dalam ini, Indonesia sudah unggul melalui Cristian Gonzales pada menit ketiga. Gol kedua diciptakan Achmad Jufrianto di masa injury time babak pertama Gol ketiga hadir melalui eksekusi penalti Zulham Zamrun di menit ke-50. Pesta gol Timnas ditutup lewat gol Dedi Hartono menit ke-87.
"Saya turunkan 17 pemain untuk lihat kualitas mereka. Ini hanya pertandingan uji coba. Jangan menilai terlalu ini dan itu. Ini uji coba biasa," imbuh pelatih asal Austria tersebut. [initial]
(faw/pra)
"Pertama saya senang dengan hasil ini. Saya juga senang karena tak ada pemain yang cedera. Padahal lawan bermain kasar. Saya kaget lawan bermain kasar. Sebab ini hanya pertandingan uji coba," kata Riedl usai pertandingan, Sabtu petang.
Riedl menilai, kondisi lapangan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo juga menunjang permainan kasar yang dilakukan anak-anak Pakistan.
"Lapangan tadi justru untungkan lawan untuk tabrak-tabrak pemain kami. Ketika kamu bermain di pertandingan persahabatan yang begitu banyak tackling, tidak gampang bermain di lapangan ini," ungkap Riedl.
Dalam ini, Indonesia sudah unggul melalui Cristian Gonzales pada menit ketiga. Gol kedua diciptakan Achmad Jufrianto di masa injury time babak pertama Gol ketiga hadir melalui eksekusi penalti Zulham Zamrun di menit ke-50. Pesta gol Timnas ditutup lewat gol Dedi Hartono menit ke-87.
"Saya turunkan 17 pemain untuk lihat kualitas mereka. Ini hanya pertandingan uji coba. Jangan menilai terlalu ini dan itu. Ini uji coba biasa," imbuh pelatih asal Austria tersebut. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Riedl Kaget Timnas Minim Dukungan Penonton
Tim Nasional 21 Juni 2014, 20:29
-
Riedl Bersyukur Tak Ada Pemain Yang Cedera
Tim Nasional 21 Juni 2014, 20:15
-
Riedl Kritik Lapangan Gelora Delta Sidoarjo
Tim Nasional 21 Juni 2014, 19:48
-
Pakistan Inginkan Wasit Internasional
Tim Nasional 21 Juni 2014, 19:39
-
Dikalahkan Indonesia 0-4, Ini Komentar Pelatih Pakistan
Tim Nasional 21 Juni 2014, 19:26
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso dan Taktik yang Bisa Mengubah Wajah Chelsea
Liga Inggris 21 Mei 2026, 01:00
-
Link Live Streaming Final Liga Europa: Freiburg vs Aston Villa
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 00:20
-
AC Milan Diminta Penuhi 4 Jaminan agar Modric Bertahan
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:22
-
Luka Modric Siap Main di Laga Terakhir AC Milan Musim Ini
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:16
-
Rafael Leao Dianggap Tak Layak ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Mei 2026, 23:05
-
Bisakah Juventus Datangkan Bernardo Silva Tanpa Liga Champions?
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:58
-
Juventus Dikritik, Pemain Dinilai Tak Punya Ambisi ke Liga Champions
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:55
-
Jadwal Lengkap Piala Asia U-17 2026
Tim Nasional 20 Mei 2026, 21:55
-
Juventus Gagal Rekrut Antonio Rudiger, Real Madrid Kunci Bek Andalan
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:51
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR