
Bola.net - Mantan striker Timnas Indonesia, Budi Sudarsono menilai bahwa akan lebih baik jika tim asuhan Shin Tae-yong ke depannya memilih lawan yang levelnya tidak sekuat Argentina.
Timnas Indonesia memang cuma kalah 0-2 dari Argentina, Senin (19/6/2023) kemarin. Namun, Skuad Garuda terus-menerus ditekan hampir sepanjang laga.
Budi Sudarsono pun memberikan pendapat dan saran untuk lawan uji coba berikutnya bagi Skuad Garuda.
Menurutnya sebaiknya Timnas Indonesia menjalani laga persahabatan melawan tim yang punya kualitas di bawah Argentina.
Alhasil kekuatan sebenarnya dari Rafael Struick dan kawan-kawan bisa lebih terlihat. Secara khusus Budi Sudarsono menyebut tim-tim kuat Asia lebih cocok menghadapi Timnas Indonesia.
Hadapi Lawan dengan Level Tidak Terlampau Jauh

"Sebaiknya pada laga uji coba selanjutnya perlu dipikirkan untuk mencari lawan yang kualitasnya tidak terlalu jauh seperti Argentina," kata Budi, striker Timnas Indonesia di Piala Asia 2007.
"Kalau untuk mendapatkan manfaat yang lebih banyak, negara Asia seperti Jepang atau Korea Selatan lebih cocok buat lawan Indonesia selanjutnya," lanjutnya.
Budi punya alasan kenapa ia menilai Indonesia lebih membutuhkan lawan yang levelnya tidak terlampau jauh di atas.
"Apakah kita akan mengejar Argentina dalam waktu dekat? Jujur saja, itu adalah hal yang sulit. Akan lebih masuk akal kalau kita mengejar Jepang atau Korea Selatan," lanjut Budi yang pernah bermain buat Persik, Persebaya, Persija, Persib dan Sriwijaya FC.
Manfaat dari Timnas Indonesia

Menurut Budi, ada beberapa manfaat yang bisa didapat Timnas Indonesia jika melakoni laga uji coba dengan lawan yang tidak sekuat Argentina.
"Kalau lawannya tidak sehebat Argentina, Indonesia dalam hal permainan bisa lebih terlihat. Bagaimana ketika menyerang, bertahan, transisi menyerang ke bertahan dan juga sebaliknya," kata Budi yang kini memiliki lisensi pelatih A AFC ini.
"Kalau lawannya sekelas Argentina, pemain akan lebih banyak bertahan, itupun juga pemain kelabakan ditekan terus menerus,"
Uji Coba Timnas Indonesia Era Erick Thohir

Sejak Erick Thohir terpilih menjadi Ketua Umum PSSI, Timnas Indonesia di level senior sudah menjalani empat laga uji coba, yaitu vs Burundi (3-1, 2-2), vs Palestina (0-0), dan Argentina (2-0).
Dalam daftar peringkat FIFA ketika berlaga lawan Indonesia, Burundi ada di peringkat 141, sementara Palestina di posisi 93.
Disadur dari: Bola.com (Hendry Wibowo) 20 Juni 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setelah Argentina, Ernando Ari Ingin Timnas Indonesia Lawan Brasil
Tim Nasional 21 Juni 2023, 15:19
LATEST UPDATE
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
-
Battle of WAGs Liga Inggris 2025/2026: Arsenal vs Liverpool
Bolatainment 8 Januari 2026, 19:55
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR