
Bola.net - Timnas Indonesia U-20 memang sudah tersingkir dari Piala Asia U-20 2023. Namun, performa dua penggwa Tim Garuda layak mendapat acungan jempol.
Satu hal yang layak dipuji dari Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2023 kali ini adalah lini pertahanan yang bermain cukup kokoh.
Sebab, dalam duel melawan Suriah U-20 dan Uzbekistan U-20, skuad asuhan Shin Tae-yong memang cenderung ditekan oleh lawan-lawan yang tampil lebih dominan.
Namun, situasi tertekan ini akhirnya berhasil dikendalikan berkat performa apik para pemain bertahan. Setidaknya, ada dua nama yang patut diapresiasi karena memiliki catatan statistik yang istimewa. Berikut Bola.net menyajikan ulasannya.
Muhammad Ferarri ? 17 Sapuan

Kapten Timnas Indonesia U-20, Muhammad Ferarri, menjadi sosok tulang punggung di sektor pertahanan. Penampilannya cukup baik dalam membendung serangan lawan.
Bek asal Persija Jakarta ini sukses mencatatkan namanya dalam daftar pencetak clearances atau sapuan terbanyak sepanjang fase penyisihan grup Piala Asia U-20 2023.
Dari tiga penampilan, Ferarri sudah membukukan total 17 kali sapuan. Catatan ini menjadi yang tertinggi ketiga dari seluruh pemain yang tampil.
Dia hanya kalah dari pemain China, Liu Haofan (19 sapuan), dan bek Australia, Joshua Rawlins (18 sapuan). Selain itu, pemain lainnya yang membukukan 17 clearances ialah Zhang Yixuan (Cina) dan Le Nguyen Hoang (Vietnam).
Catatan sapuan ini memang cukup penting sebagai salah satu defensive action untuk mengakhiri situasi tertekan ketika menghadapi serangan lawan.
Muhammad Ferarri juga menjadi pemain paling sering diandalkan di lini belakang. Pemain yang paling sering menemani Ferarri ialah Kakang Rudianto.
Daffa Fasya Sumawijaya ? 14 Penyelamatan

Selain Muhammad Ferarri, pemain Timnas Indonesia U-20 yang juga membukukan statistik impresif selama fase penyisihan Grup A Piala Asia U-20 2023 ialah Daffa Fasya Sumawijaya.
Kiper asal Borneo FC ini menjelma andalan baru Shin Tae-yong di bawah mistar gawang. Dia sukses tampil istimewa dengan melakukan aksi-aksi penyelamatan yang krusial.
Dari total tiga pertandingan, Daffa berhasil mencatatkan 14 kali saves. Sejauh ini, angka itu menjadi jumlah tertinggi kedua setelah kiper Timnas Irak U-20, Hussein Hassan, yang mencetak 15 saves.
Total 14 penyelamatan ini tersebar dalam tiga pertandingan. Empat di antaranya pada laga kontra Irak U-20, enam pada laga melawan Suriah U-20, dan empat lainnya ketika berhadapan dengan Uzbekistan U-20.
Berkat performa itu pula, Daffa sukses mencatatkan dua kali cleansheet di fase penyisihan grup Piala Asia U-20 2023. Dia hanya kalah dari kiper Uzbekistan, Otabek Boymurodov, yang membukukan tiga nirbobol.
Disadur dari: Bola.com (Gregah Nurikhsani) 8 Maret 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Superpole WorldSBK Australia 2026: Kalahkan Yari Montella, Nicolo Bulega Sabet Pole
Otomotif 21 Februari 2026, 09:25
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 21 Februari 2026
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 09:14
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 08:55
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 21 Februari 2026
Voli 21 Februari 2026, 08:52
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 08:20
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 21 Februari 2026, 08:20
-
Jadwal Pertandingan Proliga 2026 Putaran II Seri Bogor, 19 Februari-1 Maret 2026
Voli 21 Februari 2026, 08:19
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 21 Februari 2026, 08:15
-
Prediksi Nottm Forest vs Liverpool 22 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 07:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR