
Bola.net - Pilihan taktik Timnas Vietnam pada leg kedua semifinal Piala AFF 2020 mengundang banyak tanya. Park Hang-seo, sang pelatih, mengganti pemain pengganti dan bermain long ball walau pemainnya tak cukup tinggi.
Timnas Vietnam memainkan leg kedua semifinal Piala AFF 2020 melawan Thailand, Minggu (26/12/2021) malam WIB. Laga di National Stadium itu berakhir dengan skor 0-0. Ini bukan hasil yang diharapkan Vietnam.
Vietnam butuh kemenangan dengan skor minimal selisih tiga gol pada leg kedua itu. Sebab, mereka tertinggal agregat 2-0 dari hasil leg pertama. Vietnam pun harus memupus mimpi untuk mempertahankan gelar juara.
Mengganti Pemain Pengganti
Vietnam memulai laga dengan formasi 3-4-2-1. Karena mengalami kebuntuan pada babak pertama, Park Hang-seo melakukan perubahan di babak kedua. Pada menit ke-69, Nguyen Tuan Ahn dimainkan.
Tapi, pada menit ke-82, Tuan Ahn digantikan oleh Pham Xuan Manh. Artinya, Tuan Ahn hanya berada di lapangan selama 13 menit saja. Apa yang ada dalam rencana Park Hang-seo untuk kasus ini?
"Kami ingin mengubah skema, kami ingin menempatkan Thanh Chung sebagai penyerang, tidak ada cara lain selain mengganti Tuan Anh. Tidak tepat bagi Van Xuan dan Xuan Manh memasuki lapangan untuk bertahan," katanya.
"Kedua pemain ini memasuki lapangan dengan tujuan menyerang," tegas pelatih berusia 64 tahun.
Pemain Pendek kok Main Long Ball?

Selain pergantian pemain, Park Hang-seo juga mendapat kritik karena Vietnam banyak bermain long ball. Para pemain selalu mengirim bola jauh untuk Nguyen Tien Linh dan Nguyen Cong Phuong di lini depan.
Gaya bermain itu tidak efektif karena Thailand punya dua bek yang tinggi. Thailand cukup mudah mengantisipasi long ball dengan keberadaan Manuel Tom Bihr.
"Sebenarnya, kami menempatkan Van Toan dan Cong Phuong di lapangan untuk menendang, bukan seperti itu. Mungkin para pemain yang tidak sabar harus berada di lini tengah. Saya tidak cukup bodoh untuk tidak melihat bahwa lawan memiliki bek yang fisiknya lebih bagus," kata Park Hang-seo.
Sumber: Bongda24h
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Intip Aksi-aksi Menarik dari Shin Tae-yong yuk, Juggling Hingga Berkomedi
Tim Nasional 27 Desember 2021, 18:05
-
Menpora: Ayo Dukung Timnas Indonesia di Final Piala AFF 2020!
Tim Nasional 27 Desember 2021, 17:57
-
WAGs Piala AFF 2020: Belle Widdows, Pacar Cantik Bek Blasteran Thailand
Tim Nasional 27 Desember 2021, 16:45
-
Final Piala AFF 2020, Nadeo Argawinata: Kami Berjuang untuk Gelar Juara!
Tim Nasional 27 Desember 2021, 15:48
LATEST UPDATE
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
-
Battle of WAGs Liga Inggris 2025/2026: Arsenal vs Liverpool
Bolatainment 8 Januari 2026, 19:55
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR