Bola.net - Timnas Indonesia U-23 akan bertemu Korea Selatan U-23 pada laga terakhir Kualifikasi Piala Asia U-23 2016 Grup H di Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (31/3) besok.
Asisten pelatih Timnas U-23, M Zein Al Hadad berpandangan bahwa Korsel di atas kertas lebih diunggulkan memenangi lagai ini. Meski demikian, Garuda Muda tetap berpeluang meraih kemenangan.
Hanya saja, Zein berharap turun hujan lebat dalam laga tersebut. Dengan demikian, membuat Korsel mengalami kesulitan dalam mengembangkan permainan.
Zein berkaca pada hasil laga Indonesia lawan Korea Selatan di Kualifikasi Piala Asia U-19 2014, Oktober 2013 silam. Kala itu Garuda Jaya sukses mengalahkan Korsel dengan skor 3-2.
"Saat itu, hujan membuat lapangan licin dan air sempat menggenang. Saya melihat permainan Timnas U-23 sama seperti Timnas U-19 waktu itu. Mereka mengandalkan kecepatan dan power. Saya pikir, Timnas U-19 waktu itu bisa menang juga tak lepas karena hujan," tuturnya.
"Mudah-mudahan hujan turun agar Korea Selatan tidak bisa berkembang. Selain teknis, faktor non-teknis bisa menentukan," tambahnya.
Indonesia dan Korsel kini sama-sama mengoleksi enam poin. Namun, Korsel unggul produktivitas gol sehingga berada di puncak Grup H.
Bagi kedua tim, pertandingan terakhir sangat menentukan langkah untuk menjadi juara grup dan lolos langsung ke putaran final Piala Asia U-23 2016. [initial]
(esa/pra)
Asisten pelatih Timnas U-23, M Zein Al Hadad berpandangan bahwa Korsel di atas kertas lebih diunggulkan memenangi lagai ini. Meski demikian, Garuda Muda tetap berpeluang meraih kemenangan.
Hanya saja, Zein berharap turun hujan lebat dalam laga tersebut. Dengan demikian, membuat Korsel mengalami kesulitan dalam mengembangkan permainan.
Zein berkaca pada hasil laga Indonesia lawan Korea Selatan di Kualifikasi Piala Asia U-19 2014, Oktober 2013 silam. Kala itu Garuda Jaya sukses mengalahkan Korsel dengan skor 3-2.
"Saat itu, hujan membuat lapangan licin dan air sempat menggenang. Saya melihat permainan Timnas U-23 sama seperti Timnas U-19 waktu itu. Mereka mengandalkan kecepatan dan power. Saya pikir, Timnas U-19 waktu itu bisa menang juga tak lepas karena hujan," tuturnya.
"Mudah-mudahan hujan turun agar Korea Selatan tidak bisa berkembang. Selain teknis, faktor non-teknis bisa menentukan," tambahnya.
Indonesia dan Korsel kini sama-sama mengoleksi enam poin. Namun, Korsel unggul produktivitas gol sehingga berada di puncak Grup H.
Bagi kedua tim, pertandingan terakhir sangat menentukan langkah untuk menjadi juara grup dan lolos langsung ke putaran final Piala Asia U-23 2016. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Pelatih Timor Leste: Korsel Lebih Kuat dari Indonesia
- Aji Santoso Tak Ingin Timnas U-23 Silau Kekuatan Korsel
- Ramu Skuat Terkuat, Korea Selatan Songsong Indonesia
- Brunei Sebut Indonesia Menang Karena Beruntung
- Aji Santoso Kritik Permainan Bertahan Brunei
- Hasil Pertandingan: Indonesia U-23 2-0 Brunei Darussalam U-23
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tantang Korsel, Indonesia Harapkan Bantuan Non-Teknis
Tim Nasional 30 Maret 2015, 17:41
-
Pelatih Timor Leste: Korsel Lebih Kuat dari Indonesia
Tim Nasional 30 Maret 2015, 16:26
-
Aji Santoso Tak Ingin Timnas U-23 Silau Kekuatan Korsel
Tim Nasional 30 Maret 2015, 15:26
-
Ramu Skuat Terkuat, Korea Selatan Songsong Indonesia
Tim Nasional 30 Maret 2015, 15:06
-
Park Ji-Sung Bicara Pembinaan Pemain Muda di Korea Selatan
Asia 28 Maret 2015, 19:19
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















KOMENTAR