
Bola.net - Timnas Indonesia sukses melaju ke Semifinal Piala AFF 2020. Skuad Garuda memuncaki Grup B dengan raihan sepuluh poin dari empat pertandingan.
Pada fase grup, Indonesia tampil ciamik. Mereka mencetak 13 gol dan kebobolan empat gol.
Sepanjang fase grup ini, ada 25 pemain yang sempat mendapat kesempatan bermain. Di antara 25 pemain tersebut, ada sembilan pemain yang selalu bermain dalam keempat pertandingan fase grup, baik sebagai starter maupun sebagai pengganti.
Dari 25 pemain yang tampil tersebut, Bola.net menyusun starting eleven yang berisi pemain-pemain dengan rating tertinggi di setiap posisi.
Siapa saja para pemain yang masuk dalam starting eleven terbaik Timnas Indonesia pada fase grup Piala AFF 2020? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Nadeo Argawinata

Di sektor penjaga gawang dalam starting eleven terbaik Timnas Indonesia pada fase grup Piala AFF 2020 ada nama Nadeo Argawinata. Pemain 24 tahun tersebut mendapat nilai rata-rata 6,37 dari dua kali penampilannya pada fase grup.
Pada fase grup, Nadeo dua kali tampil sebagai starter. Dalam 180 menit bermain, kiper Bali United tersebut mencatatkan tiga kali penyelamatan dan sekali kebobolan. Selain itu, Nadeo juga mencatatkan tiga sapuan sepanjang mengawal gawang Skuad Garuda pada fase grup ini.
Asnawi Mangkualam Bahar

Asnawi mengisi posisi fullback kanan dalam starting eleven terbaik Timnas Indonesia pada fase grup Piala AFF 2020. Pemain 22 tahun tersebut mendapat nilai rata-rata 6,69 untuk empat kali penampilannya pada fase grup ini.
Sepanjang fase grup, Asnawi menjadi pilihan utama mengisi posisi fullback kanan Skuad Garuda. Dalam 340 menit bermain, ia mencetak satu gol dan lima umpan kunci. Selain itu, penggawa Ansan Greeners tersebut juga mencatatkan 40 tackle sukses, delapan sapuan, satu blok, dan tiga intersep.
Rizky Ridho

Satu tempat di jantung pertahanan starting eleven terbaik Timnas Indonesia pada fase grup Piala AFF 2020 ditempati Rizky Ridho. Pemain 20 tahun tersebut mendapat nilai rata-rata 6,45 untuk penampilannya dalam dua pertandingan fase grup ini.
Pada fase grup, Rizky tampil dua kali sebagai starter. Dalam 181 menit bermain, ia mencatatkan satu tackle sukses, tujuh sapuan, tiga blok, dan enam intersep. Selain itu, penggawa Persebaya Surabaya tersebut juga mencetak satu umpan kunci.
Alfeandra Dewangga

Alfeandra Dewangga terpilih sebagai partner duet Rizky Ridho dalam starting eleven terbaik Indonesia pada fase grup Piala AFF 2020. Pemain 20 tahun tersebut mendapat nilai rata-rata 6,33 untuk empat kali penampilannya pada laga fase grup ini.
Dewangga menjadi pilihan utama Skuad Garuda pada fase grup ini. Pemain PSIS Semarang ini pun tampil solid dengan catatan empat tackle sukses, 15 sapuan, tiga blok, dan 16 intersep dalam 360 menit tampil.
Pratama Arhan

Pratama Arhan menempati sektor fullback kiri starting eleven terbaik Timnas Indonesia pada fase grup Piala AFF 2020. Pemain 19 tahun tersebut tampil tiga kali dan mendapat nilai rata-rata 6,92 untuk performanya.
Pada fase grup, Arhan tampil tiga kali sebagai starter. Dalam 221 menit bermain, ia mencetak satu gol dan dua assist. Selain itu, Arhan juga mencatatkan 47 umpan akurat. Pemain PSIS Semarang ini juga kokoh dalam bertahan dengan catatan empat tackle sukses, dua sapuan, satu blok, dan tiga intersep.
Rachmat Irianto

Satu tempat di lini tengah starting eleven terbaik Timnas Indonesia pada fase grup Piala AFF 2020 ditempati Rachmat Irianto. Pemain 22 tahun tersebut mendapat nilai rata-rata 6,56 untuk penampilannya dalam empat pertandingan fase grup ini.
Pada fase grup, Rian tampil tiga kali sebagai starter dan sekali sebagai pengganti. Dalam 256 menit bermain, ia mencetak dua gol. Selain itu, Rian juga mencetak delapan assist, empat sapuan, tiga blok, dan lima intersep. Pemain Persebaya tersebut juga mencatatkan 97 umpan akurat dan satu dribble sukses.
Ricky Kambuaya

Ricky Kambuaya menjadi nama kedua di sektor tengah starting eleven terbaik Timnas Indonesia pada fase grup Piala AFF 2020. Pemain 25 tahun tersebut mendapat nilai rata-rata 6,29 untuk penampilannya pada empat pertandingan fase grup.
Pada empat laga fase grup, Kambuaya selalu menjadi pilihan utama Skuad Garuda. Dalam 360 menit bermain, penggawa Persebaya Surabaya ini mencatatkan satu assist, tiga umpan kunci, dan 105 umpan sukses. Selain itu, penggawa Persebaya Surabaya ini juga mencatatkan tiga tackle sukses satu sapuan, satu blok, dan dua intersep.
Evan Dimas

Posisi terakhir di sektor tengah starting eleven terbaik Timnas Indonesia pada fase grup Piala AFF 2020 ditempati oleh Evan Dimas. Pemain 26 tahun tersebut mendapat nilai rata-rata 6,71 untuk penampilannya pada empat pertandingan fase grup.
Sepanjang fase grup, Evan dua kali tampil sebagai starter dan dua kali sebagai pengganti. Dalam 221 menit bermain, ia mencatatkan dua gol dan dua assist. Ia memiliki catatan umpan akurat sebesar 116 dan dua dribble sukses. Selain itu, pemain Bhayangkara FC tersebut juga mencatatkan dua tackle sukses dan satu intersep.
Witan Sulaeman

Witan Sulaeman menempati sektor winger kanan starting eleven terbaik Timnas Indonesia pada fase grup Piala AFF 2020. Pemain 20 tahun tersebut mendapat nilai rata-rata 6,48 untuk penampilannya pada empat pertandingan fase grup ini.
Pada fase grup, Witan tampil sekali sebagai pengganti dan tiga kali sebagai starter. Dalam 304 menit bermain, ia mencatatkan satu gol dan dua assist. Selain itu, pemain Lechia Gdansk tersebut juga mencatatkan akurasi umpan sebesar 76,5 persen.
Irfan Jaya

Di sektor winger kiri starting eleven terbaik Timnas Indonesia pada fase grup Piala AFF 2020 ada nama Irfan Jaya. Pemain 25 tahun tersebut mendapat nilai rata-rata 6,98 untuk performanya pada empat pertandingan fase grup.
Irja -sapaan karib Irfan Jaya- menjadi pilihan utama di sektor sayap Timnas Indonesia. Dalam 288 menit bermain, ia mencetak tiga gol dan dua assist. Irja pun mencatatkan 57 umpan akurat. Selain itu, pemain PSS Sleman tersebut juga mencetak tiga tackle sukses dan enam sapuan.
Ezra Walian

Ezra Walian menempati posisi ujung tombak starting eleven terbaik Timnas Indonesia pada fase grup Piala AFF 2020. Pemain 24 tahun tersebut mendapat nilai rata-rata 6,17 untuk penampilannya pada empat pertandingan fase grup.
Ezra tiga kali terpilih sebagai starter dan sekali sebagai pengganti. Sepanjang 257 menit bermain, ia mencetak satu gol, dua umpan kunci, dan 27 umpan sukses. Selain itu, ia juga mencatatkan satu tackle sukses, dua sapuan, dan satu intersep.
Sumber: lapangbola dan AFF Official Site
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Piala AFF: Safee Sali Beri Selamat Untuk Timnas Indonesia Dan Kecam Proyek Naturalisasi Malaysia
- Irfan Jaya dan Para Penggawa Indonesia dengan Rating Tertinggi pada Fase Grup AFF 2020
- Malaysia 1-4 Indonesia: Tembus Kandang Lawan, Semoga Susanti di Sana Baik-baik Saja
- Kiprah Singapura, Calon Lawan Timnas Indonesia di Semifinal Piala AFF 2020: Pantang Diremehkan
- Indonesia Hajar Malaysia, Shin Tae-yong Banjir Pujian: Mental Kuat, Permainan Berkelas, Gamsahamnida
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala AFF 2020: 4 Pemain yang Bisa Jadi Kartu As Shin Tae-yong Untuk Bekuk Singapura
Tim Nasional 20 Desember 2021, 21:32
-
5 Pemain Indonesia yang Jadi Anak Emas Shin Tae-yong Selama Fase Grup Piala AFF 2020
Tim Nasional 20 Desember 2021, 21:06
-
Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Gilas Malaysia, Ketua PSSI Acungkan Jempol
Tim Nasional 20 Desember 2021, 19:47
-
Kelas! Ini Aksi Keren Timnas Indonesia Usai Ganyang Malaysia di Piala AFF 2020
Tim Nasional 20 Desember 2021, 19:37
LATEST UPDATE
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Jejak Abadi Harianto Badjoeri: Sang Arsitek 'Dream Team' Persija Jakarta Tutup Usia
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:15
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR