
Bola.net - Dipilihnya Timnas Belanda sebagai lawan tanding Timnas Indonesia, 7 Juni mendatang didasarkan pada beberapa faktor. Selain karena kedekatan historis, gaya tiki-taka yang berakar dari Belanda juga menjadi faktor penentu untuk mendukung kemajuan sepakbola di tanah air.
"Ada tiga alasan mengapa kami memilih Timnas Belanda. Pertama, dunia sedang terpesona oleh Tiki Taka, yang berakar dari Belanda. Total Football pertama digunakan oleh Ajax dan lalu diadaptasi oleh Timnas Belanda di 1974," ucap Arif Wicaksono, CEO Nine Sport menjelaskan.
"Yang kedua, latar belakang sejarah akan membuat pertandingan ini menarik, ini adalah pertemuan pertama antara kedua negara. Dan ketiga, pertandingan ini akan didaftarkan ke FIFA, yang berarti hasil pertandingan ini dapat mendorong peringkat Indonesia di FIFA,” imbuhnya.
Tjeerd de Zwan, Duta Besar dari Kerajaan Belanda menambahkan jika pertandingan nanti juga akan menambah keakraban kedua negara. Mengingat ada ikatan historis kedua negara, Tjeerd de Zwan dipercaya jika Timnas Belanda akan mendapat sambutan hangat di tanah air.
"Pertandingan antara Tim Oranje dan Tim Merah Putih menggaris-bawahi ikatan yang kuat antara Indonesia dan Belanda. Oranje pasti akan mendapat dukungan yang besar di negara ini," ucap Tjeerd de Zwan.
Di tempat terpisah, Kemenpora juga menyambut baik kedatangan Timnas Belanda ke tanah air. Menpora Roy Suryo bahkan sudah menjalin kerjasama dengan KNVB (Federasi Sepakbola Belanda) untuk bersama-sama mengembangkan potensi sepakbola Indonesia. (prl/mac)
"Ada tiga alasan mengapa kami memilih Timnas Belanda. Pertama, dunia sedang terpesona oleh Tiki Taka, yang berakar dari Belanda. Total Football pertama digunakan oleh Ajax dan lalu diadaptasi oleh Timnas Belanda di 1974," ucap Arif Wicaksono, CEO Nine Sport menjelaskan.
"Yang kedua, latar belakang sejarah akan membuat pertandingan ini menarik, ini adalah pertemuan pertama antara kedua negara. Dan ketiga, pertandingan ini akan didaftarkan ke FIFA, yang berarti hasil pertandingan ini dapat mendorong peringkat Indonesia di FIFA,” imbuhnya.
Tjeerd de Zwan, Duta Besar dari Kerajaan Belanda menambahkan jika pertandingan nanti juga akan menambah keakraban kedua negara. Mengingat ada ikatan historis kedua negara, Tjeerd de Zwan dipercaya jika Timnas Belanda akan mendapat sambutan hangat di tanah air.
"Pertandingan antara Tim Oranje dan Tim Merah Putih menggaris-bawahi ikatan yang kuat antara Indonesia dan Belanda. Oranje pasti akan mendapat dukungan yang besar di negara ini," ucap Tjeerd de Zwan.
Di tempat terpisah, Kemenpora juga menyambut baik kedatangan Timnas Belanda ke tanah air. Menpora Roy Suryo bahkan sudah menjalin kerjasama dengan KNVB (Federasi Sepakbola Belanda) untuk bersama-sama mengembangkan potensi sepakbola Indonesia. (prl/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas U-19 Buka Lowongan Tim Pelatih
Tim Nasional 8 Mei 2013, 15:14
-
Pelatih Timnas U-19 Akui Sudah Terima SK Dari BTN
Tim Nasional 8 Mei 2013, 13:43
-
Tiki-Taka Menjadi Alasan Didatangkannya Timnas Belanda
Tim Nasional 8 Mei 2013, 12:14
-
Timnas U-14 Tunda Pendaftaran Tim ke AFC Cup U-14
Tim Nasional 7 Mei 2013, 20:15
-
Tiga Pelatih Timnas Diklaim Sudah Kantongi SK Dari BTN
Tim Nasional 7 Mei 2013, 02:19
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko 10 Juli 2026
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:10
-
Belgia Sindir Donald Trump dan FIFA Usai Singkirkan Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:06
-
Amerika Serikat Kesulitan Mengimbangi Permainan Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:40
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR