
Bola.net - Timnas Indonesia tertunduk lesu di laga penutup Kualifikasi Piala Dunia 2022 grup G zona Asia. Jumat (11/6/2021) malam WIB, Indonesia menyerah dengan skor telak 0-5 dari Uni Emirat Arab (UEA).
Kekalahan ini jadi pukulan telak bagi tim Garuda. Terlebih, tim bermain tanpa didampingi Shin Tae-yong di bench. Indonesia sedikit mengalami perubahan komposisi.
Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Uni Emirat Arab, malam ini.
— PSSI (@PSSI) June 11, 2021
Terima kasih telah berjuang, Garuda. #KitaGaruda#MeraihImpian#TimnasDay pic.twitter.com/xZ0VxLw1yX
Indonesia kebobolan dua gol di babak pertama, sempat melawan, tapi akhirnya kebobolan tiga gol lagi di babak kedua. Perbedaan level kedua tim begitu kentara.
Kekalahan ini pun tampak sangat disesali fans Garuda yang meluapkan kekecewaan mereka di media sosial Twitter. Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Udah bosen dapat pelajaran
Ayo berbenah, para suporter udah bosen denger "kita dapet pelajaran berharga dari pertandingan ini" maunya dapet poin bukan cuma dapet pelajaran. Next play off piala asia ga ada lagi kata-kata "tim ini baru terbentuk" Wajib lolos piala asia.
— rndprtt (@mrendyprtma) June 11, 2021
Waktunya berkaca nih PSSI
PSSI sudah liat kan di pertandingan Internasional posisi kita sudah serendah apa? Coba diliat dong perbedaan kelas pemain yang main di Liga 1 ama yang main di luar negeri, beda jauh Pak. Itulah kenapa Liga 1 perlu banyak berbenah Pak, dari club2nya, dari Wasitnya yg suka manjain
— Bella Wen²⁴ʰ (@bella_chwe) June 11, 2021
Coba pelatih lokal deh
Saran buat kalau bisa Jajaran pelatih Timnas 🇮🇩 Pakai pelatih "Lokal" aja Rugi pakai pelatih Asing tapi permainan begitu aja... Kasihan pelatih Asing yang Bagus malah Turun perfomanya mereka ketika melatih Timnas 🤭 !Main bola tdak bisa kena bantai sama UEA 🇦🇪 ! Intropeksi!
— Akash Specta (@Akash_Specta) June 11, 2021
Lokal atau blasteran?
Overall babak ke dua masuk menit 70 keatas dah berani nahan bola dan berani keluar nyerang, but mohin atuh, jangan gengsi dan egois gak pakai pemain keturunan, masih mau stag sama pemain lokal yg main di liga dagelan? Sementara yg keturunan jelas liganya di anak tirikan, open woi
— Wahidun Khan (@KhanWahidun) June 11, 2021
Pelatih butuh waktu
Saat seorang pelatih baru menangani sebuah tim,biasanya dia membutuhkan waktu untuk membangun tim,menemukan formula yang cocok (taktik, mikrotaktik) dan menemukan pemain yang tepat di setiap posisi. Untuk mendapatkan perpaduan yang diinginkan bukanlah pekerjaan mudah.
— goldstarjulius (@goldstar41) June 11, 2021
Butuh bek nih
Kita butuh Bek. Bek kita hancur semua. Tolong segera masukkan Elkan Baggott dan Sandy Walsh yang terhormat Bapak Indra Sjafrie 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
— Fαdel .M (@faddelm) June 11, 2021
Emang pertahanan lagi gak prima
Masih harus lihat progress Arif-Ridho, Andy-Ryuji moga cepat pulih. Tapi harus nambah bek yg berpengalaman yak? yg bisa jadi leader, fisik oke, & bisa antisipasi bola atas. Serem tadi 😅
— ヾ(❀❛◡❛)ノ゙ (@zahraquinsha) June 11, 2021
Apapun itu, aku tetap apresiasi Arif-Ridho. Krn emg stok CB menipis. Semangat terus.
Ada proses kok
Menang & kalah biasa' untuk tim besar sekalipun. Yang penting ada proses menuju perbaikan.
— Rian'Dsp 🔵 (@RianDsp) June 11, 2021
Semoga Event berikut timnas bisa 💪
Sulit pemain mau berkembang
Dari hasil ini kita tau bahwa pemain indonesia tidak berkembang karena kurangnya fasilitas,infrastruktur,dan tenaga pelatih yang berkualitas,pelatih kaliber STY,LM yang terbukti moncer dengan negara lain,tapi kualahan dengan negara ini,jadi gausah gengsi panggil pemain keturunan
— AKuBUkanPEngEMIScInTA (@AKuBUkanPEngEM1) June 11, 2021
Wajar ya
Yg menuntut menang gak paham sepakbola, timnas diisi pemain muda. Yg blum ada pengalaman bertanding di level senior. Yg dilawan Tim Level Atas.
— hobi_jalan (@hobi_jalan17) June 11, 2021
Dan Indonesia Liga gak jalan.
Di Eropa saja, pemain yg jarang main di Club biasanya tdak dipanggil Timnasnya, padahal berkualitas.
Sumber: Twitter
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Laksanakan Inpres, PSSI Usulkan Sejumlah Ide ke Kemenpora
Bola Indonesia 12 Juni 2021, 21:29
-
Timnas Dihajar UEA, Netizen: Bosen Dapat Pelajaran, Maunya Dapat Poin!
Tim Nasional 12 Juni 2021, 02:43
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR