
Bola.net - Timnas Indonesia akan kembali menghadapi Singapura di leg kedua semifinal Piala AFF 2020. Pertandingan ini juga menjadi ajang adu tangguh kiper dari kedua tim.
Kiper pendatang ada di kubu Timas Indonesia. Empat kiper yang dibawa semua baru kali ini merasakan Piala AFF. Tapi beberapa laga terakhir, Nadeo Argawinata yang dipilih jadi kiper utama.
Dari tiga laga terakhir, gawangnya kemasukan hanya dua gol. Catatan yang terbilang lumayan oke. Karena lawan yang dihadapi tim tangguh seperti Vietnam, Malaysia dan Singapura. Ini membuat kepercayaan diri kiper Bali United tersebut pasti meningkat.
Saat semifinal leg kedua lawan Singapura (25/12/2021) di National Stadium, Nadeo kemungkinan besar masih jadi pilihan utama pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Kelebihannya, selain postur mumpuni, ia punya refleks tergolong bagus. Selain itu, dia pun tak segan mengingatkan barisan pertahanan ketika mulai lengah. Semua tentu ingat, saat Nadeo mengamuk kepada bek Rizky Ridho saat SEA Games 2019 silam.
Waktu itu dia mengumpat karena gawangnya terancam oleh pemain Thailand. Tapi di Piala AFF, dia sedikit lebih tenang. Karena dia sudah lebih matang dan bisa mengendalikan emosinya. Namun Nadeo tetap punya komunikasi yang bagus dengan suara lantangnya di lapangan.
Hassan Sunny Kiper Senior
Sedangan kiper Singapura, Hassan Sunny tercatat sebagai pemain tertua Singapura. Pada Piala AFF 2020, ia berusia 37 tahun. Meski usianya terbilang senja, dia tetap jadi pilihan utama di bawah mistar gawang.
Sunny menjalani debut dengan Singapura sejak 2004 silam. Ketika pemain satu angkatannya, M. Ridhuan, Baihakki Khaizan sudah tersisih, Sunny tetap bertahan sebagai kiper utama negaranya.
Penampilannya di Piala AFF 2020, Sunny mencatatkan dua kali cleansheet dan kemasukan 4 gol dari 5 laga. Tapi di semifinal leg pertama lawan Timnas Indonesia, dia tampil lumayan. Beberapa penyelamatan sempat dilakukan. Nama Sunny juga mulai populer di kalangan netizen Indonesia.
Akun Instagram Piala AFF mengunggah foto Sunny sedang tersenyum setelah menangkap tendangan pemain Indonesia. Dia terlihat cukup santai dengan mengangkat dua jarinya. Fans Indonesia pun memberikan reaksi keras. Mereka berharap Sunny kebobolan banyak gol di leg kedua.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Iwan Setiawan/Hendry Wibowo
Published: 25/12/2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Statistik Timnas Indonesia: Cuma 4 Gol dari 35 Shots Lawan 8 Pemain Singapura
Tim Nasional 25 Desember 2021, 23:21
-
Indonesia 4-2 Singapura: Apa yang Dibilang Asnawi ke Faris Ramli usai Gagal Penalti?
Tim Nasional 25 Desember 2021, 22:59
LATEST UPDATE
-
Mulai Gacor di Man United, Bukti Keputusan Ineos Beli Benjamin Sesko Tidak Salah
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSM 25 Februari 2026
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 20:45
-
Cunha, Mbeumo, Sesko: Bukti Rekrutmen Manchester United Mulai Tepat Sasaran
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Man United Mengendus Peluang Transfer Alejandro Balde dari Barcelona
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Newcastle vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Bodo/Glimt - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
-
Tempat Menonton Malut United vs Persija: Live Streaming BRI Super League di Vidio
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 18:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR