Bola.net - Sebuah prestasi membanggakan mampu diraih tim Pelajar Indonesia U-18 dalam turnamen Piala Pelajar Asia 2012 yang berlangsung di Teheran, Iran.
Meski belum berhasil membawa pulang gelar juara, namun tim besutan Indra Syafri tersebut berhak menyandang predikat tim fair play. Seakan melengkapi hasil gemilang tersebut, Sabeq Fahmi Fahrezy meraih gelar pencetak gol terbanyak dengan total 14.
"Ini membuat kami sangat bangga. Kami yakin, Timnas Indonesia bisa bangkit dan memberikan prestasi. Meski tidak mengetahui kapan soal waktunya, yang pasti hal tersebut akan tiba," ujar pelatih asal Padang, Sumatera Barat tersebut.
"Anak-anak Indonesia perlukan diperhatikan dan dibina secara berkesinambungan. Mulai dari sekarang, dan kita akan merasakan hasilnya kemudian," lanjutnya.
Dalam Turnamen Piala Pelajar Asia U-18, Indonesia berada di Grup B bersama Iran, Pakistan, Korea Selatan, dan Srilanka. Sementara di Grup A, terlihat tampil Thailand, Cina, Malaysia, Hongkong, dan Brunei Darussalam.
Di fase grup, Indonesia tidak mampu bersaing dengan tim tuan rumah Iran dan tim kuat Korea Selatan. Pencapaian terbaik Timnas kala itu ketika menggulung Pakistan 25-0. Tidak tanggung-tanggung, Sabeq Fahmi Fahrezy memborong 12 gol.
Tidak lolos ke babak semifinal, Indonesia mendapat kesempatan untuk meraih peringkat kelima. Bertemu Malaysia, anak asuhan Indra Syafri menang 6-3, Rabu (24/3). Iran memastikan gelar setelah unggul 2-0 atas Thailand. (esa/dzi)
Meski belum berhasil membawa pulang gelar juara, namun tim besutan Indra Syafri tersebut berhak menyandang predikat tim fair play. Seakan melengkapi hasil gemilang tersebut, Sabeq Fahmi Fahrezy meraih gelar pencetak gol terbanyak dengan total 14.
"Ini membuat kami sangat bangga. Kami yakin, Timnas Indonesia bisa bangkit dan memberikan prestasi. Meski tidak mengetahui kapan soal waktunya, yang pasti hal tersebut akan tiba," ujar pelatih asal Padang, Sumatera Barat tersebut.
"Anak-anak Indonesia perlukan diperhatikan dan dibina secara berkesinambungan. Mulai dari sekarang, dan kita akan merasakan hasilnya kemudian," lanjutnya.
Dalam Turnamen Piala Pelajar Asia U-18, Indonesia berada di Grup B bersama Iran, Pakistan, Korea Selatan, dan Srilanka. Sementara di Grup A, terlihat tampil Thailand, Cina, Malaysia, Hongkong, dan Brunei Darussalam.
Di fase grup, Indonesia tidak mampu bersaing dengan tim tuan rumah Iran dan tim kuat Korea Selatan. Pencapaian terbaik Timnas kala itu ketika menggulung Pakistan 25-0. Tidak tanggung-tanggung, Sabeq Fahmi Fahrezy memborong 12 gol.
Tidak lolos ke babak semifinal, Indonesia mendapat kesempatan untuk meraih peringkat kelima. Bertemu Malaysia, anak asuhan Indra Syafri menang 6-3, Rabu (24/3). Iran memastikan gelar setelah unggul 2-0 atas Thailand. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas U-18 Raih Dua Gelar di Piala Pelajar Asia 2012
Tim Nasional 25 Oktober 2012, 23:41
-
Indra Syafri Dipercaya Latih Timnas U-19
Tim Nasional 25 Oktober 2012, 23:07
-
Meski Menang, Timnas U-18 Gagal ke Semifinal
Tim Nasional 22 Oktober 2012, 21:40
-
Gagal Ungguli Korsel, Timnas U-18 Siap Hadapi Sri Lanka
Tim Nasional 22 Oktober 2012, 00:31
-
Usai Gilas Pakistan, Timnas U-18 Berharap Imbangi Korsel
Tim Nasional 20 Oktober 2012, 19:53
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR