Bola.net - - Pelatih tim nasional U-19 Indonesia, Indra Sjafri menerapkan metode kedisiplinan ala militer saat melatih anak asuhnya. Metode tersebut diterapkan agar para pemain bisa bersikap profesional.
Sebagaimana diketahui, Indra sedang mempersiapkan tim untuk tampil di ajang Piala AFF 2017 di Myanmar. Sebanyak 35 pemain dipanggilnya untuk mengikuti pemusatan latihan sejak Senin (20/3/2017) di Lapangan Atang Sutrisna, Cijantung, Jakarta.
Alasan utama Indra menerapkan metode tersebut lantaran sangat kagum dengan kedisiplinan yang dibentuk di militer. Indra pun ingin belajar dari mereka untuk membentuk timnas U-19.
"Kita sipil ini harus angkat topi ya. Harus akui masalah kedisiplinan, masalah komitmen, itu teman-teman di TNI sangat luar biasa. Saya pribadi sangat banyak belajar dari situ," ujar Indra di Lapangan Atang Sutrisna, Cijantung, Jakarta, Jumat (24/3/2017).
Indra mengatakan, ada alasan mengapa dia menerapkan metode tersebut. Dia ingin mencari pemain-pemain yang benar-benar rela berjuang demi mengharumkan nama bangsa.
"Ini kan bukan pekerjaan gampang. Ini betul-betul pejuang yang kita minta. Betul betul orang yang mau dan rela berkorban apapun," tegas mantan pelatih Bali United ini.
Sebelumnya, Indra sudah menerapkan aturan ketat dalam timnya. Dia melarang anak-anak asuhnya untuk mewarnai rambutnya dan memakai anting. Selain itu, mereka juga dibatasi dalam penggunaan telepon genggam.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas U-19 Akan Terapkan Kedisiplinan Ala Militer
Tim Nasional 24 Maret 2017, 16:54 -
Indra Sjafri Berikan Bonus Uang Dalam Game Internal
Tim Nasional 24 Maret 2017, 15:13 -
Fisik Pemain Timnas U-19 Buat Indra Sjafri Gembira
Tim Nasional 24 Maret 2017, 11:45 -
Indra Sjafri Minta Publik Indonesia Bersabar Tunggu Timnas U-19
Tim Nasional 23 Maret 2017, 09:21 -
Pemain Timnas U-19 Tak Boleh Pakai Anting dan Warnai Rambut
Tim Nasional 23 Maret 2017, 09:12
LATEST UPDATE
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Jejak Abadi Harianto Badjoeri: Sang Arsitek 'Dream Team' Persija Jakarta Tutup Usia
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:15
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR