
Bola.net - Arsenal bermain imbang melawan Villarreal pada laga leg kedua semifinal Liga Europa yang digelar di Emirates Stadium, Jumat (7/5/2021) dinihari. Laga berakhir dengan kedudukan imbang 0-0.
Hasil ini membuat Villarreal berhak melaju ke babak final Liga Europa musim ini. Klub besutan Unai Emery tersebut mengantongi kemenangan di leg pertama pekan lalu dengan skor 2-1.
Pada laga final, Villarreal akan berjumpa Manchester United. Setan Merah lolos ke final usai menang secara agregat dengan skor 8-5 atas AS Roma. Kedua tim memainkan laga yang sangat seru.
Lantas, apa pelajaran yang bisa dipetik dari duel Arsenal vs Villarreal? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Unai Emery League

Unai Emery sekali lagi memberi bukti bahwa dia bukan pelatih kaleng-kaleng. Khusunya saat berlaga di Liga Europa atau nama resminya adalah UEFA Europan League.
Unai Emery membawa Villarreal untuk pertama kali dalam sejarah klub lolos ke final kejuaraan level Eropa.
Bagi Unai Emery sendiri, ini adalah final Liga Europa kelima dalam karirnya. Dari empat final sebelumnya, Emery hanya sekali gagal juara. Kegagalan itu terjadi saat Emery menjadi pelatih Arsenal.
Mantan Menyakitkan
Ada dua mantan penggawa Arsenal di skuad Villarreal musim ini. Keduanya sangat menentukan bagi The Yellow Submarines dan punya peran penting menyingkirkan Arsenal dari Liga Europa.
Pertama, pelatih Unai Emery. Dia didepak Arsenal karena dinilai gagal. Kedua, ada gelandang Francis Coquelin. Pada leg kedua, Coquelin tampil sangat bagus di lini tengah Villarreal.
Francis Coquelin’s game by numbers vs. Arsenal:
— Squawka Football (@Squawka) May 6, 2021
48 touches
8 duels won
4 aerial duels won
2 tackles
2 ball recoveries
2 clearances
1 block
1 take-on
Enjoyed his return to The Emirates. #UEL pic.twitter.com/2OlYztuDYS
Arsenal Tumpul

Lini depan Arsenal punya masalah yang serius, sangat serius. Sebab, dari dua laga melawan Villarreal, The Gunners hanya mampu melepas tiga shots on target. Tendangan penalti Nicolas Pepe pada leg pertama tak masuk hitungan.
Semua peluang itu didapat oleh Pierre-Emerick Aubameyang, pemain yang justru diganti pada menit ke-80 pada duel leg kedua. Padahal, dia jadi pemain paling mengancam lawan.
Sulitnya Arsenal mendapat peluang bukan hanya salah para penyerang. Arsenal memang tidak punya gelandang kreatif yang tampil secara konsisten.
Sudah Waktunya Pergi, Arteta?

Mikel Arteta berada di bawah tekanan. Tidak bisa dipungkiri lagi. Kegagalan di Liga Europa adalah puncak situasi buruk yang dialami Arsenal pada musim 2020/2021.
Arteta punya banyak masalah, bukan hanya soal performa. Pemain yang dibelinya gagal tampil bagus, Willian. Arteta juga gagal menciptakan ruang ganti yang kondusif karena sempat berseteru dengan beberapa pemain.
Apakah Arsenal masih akan memberi kesempatan pada Arteta musim depan?
Derita The Gunners
Musim 2020/2021 menjadi momen yang sulit, sangat sulit bagi Arsenal. Sebab, mereka hampir dipastikan gagal di segala aspek olahraga.
The Gunners memulai musim dengan apik, juara Community Shield. Akan tetapi, setelah itu, semua berjalan sulit. Arsenal gagal di Piala FA dan Carabao Cup.
Arsenal kini juga gagal di Liga Europa. Bahkan, Arsenal mungkin tidak akan bermain di pentas Eropa musim depan. Sebab, klub asal London Utara kini berada di posisi ke-9 klasemen Premier League.
Sumber: Berbagai Sumber
Baca Ini Juga:
- Solskjaer Kecam Jadwal Padat Manchester United: Mustahil Secara Fisik!
- 'Good Ebening' dari Mesut Ozil yang Dibalas 'Good Evening' dari Unai Emery
- Netizen: Kalau Bukan David de Gea, MU Kena Comeback Seperti Barcelona
- Melihat Liga Europa Sebagai Panggung Unjuk Kualitas Bruno Fernandes
- Manchester United Kebobolan 3 Gol, Apakah David de Gea Bermain Buruk?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Walah, Arsenal Berencana Perpanjang Kontrak David Luiz?
Liga Inggris 7 Mei 2021, 22:57
-
Ungguli Liverpool, Arsenal Terdepan dalam Transfer Sander Berge
Liga Inggris 7 Mei 2021, 22:27
-
Data dan Fakta Premier League: Arsenal vs West Brom
Liga Inggris 7 Mei 2021, 17:18
-
Prediksi Arsenal vs West Brom 10 Mei 2021
Liga Inggris 7 Mei 2021, 17:17
-
Mimpi Juara Arsenal di Eropa Sirna
Galeri 7 Mei 2021, 13:21
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR