
Bola.net - Daniele De Rossi merasa AS Roma seharusnya bisa tampil lebih baik lagi saat melawan Brighton. Ia menilai anak asuhnya di laga tersebut terlalu bermain pasif sehingga kekalahan tersebut tak dapat terelakkan.
Roma terpaksa menelan pil pahit saat bertamu ke markas Brighton pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Europa 2023/24. Bermain di Amex Stadium, Jumat (15/3/2024) dini hari WIB, mereka kalah 0-1.
Serdar Azmoun sejatinya sempat membawa Giallorossi unggul andai gol spektakulernya tidak dianulir. Sedangkan, satu-satunya gol tercipta di laga ini dicetak oleh Danny Welbeck di menit 37.
Dengan hasil ini, Roma tetap melaju ke babak perempat final Liga Europa dengan kemenangan agregat 4-1 setelah di leg pertama mereka mencabik The Seagulls dengan skor 4-0.
Simak komentar De Rossi di bawah ini.
Kritik Performa AS Roma
Seusai pertandingan, De Rossi tampak kecewa dengan cara main anak asuhnya. Ia menyentil seharusnya para penggawa Roma tidak terlalu mengandalkan bola panjang di sepanjang laga sehingga membuat skema bermainnya tidak berjalan.
"Memang benar kami bisa bermain lebih baik dengan bola, karena Brighton bagus saat menguasai bola, tetapi tidak sebagus saat tidak menguasai bola," kata De Rossi.
"Dan kami seharusnya bisa melakukan lebih banyak hal untuk mengurangi tekanan. Kami harus bergerak lebih baik, menciptakan ruang di antara lini, tetapi hari ini kami terlalu sering melakukan umpan-umpan panjang."
Untung Menang di Leg Pertama
Kemudian, pelatih asal Italia itu melanjutkan bahwa kemenangan Roma pada leg pertama merupakan hasil yang krusial. Meski dirinya melakukan sejumlah rotasi dengan memarkir Paulo Dybala hingga Romelu Lukaku di laga kali ini.
"Skuad sudah berada dalam kondisi fisik yang baik ketika saya tiba, semua orang bekerja keras dalam latihan. Jika Anda melakukan hal itu, maka penampilan kami juga akan terlihat di Eropa.
"Jika kami bisa sedikit lebih tajam saat menguasai bola, maka kami bisa mulai bersenang-senang, karena kami memiliki kualitas.
"Jika kami tidak memenangkan leg pertama dengan skor 4-0, kami akan melakukan pendekatan yang berbeda hari ini," sambung De Rossi.
Tidak Pilih Lawan
Roma berada di perempat final Liga Europa untuk dua tahun berturut-turut dan sudah ditunggu oleh lawan-lawan berat seperti Liverpool, Olympique Marseille, dan Bayer Leverkusen.
"Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, ini adalah kumpulan tim yang sangat kuat. Kami siap menghadapi siapa pun. Sangat menyenangkan dan memotivasi untuk bermain melawan pelatih dan pemain terbaik di dunia.
"Seperti yang saya katakan sebelumnya, tidak ada yang akan senang bermain melawan Roma di kompetisi ini. Melihat pilihan yang ada, siapa pun yang kami hadapi akan sangat menarik."
Sumber: Football Italia
Penulis: Yoga Radyan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Beda dengan Liga Champions, Tim Italia Berjaya di Liga Europa
Liga Eropa UEFA 15 Maret 2024, 09:24
-
Siapa Berani Lawan AS Roma di Liga Europa?
Liga Eropa UEFA 15 Maret 2024, 07:54
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR