
Bola.net - Pelatih Fenerbahce, Jose Mourinho, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya tersingkir dari Liga Europa 2024/2025 oleh Rangers.
Dalam laga leg kedua 16 besar yang berlangsung di Ibrox Stadium, Fenerbahce tampil menawan meski akhirnya kalah dalam adu penalti. Mourinho menegaskan bahwa timnya layak menang dalam 90 menit maupun setelah 120 menit pertandingan.
Fenerbahce memulai pertandingan dengan tertinggal agregat 1-3 dan harus berjuang keras untuk membalikkan keadaan. Dua gol dari Sebastian Szymanski membuat timnya menyamakan kedudukan, namun mereka gagal memanfaatkan momentum di babak tambahan waktu.
Pertandingan berakhir dengan adu penalti, di mana Fenerbahce harus mengakui keunggulan Rangers dengan skor 3-2.
Mourinho: Kami Tim Terbaik di Lapangan
Usai pertandingan, Mourinho berbicara kepada media melalui TNT Sports dan menyampaikan pandangannya mengenai performa timnya. Ia mengungkapkan:
"Di pertandingan pertama, saya jujur dan sudah mengatakan bahwa kami melakukan kesalahan, kami pantas kalah. Tapi di pertandingan ini, saya juga harus jujur dan mengatakan bahwa kami adalah tim terbaik sejauh ini."
Dengan semangat juang yang ditunjukkan anak asuhnya, Mourinho merasa bangga meskipun hasil akhir tidak berpihak pada mereka.
"Kami melakukan segalanya untuk menang. Wasit dan VAR memutuskan bahwa kami harus bermain adu penalti," tambahnya. Kekecewaan mendalam terlihat saat Mourinho mengungkapkan rasa sedihnya untuk para pemain yang telah berjuang keras.
Fenerbahce Berjuang Keras di Ibrox
Dalam laga yang berlangsung sengit, Fenerbahce menunjukkan karakter yang kuat dengan mencetak dua gol untuk menyamakan kedudukan.
Tim asal Turki ini berusaha maksimal untuk mengubah nasib mereka setelah tertinggal di leg pertama. Namun, meskipun berhasil menyamakan agregat, mereka tidak mampu mencetak gol tambahan selama 30 menit waktu tambahan.
Rangers, yang juga memiliki peluang, tidak mampu memanfaatkan kesempatan untuk mencetak gol. Pertandingan pun berlanjut ke adu penalti, di mana Fenerbahce harus menanggung beban berat setelah tiga penendang mereka gagal mengeksekusi dengan baik.
Dusan Tadic, Fred, dan Mert Yandas menjadi penendang yang tidak berhasil, sementara Rangers berhasil mencetak gol dari semua penendangnya.
Perjalanan Fenerbahce di Liga Europa
Dengan hasil ini, Fenerbahce harus mengucapkan selamat tinggal pada Liga Europa dan merenungkan perjalanan mereka. Tim ini telah menunjukkan performa yang mengesankan di kompetisi ini, namun harus menerima kenyataan pahit setelah disingkirkan oleh Rangers.
Kini, Rangers akan melanjutkan perjalanan mereka ke perempat final untuk menghadapi Athletic Bilbao, yang sebelumnya menyingkirkan AS Roma.
Walaupun tersingkir, Mourinho tetap optimis dengan potensi timnya di masa depan. Ia berharap anak-anak asuhnya dapat belajar dari pengalaman ini dan kembali lebih kuat.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jose Mourinho: Fenerbahce Layak Menang Meski Disingkirkan Rangers
Liga Eropa UEFA 14 Maret 2025, 12:15
-
Fenerbahce di Tepi Jurang Kehancuran
Liga Eropa UEFA 13 Maret 2025, 12:29
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Mallorca vs Real Madrid: Leo Roman
Liga Spanyol 4 April 2026, 23:46
-
5 Pelajaran Man City vs Liverpool: Haaland Menggila, Salah Melempem!
Liga Inggris 4 April 2026, 22:59
-
Cetak Hattrick ke Gawang Liverpool, Erling Haaland Full Senyum!
Liga Inggris 4 April 2026, 22:58
-
Tidak Ada Pembelaan, Liverpool Memang Layak Dipermalukan Man City!
Liga Inggris 4 April 2026, 22:44
-
Man of the Match Manchester City vs Liverpool: Erling Haaland
Liga Inggris 4 April 2026, 21:56
-
Bayern Munchen Ikhlaskan Bintang Mereka Gabung Manchester United?
Liga Inggris 4 April 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13























KOMENTAR