
Bola.net - Jose Mourinho mengkritik keputusan wasit dan VAR setelah Fenerbahce tersingkir dari Liga Europa. Tim asuhannya kalah dari Rangers lewat adu penalti, meski menang 2-0 di Ibrox untuk menyamakan agregat menjadi 3-3.
Mourinho merasa Fenerbahce seharusnya mendapatkan tiga penalti, tetapi tidak satu pun diberikan. Pelatih asal Portugal itu berharap kontroversi ini hanya kebetulan, bukan akibat suspensi yang ia terima setelah final Liga Europa 2023.
"Saya harap semua yang terjadi pada saya di kompetisi Eropa bukan akibat final Budapest. Saya harap ini hanya kebetulan," kata Mourinho.
Kritik Mourinho terhadap Wasit dan VAR
Mourinho menyebut wasit Anthony Taylor sebagai "aib" setelah Roma kalah dari Sevilla di final Liga Europa 2023. Kali ini, ia kembali kecewa dengan keputusan wasit dan VAR yang dianggap merugikan Fenerbahce.
"VAR dianggap sebagai salah satu yang terbaik, tapi dia tidak melihat satu dari tiga penalti yang seharusnya diberikan kepada kami," ujar Mourinho. Ia berharap kontroversi ini hanya kebetulan, bukan akibat suspensi yang ia terima sebelumnya.
Mourinho juga mengingatkan bahwa sejak final Budapest, timnya sering dirugikan. "Kami tidak bermain di Liga Champions karena penalti di menit ke-120 yang hanya dilihat oleh asisten wasit," tambahnya.
Pujian Mourinho untuk Fenerbahce
Meski tersingkir, Mourinho bangga dengan performa timnya. "Selamat untuk Rangers, tapi saya pikir tim saya pantas mendapatkan segalanya dari saya. Saya bangga pada mereka," katanya.
Fenerbahce, yang sebelumnya menang 3-1 di Istanbul, tampil dominan di Ibrox. Dua gol dari Sebastian Szymanski membuat Rangers kewalahan, tetapi kegagalan memanfaatkan peluang dan kontroversi keputusan wasit membuat mereka gagal melaju ke perempat final.
Mourinho berharap timnya bisa belajar dari pengalaman ini dan kembali lebih kuat di musim depan. Ia juga berharap bahwa kontroversi yang terjadi hanyalah kebetulan, bukan akibat dari masa lalunya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jose Mourinho: Fenerbahce Layak Menang Meski Disingkirkan Rangers
Liga Eropa UEFA 14 Maret 2025, 12:15
-
Fenerbahce di Tepi Jurang Kehancuran
Liga Eropa UEFA 13 Maret 2025, 12:29
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso dan Taktik yang Bisa Mengubah Wajah Chelsea
Liga Inggris 21 Mei 2026, 01:00
-
Link Live Streaming Final Liga Europa: Freiburg vs Aston Villa
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 00:20
-
AC Milan Diminta Penuhi 4 Jaminan agar Modric Bertahan
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:22
-
Luka Modric Siap Main di Laga Terakhir AC Milan Musim Ini
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:16
-
Rafael Leao Dianggap Tak Layak ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Mei 2026, 23:05
-
Bisakah Juventus Datangkan Bernardo Silva Tanpa Liga Champions?
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:58
-
Juventus Dikritik, Pemain Dinilai Tak Punya Ambisi ke Liga Champions
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:55
-
Jadwal Lengkap Piala Asia U-17 2026
Tim Nasional 20 Mei 2026, 21:55
-
Juventus Gagal Rekrut Antonio Rudiger, Real Madrid Kunci Bek Andalan
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:51
-
Timnas Indonesia dan 6 Kandidat Naturalisasi Pilihan John Herdman
Tim Nasional 20 Mei 2026, 21:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR