Bola.net - - Penjaga gawang Kepa Arrizabalaga jadi pahlawan bagi Chelsea di babak semifinal Liga Europa melawan Frankfurt, Jum'at (10/5) dini hari WIB. Kepa jadi pahlawan usai tampil bagus di adu penalti.
Chelsea hanya mampu bermain imbang 1-1 pada waktu normal di leg kedua semifinal Liga Europa. Hasil ini membuat The Blues dan Frankfurt harus melanjutkan laga ke tambahan waktu karena agregat imbang 2-2.
Tidak ada gol lagi pada babak tambahan waktu. Laga pun harus dilanjutkan lewat adu penalti. Kepa jadi pahlawan bagi Chelsea dengan menggagalkan dua penalti lawan. Chelsea menang dengan skor 4-3 pada babak adu penalti.
Simak komentar Kepa terkait kesuksesan menghalau sepakan penalti pemain Frankfurt di bawah ini ya Bolaneters.
Pembuktian dan Keberuntungan
Dua tendangan penalti pemain Frankfurt yang digagalkan oleh Kepa masing-masing eksekusi dari Martin Hinteregger dan Goncalo Paicenca. Kepa dengan tepat mampu menebak arah tendangan kedua pemain tersebut.
"Penalti ini adalah sedikit tentang faktor keberuntungan, kami kalah di final lainnya [Piala Liga Inggris] dan kami menang hari ini. Seperti itulah sepak bola," ucap Kepa dikutip dari BT Sports.
Chelsea memang sudah beberapa kali menjalani laga adu penalti pada musim 2018/19. Termasuk saat melawan Frankfurt. Satu laga lainnya terjadi pada ajang Piala Liga Inggris, saat Chelsea berjumpa Manchester City.
Pada laga yang digelar di Wembley, 24 Februrai yang lalu, Kepa jadi sorotan. Sebenarnya Kepa hendak ditarik keluar oleh manajer Maurizo Sarri. Namun, dia memaksa tetap bermain. Chelsea kemudian kalah pada babak adu penalti.
Jadi, laga melawan Frankfurt tak ubahnya sebagai pembuktian bagi Kepa usai mendapat kritik tajam setelah kekalahan adu penalti melawan Manchester City. "Kami harus siap saat adu penalti dan kami beruntung pada hari ini," ucap penjaga gawang asal Spanyol.
Belajar dari Kesalahan
Kejadian yang terjadi pada saat melawan Manchester City akan terus diingat oleh Kepa. Penjaga gawang berusia 24 tahun perlu mengingatnya agar menjadi sebuah motivasi. Kepa merasa mendapatkan banyak pelajaran atas apa yang terjadi di laga melawan Man City.
"Wembley adalah masa lalu, saya belajar, saya meminta maaf pada semua orang, tapi kami terus mempertahankan kinerja kami dan hari ini, pada laga semifinal lainnya dan kami sangat senang karena melaju ke final di Baku," tandasnya.
Pada laga final Liga Europa musim 2018/19, Chelsea akan berjumpa Arsenal. Duel antara sesama klub asal London tersebut akan digelar di Stadion Olimpiya, Baku pada 29 Mei 2019 yang akan datang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jumpa Arsenal di Final Liga Europa, David Luiz: Laga yang Sulit!
Liga Eropa UEFA 10 Mei 2019, 20:20
-
Maurizio Sarri: Juara Liga Europa Harga Mati Untuk Chelsea!
Liga Eropa UEFA 10 Mei 2019, 18:00
-
Willian Minta Belum Siap Lihat Eden Hazard Tinggalkan Chelsea
Liga Inggris 10 Mei 2019, 17:40
-
Chelsea Ikhlaskan Callum Hudson-Odoi Pergi?
Liga Inggris 10 Mei 2019, 17:20
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR