Bola.net - - Chelsea baru saja mengalahkan Frankfurt pada babak perempat final Liga Europa musim 2018/19. Chelsea menyisihkan klub asal Jerman itu lewat adu penalti yang tidak disaksikan oleh manajer Maurizio Sarri.
Chelsea bermain imbang 1-1 pada laga leg pertama yang digelar di markas Frankfurt. Leg kedua berlangsung Jum'at (10/5) dini hari WIB. Skor imbang 1-1 juga terjadi hingga waktu normal di Stamford Bridge usai.
Tidak ada gol tercipta pada babak adu tambahan waktu. Laga pun dilanjutkan lewat babak adu penalti. Dua eksekutor dari Frankfurt gagal menjalankan tugas dengan baik. Sementara, dari Chelsea hanya Azpilicueta yang gagal.
Chelsea akhirnya resmi melaju ke babak final usai menang dengan skor 4-3 pada babak adu penalti.
Simak pengakuan Maurizio Sarri yang tidak berani melihat babak adu penalti dalam uraian di bawah ini ya Bolaneters.
Tidak Punya Nyali
Pada saat pertandingan masuk babak adu penalti, tidak nampak ada Maurizio Sarri di pinggir lapangan bersama pemain dan staf pelatih Chelsea lainnya. Manajer berusia 61 tahun tersebut seolah hilang dari Stamford Bridge.
Maurizio Sarri rupanya memang sengaja tidak menyaksikan babak adu penalti tersebut. Mantan pelatih Napoli tersebut mengaku jika memang tidak punya nyali untuk melihat aksi Eden Hazard dan kawan-kawan mengeksekusi bola dari titik putih.
"Tidak [saya tidak punya nyali untuk melihatnya]. Saya tidak ingin merasa sakit," ucap Sarri seperti dikutip dari Goal International.
Ini bukan kali pertama Sarri memilih untuk tidak menyaksikan laga babak adu penalti. Pada ajang final Carabao Cup 2018/19 bulan Februari lalu, dia juga tidak menyaksikan babak adu penalti. Saat itu, Chelsea kalah dari Manchester City.
Kesulitan Kalahkan Frankfurt
Chelsea sejatinya diunggulkan untuk bisa menang, tanpa adu penalti, pada laga leg kedua. Sebab, mereka bermain di kandang sendiri dan sedang berada dalam performa yang bagus. Tapi, apa yang terjadi di lapangan rupanya berbeda.
The Blues kesulitan meladeni permainan Frankfurt. Maurizio Sarri pun mengakui jika timnya tidak meraih kemenangan dengan mudah. Faktor stamina jadi salah satu alasan mengapa Chelsea tidak mampu menang di waktu normal.
"Kami harus memulihkan energi karena kami sungguh sangat lelah. Jelas, kami tidak mampu mencetak gol kedua di babak pertama. Jika Anda tidak terlalu kompak, maka itu berbahaya," sambung Sarri.
Pada babak final, Chelsea akan berjumpa Arsenal. Laga final akan digelar di Olimpiya Baku, 29 Mei yang akan datang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jumpa Arsenal di Final Liga Europa, David Luiz: Laga yang Sulit!
Liga Eropa UEFA 10 Mei 2019, 20:20
-
Maurizio Sarri: Juara Liga Europa Harga Mati Untuk Chelsea!
Liga Eropa UEFA 10 Mei 2019, 18:00
-
Willian Minta Belum Siap Lihat Eden Hazard Tinggalkan Chelsea
Liga Inggris 10 Mei 2019, 17:40
-
Chelsea Ikhlaskan Callum Hudson-Odoi Pergi?
Liga Inggris 10 Mei 2019, 17:20
LATEST UPDATE
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
-
Man United Cari Manajer Baru, Nama Eddie Howe Terus Disebut-sebut
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:58
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 19:39
-
Melihat Arsenal Frustrasi Ditahan Liverpool, Bukti Alotnya Perburuan Gelar!
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
























KOMENTAR