
Bola.net - - Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti tidak bisa banyak berdalih terkait kegagalan timnya di 16 besar Liga Europa 2018/19. Jumat (15/3) dini hari WIB tadi, Inter takluk 0-1 saat menjamu Eintracht Frankfurt pada leg kedua 16 besar, yang artinya mereka tersingkir telah hanya mampu bermain 0-0 di leg pertama lalu.
Kekalahan tersebut tampak menegaskan penampilan buruk Inter dalam beberapa pekan terakhir. Sejak muncul konflik Mauro Icardi, performa Inter terus menurun secara keseluruhan.
Spalletti mengakui mentalitas skuatnya bermasalah. Dia merasa Inter seharusnya tidak tersingkir begitu saja, tapi bagaimanapun hasil pertandingan berkata demikian.
Ada satu hal yang disesalkan Spalleti pada laga tersebut. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Gol Luka Jovic
Menurut Spalletti, harapan Inter musnah begitu Luka Jovic mampu mencuri gol saat pertandingan baru berjalan lima menit. Dia menilai saat itulah mentalitas skuat Inter runtuh dan tidak bisa bangkit lagi.
"Kami kekurangan banyak hal. Kami langsung kehilangan keseimbangan dan membuat beberapa kesalahan untuk gol pembuka lawan, lalu kami kesal dengan diri kami sendiri dan semakin tidak seimbang," ujar Spalletti di Sky Sport Italia.
"Laga ini menjadi sulit. Ketika anda gagal membersihkan lini permainan anda sendiri, atau membuat umpan-umpan yang penting, permainan jadi terbuka."
"Jika anda lebih berkualitas, seharusnya anda bisa mengontrol," sambung dia.
Langsung Kalah

Gol cepat Jovic itu membunuh harapan Inter. Sejak gol tersebut, mereka tidak bisa benar-benar menciptakan peluang atau melepaskan diri dari tekanan.
"Bahkan ketika kami mengalirkan bola di antara ruang kosong, kami tidak pernah benar-benar menciptakan peluang berbahaya."
"Gol cepat lawan meningkatkan tekanan pada kami dan membuat kami merasa seakan-akan tidak ada peluang lagi. Kami langsung kalah," tandasnya.
Berita Video
Berita video wawancara eksklusif bersama Carles Puyol dalam acara UEFA Champions League Trophy Tour 2019 presented by Heineken di Surabaya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Drawing Perempat Final Liga Europa: Napoli vs Arsenal
Liga Eropa UEFA 15 Maret 2019, 19:22
-
Impian Terakhir Petr Cech, Pensiun dengan Gelar Juara
Liga Inggris 15 Maret 2019, 11:54
-
Nelangsa Inter, Tersingkir dari Liga Europa karena Panik
Liga Eropa UEFA 15 Maret 2019, 11:00
-
Emery Puji Skuat Arsenal yang Mampu Mengatasi Tekanan
Liga Eropa UEFA 15 Maret 2019, 10:40
-
Inter Tersingkir dari Liga Europa, Politano Kini Tatap Derby Milan
Liga Eropa UEFA 15 Maret 2019, 10:35
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR