
Di awal-awal babak pertama, tim tamu Feyenoord mampu tampil mendominasi dan beberapa kali melancarkan serangan ke pertahanan tuan rumah. Namun penampilan solid lini belakang yang dikomandoi duet Manolas dan Yanga-Mbiwa mampu meredam setiap serangan tim tamu.
Perlahan tapi pasti, AS Roma mulai menemukan ritme permainan mereka. Meskipun kalah dalam penguasaan bola, anak asuh Rudi Garcia tersebut mampu tampil efektif dalam membangun serangan.
Ini terbukti dengan gol yang diciptakan Gervinho pada menit ke-22. Terus mendapatkan tekanan dari tim tamu, AS Roma justru mampu mencuri gol melalui sebuah serangan cepat dari sisi kanan. Umpan mendatar dari Vasilis Torosidis mampu dimaksimalkan dengan cantik lewat sontekan backheel Gervinho.
Dua menit berselang, Giallorossi kembali mendapatkan peluang untuk menggandakan kedudukan. Namun sayang, kali ini upaya dari Gervinho mampu diredam dengan sigap oleh kiper Feyenoord, Vermeer. Hingga babak pertama berakhir skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah tak berubah.
Tertinggal satu gol di babak pertama, Feyenoord tak mengendurkan serangan mereka ke pertahanan Roma. Upaya tersebut akhirnya kesampaian pada menit ke-55. Kazim Richards mampu mencatatkan namanya setelah memanfaatkan bola rebound hasil sundulan Immers yang membentur mistar gawang. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Sukses menyamakan kedudukan membuat para pemain Feyenoord semakin bersemangat menggempur pertahanan tuan rumah. Beberapa upaya dari El Ahmadi, Kazim Richards dan De Vilhena masih belum menemui sasaran.
Tak ingin terus tertekan, pelatih Rudi Garcia akhirnya melakukan pergantian pemain. Francesco Totti dan Daniele De Rossi ditarik keluar digantikan Seydou Doumbia dan Seydou Keita pada menit ke-65. Dan beberapa menit kemudian Daniele Verde juga ditarik keluar digantikan oleh Alessandro Florenzi.
Masuknya tiga pemain baru tersebut membuat AS Roma mampu keluar dari tekanan dan mulai menguasai lini tengah. Serangan demi serangan pun coba kembali dilancarkan tuan rumah, sayang solidnya pertahanan Feyenoord mampu meredam semua serangan Giallorossi.
Di sepuluh menit terakhir, tuan rumah meningkatkan intensitas serangan mereka. Pada menit ke-83, Doumbia nyaris mencetak gol. Lepas dari jebakan offside, Doumbia gagal memaksimalkan menjadi gol meskipun tinggal berhadapan dengan kiper Vermeer. Begitu juga dengan upaya Torosidis yang juga masih mampu ditepis dengan sempurna oleh Vermeer. Skor 1-1 pun bertahan hingga pertandingan usai.
Susunan pemain.
Roma: Skorupski; Torosidis, Manolas, Yanga-Mbiwa, Holebas; Nainggolan, De Rossi (Seydou Keita 65'), Pjanic; Gervinho, Totti (Seydou Doumbia 65'), Verde (Alessandro Florenzi 75')
Feyenoord: Vermeer; Wilkshire (Rick Karsdorp 30'), Boulahrouz, Kongolo, Nelom; El Ahmadi, Immers, Clasie; Toornstra, Kazim Kazim, Trindade de Vilhena. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pjanic Tak Pernah Menjalin Kontak Dengan Liverpool
Liga Italia 20 Februari 2015, 18:48
-
Rangkuman Hasil Leg Pertama 32 Besar Europa
Liga Eropa UEFA 20 Februari 2015, 10:58
-
Feyenoord Percaya Bisa Singkirkan Roma
Liga Eropa UEFA 20 Februari 2015, 10:19
-
Highlights Liga Europa: AS Roma 1 vs 1 Feyenoord
Open Play 20 Februari 2015, 05:57
-
Galeri 20 Februari 2015, 05:32
LATEST UPDATE
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32



















KOMENTAR