
Bola.net - Eintracht Frankfurt membuktikan diri layak menjadi juara Liga Europa 2021/22. Tim Jerman ini berhasil mengalahkan Rangers di partai final, Kamis (19/5/2022).
Sesuai prediksi, duel final di Estadio Ramon Sanchez-Pizjuan berlangsung sengit. Skor terkunci 1-1 setelah 120 menit, pertandingan pun dilanjutkan ke babak adu penalti.
Beruntung, Frankfurt punya kiper berkualitas dalam diri Kevin Trapp. Trapp menepis tembakan Aaron Ramsey untuk membantu Frankfurt memenangi penalti dengan skor 5-4.
Kemenangan ini jadi penutup musim yang begitu manis bagi Frankfurt. Mereka kesulitan di liga, tapi bisa memperbaikinya di Liga Europa.
Menariknya, Frankfurt jadi juara dengan menempuh 13 pertandingan di Eropa tanpa kekalahan. Yuk simak selengkapnya!
Laju Frankfurt
Langkah Frankfurt sampai di final UEL 2021/22 terbilang impresif. Mereka sempat kesulitan di fase grup, tapi terbukti berhasil melangkah sampai ke panggung tertinggi.
Frankfurt memetik tiga kemenangan dan tiga hasil imbang di fase grup. Mereeka tidak terkalahkan, tapi jelas kesulitan saat menghadapi Fenerbahce, Olympiakos, dan Antwerp.
Di babak 16 besar, Frankfurt butuh extra time untuk menumbangkan Real Betis. Lalu di perempat final, mereka membuat kejutan dengan menyingikirkan taim tangguh Barcelona.
Frankfurt lantas menunjukkan ketangguhan mereka saat melawan West Ham di semifinal dan akhirnya berhak melangkah ke final. Adu penalti, pemain Frankfurt terbukti punya mental tangguh.
Gaya main dan pemain kunci

Gaya main Frankfurt bisa dibilang sudah seperti sepak bola modern. Mereka main ofensif, bahkan cenderung agresif.
Biar begitu, potensi terbaik Frankfurt muncul ketika mereka main bertahan, membiarkan lawan membawa bola. Nah begitu mencuri bola, serangan balik cepat bakal dilancarkan untuk menggempur lawan.
Permainan seperti itu menyulitkan tim-tim lawan, termasuk Barcelona. Tentu, karakter tangguh Frankfurt juga jadi penentu.
Menariknya, pemain kunci Frankfurt musim ini adalah seorang bek kiri, Filip Kostic. Dia punya kemampuan ofensif luar biasa, bahkan sering memaksa lawan mengawalnya dengan dua pemain.
Sentuhan Oliver Glasner
Performa apik Frankfurt musim ini tidak lepas dari kerja keras pelatih, Oliver Glasner. Namanaya baru dikenal, musim ini adalah musim pertama Glasner menangani Frankfurt.
Dia sempat dikritik keras di awal musim karena Frankfurt kesulitan di Bundesliga. Bahkan, laju Frankfurt di liga cenderung buruk, mereka gagal finis di 10 besar.
Biar begitu, dia bisa mendapatkan dukungna fans karena sikapnya yang selalu rendah hati. Glasner selalu memuji pemainnya untuk performa apik atau kemenangan mereka.
Sebagai juara, Frankfurt adalah tim ketiga yang bisa mencapai final tanpa kekalahan dan akhirnya meraih trofi. Mereka mengikuti jejak Chelsea (2018/19) dan Villarreal (2019/20).
Sumber: Bola, UEFA
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Kevin Trapp di Final Liga Europa: Tampil Heroik, Tepis Penalti Ramsey, Dia Adalah Kunci!
- Eintracht Frankfurt: 13 Pertandingan Tidak Pernah Kalah untuk Jadi Juara Eropa!
- Kepala Berdarah-darah, Kapten Frankfurt: Justru Itu Pertanda Baik!
- Ramai-Ramai Membela Aaron Ramsey yang Gagal Penalti di Final Liga Europa
- Jadi Pahlawan Frankfurt Juara UEL, Kevin Trapp: Bukan Cuma Saya Kok!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Segala Hal Tentang Eintracht Frankfurt, Juara Liga Europa 2021/22
Liga Eropa UEFA 19 Mei 2022, 11:00
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR