
Bola.net - Sumsel selaku tuan rumah mengusung semangat peduli lingkungan 'Go Green' pada Kejuaraan Voli Pantai Asia Pasifik 2013 dengan mengajak ratusan pelajar dan peserta turnamen melepaskan 10.000 benih ikan ke Danau Kompleks Olahraga Jakabaring.
Pelepasan benih ikan di Palembang, Jumat, itu disaksikan oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat Tono Suratman, Ketua Umum KONI Sumsel Muddai Madang, beserta jajaran pejabat pemerintah provinsi.
"Beragam benih ikan yang dilepas di antaranya patin, lele, dan nila. Ratusan pelajar sengaja didatangkan ke arena voli pantai sejak pagi karena bersekolah di kawasan Jakabaring," kata Ketua Pelaksana Saidina Ali seperti yang dilansir Antara.
Ia mengemukakan panitia pelaksana melibatkan pelajar dalam kegiatan ini untuk memeriahkan turnamen yang menjadi seri ketiga agenda resmi 'Asian Volleyball Confederation'.
"Intinya ingin memasyarakatkan olahraga voli pantai di kalangan pelajar, karena arena yang dimiliki saat ini sudah berstandar internasional namun minat menjadi atlet terbilang masih minim," ujarnya.
Sementara itu, Tono Suratman mengatakan pelaksanaan ajang internasional menjadi sarana untuk membangkitkan kepedulian kaum muda terhadap olahraga.
Pihaknya juga mengapresiasi semangat Pemerintah Provinsi Sumsel yang secara rutin menjadi tuan rumah beragam ajang internasional setelah menjadi penyelenggara SEA Games 2011.
"Antusias pelajar demikian menggembirakan. Hari ini, mereka sudah menyaksikan sendiri bagaimana olahraga voli pantai itu, jadi bukan tidak mungkin akan menumbuhkan ketertarikan menjadi atlet," ujarnya.
Apalagi, ia menambahkan, pada pertandingan perdana menyaksikan penampilan tim putri Indonesia yang masih junior.
"Jika melihat penampilan Putu/Dhita saat ini yang mampu mengimbangi permainan Australia, saya pun yakin dalam dua tahun ke depan akan berbicara pada level Asia," ujarnya.
Ia melanjutkan, pihaknya telah memiliki strategi agar cabang olahraga yang identik di kawasan pantai ini mampu berkembang di Indonesia.
"Beberapa provinsi yang memiliki pantai sudah diarahkan untuk mencetak atlet voli pantai seperti Bali, Bangka Belitung, dan Sumsel sendiri yang memiliki arena buatan di Kompleks Olahraga Jakabaring," ujarnya.
Sebanyak delapan negara ambil bagian dalam turnamen agenda Asian Volleyball Confederation (AVC), 19-22 April, yaitu Australia, Selandia Baru, Singapura, Thailand, Kazakhstan, Iran, Jepang, dan Indonesia.
Penyelenggaraan di Palembang merupakan seri ke-3 setelah dua seri sebelumnya berlangsung di Thailand dalam turnamen Thailand Samila Open (14-17 April) dan Thailand Khanom Open (9-12 April). (ant/opw)
Pelepasan benih ikan di Palembang, Jumat, itu disaksikan oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat Tono Suratman, Ketua Umum KONI Sumsel Muddai Madang, beserta jajaran pejabat pemerintah provinsi.
"Beragam benih ikan yang dilepas di antaranya patin, lele, dan nila. Ratusan pelajar sengaja didatangkan ke arena voli pantai sejak pagi karena bersekolah di kawasan Jakabaring," kata Ketua Pelaksana Saidina Ali seperti yang dilansir Antara.
Ia mengemukakan panitia pelaksana melibatkan pelajar dalam kegiatan ini untuk memeriahkan turnamen yang menjadi seri ketiga agenda resmi 'Asian Volleyball Confederation'.
"Intinya ingin memasyarakatkan olahraga voli pantai di kalangan pelajar, karena arena yang dimiliki saat ini sudah berstandar internasional namun minat menjadi atlet terbilang masih minim," ujarnya.
Sementara itu, Tono Suratman mengatakan pelaksanaan ajang internasional menjadi sarana untuk membangkitkan kepedulian kaum muda terhadap olahraga.
Pihaknya juga mengapresiasi semangat Pemerintah Provinsi Sumsel yang secara rutin menjadi tuan rumah beragam ajang internasional setelah menjadi penyelenggara SEA Games 2011.
"Antusias pelajar demikian menggembirakan. Hari ini, mereka sudah menyaksikan sendiri bagaimana olahraga voli pantai itu, jadi bukan tidak mungkin akan menumbuhkan ketertarikan menjadi atlet," ujarnya.
Apalagi, ia menambahkan, pada pertandingan perdana menyaksikan penampilan tim putri Indonesia yang masih junior.
"Jika melihat penampilan Putu/Dhita saat ini yang mampu mengimbangi permainan Australia, saya pun yakin dalam dua tahun ke depan akan berbicara pada level Asia," ujarnya.
Ia melanjutkan, pihaknya telah memiliki strategi agar cabang olahraga yang identik di kawasan pantai ini mampu berkembang di Indonesia.
"Beberapa provinsi yang memiliki pantai sudah diarahkan untuk mencetak atlet voli pantai seperti Bali, Bangka Belitung, dan Sumsel sendiri yang memiliki arena buatan di Kompleks Olahraga Jakabaring," ujarnya.
Sebanyak delapan negara ambil bagian dalam turnamen agenda Asian Volleyball Confederation (AVC), 19-22 April, yaitu Australia, Selandia Baru, Singapura, Thailand, Kazakhstan, Iran, Jepang, dan Indonesia.
Penyelenggaraan di Palembang merupakan seri ke-3 setelah dua seri sebelumnya berlangsung di Thailand dalam turnamen Thailand Samila Open (14-17 April) dan Thailand Khanom Open (9-12 April). (ant/opw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gelar Voli Pantai Asia Pasifik, Sumsel Usung 'Go Green'
Voli 19 April 2013, 13:22
-
Persiapan Voli Pantai Jatim Masih 70 Persen
Voli 31 Juli 2012, 20:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Paraguay vs Prancis 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:49
-
Testimoni Cristiano Ronaldo untuk Luka Modric: Dia Legenda!
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:23
-
Rekap Transfer Persib Hari Ini: 3 Pemain Baru, 9 Resmi Dilepas
Bola Indonesia 3 Juli 2026, 20:12
-
RESMI: Real Madrid Bantah Rumor Transfer Enzo Fernandez dari Chelsea
Liga Spanyol 3 Juli 2026, 20:01
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
-
Mengintip Tren Social Run, Saat Lari Tak Lagi Sekadar Olahraga
Olahraga Lain-Lain 3 Juli 2026, 19:05
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55






















KOMENTAR