
Bola.net - Timnas voli putri Indonesia sukses merebut medali perak di Asian Youth Games 2025. Prestasi ini sangat membanggakan dan diraih di Bahrain.
Skuad asuhan Marcos Sugiyama ini nyaris meraih emas. Sayangnya, mereka kalah dramatis 2-3 dari Iran di laga final yang sengit.
Hasil ini melampaui target awal yang dibebankan oleh PBVSI. Awalnya, tim hanya ditargetkan untuk bisa lolos ke delapan besar.
Kapten tim, Syelomitha Avrilaviza, membeberkan kunci sukses sekaligus evaluasi kekalahan tipis di partai puncak.
Kapten Akui Sempat 'Deg-degan'
Kepulangan tim voli putri Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta disambut dengan hangat. Sang kapten, Syelomitha, menceritakan perjuangan mereka di Bahrain.
View this post on Instagram
Ia mengakui bahwa tim sempat gugup di awal. Apalagi lawan-lawan yang mereka hadapi adalah tim-tim kelas atas.
"Bermain di sana tuh deg-degan, karena kami menghadapi lawan-lawan yang kelas atas. Puji tuhan kami bisa melawan mereka," ujar kapten tim Syelomitha Avrilaviza Injilia Wongkar, Jumat (31/10/2025).
"Hasil perak ini melebihi target. Awalnya kita cuma mendapat target lolos delapan besar," sambungnya.
Drama Final dan Evaluasi Fisik
Medali emas sebenarnya sudah berada di depan mata. Indonesia punya peluang besar untuk mengalahkan Iran di final.
Syelomitha membeberkan kronologi kekalahan di momen krusial itu. Tim sempat lengah dan sedikit emosi sehingga keunggulan mereka tersusul.
"Awalnya tuh kan mereka udah leading satu poin tuh. Kena kita dua poin tapi yang poin yang keempat tuh kita lengah jadinya kesusul dan terus terakhir-terakhir agak sedikit emosi jadi satu poinnya kesusul," tutur Syelomitha.
"Kesulitannya masih banyak melakukan kesalahan sendiri. Kita harus latihan lebih banyak lagi, terus harus banyak latihan fisik, karena fisik sangat berpengaruh," lanjutnya soal evaluasi tim.
PBVSI Bangga, Bidik Olimpiade Remaja
Kepulangan timnas voli putri disambut langsung oleh Kabid Binpres PBVSI, Adang Ginanjar. Ia mewakili PBVSI mengungkapkan rasa bangga yang luar biasa.
Adang menyebut medali emas nyaris diraih dengan perbedaan poin yang tipis. Prestasi ini juga membuka peluang tim untuk tampil di ajang Olimpiade Remaja 2026 di Dakar.
"Yang pertama saya mewakili Ketum PBVSI sangat bangga kepada adik-adik saya yang mendapatkan perak. Hampir saja meraih emas, hanya perbedaan poin saja. Tentunya lawan kita tidak enteng karena menjuarai dunia di level junior maupun seniornya maupun di juniornya," kata Adang.
"Dalam pelaksanaan Youth Olympic Games 2026 ini memang dari KOI sendiri yang mengusulkan," sambung Adang Ginanjar.
Disadur dari: Liputan6.com (Thomas;1/11/2025)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PBVSI Bangga Tim Voli Putri Lampaui Target: Nyaris Emas, Lawan Kita Juara Dunia!
Voli 2 November 2025, 13:53
-
Dipercaya Jadi Generasi Emas, Timnas Voli Indonesia U-18 Siap Guncang Asian Youth Games 2025
Voli 16 Oktober 2025, 09:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Paraguay vs Prancis 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:49
-
Testimoni Cristiano Ronaldo untuk Luka Modric: Dia Legenda!
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:23
-
Rekap Transfer Persib Hari Ini: 3 Pemain Baru, 9 Resmi Dilepas
Bola Indonesia 3 Juli 2026, 20:12
-
RESMI: Real Madrid Bantah Rumor Transfer Enzo Fernandez dari Chelsea
Liga Spanyol 3 Juli 2026, 20:01
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
-
Mengintip Tren Social Run, Saat Lari Tak Lagi Sekadar Olahraga
Olahraga Lain-Lain 3 Juli 2026, 19:05
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR