
Bola.net - Pelatih TimnasParaguay Eduardo Berizzo mengatakan tugas mematikan Lionel Messi tak bisa diserahkan kepada satu pemain saja.
Messi memang licin bak belut. Maka dari itu, nyaris tak ada pemain lawan yang bisa mematikan pergerakannya.
Banyak yang sudah mencoba untuk mematikan pergerakannya dengan menempelnya secara ketat. Namun La Pulga sering bisa tetap mencetak gol atau mengirim assist.
Kini Messi Sang Alien sedang membela Argentina di pentas Copa America 2019. Di laga berikutnya di Grup B, Tango akan bersua dengan Paraguay.
Sayangnya Argentina dan Messi akan menjalani laga itu dengan bekal yang buruk. Sebab di laga pertama, tim Tango dikalahkan oleh Kolombia dengan skor 2-0.
Messi sendiri memiliki beberapa peluang di laga itu namun gagal memaksimalkannya. Namun demikian Argentina tetap akan berusaha mengandalkannya lagi saat berjumpa Paraguay.
Sudah Siap
Berizzo sendiri sudah bersiap untuk menghadapi Argentina. Ia bahkan sudah memiliki strategi yang akan ia gunakan untuk menetralisir ancaman dari sang superstar Barcelona.
"Untuk meniadakan (ancaman dari) pemain seperti Messi bukanlah tugas individu, itu adalah tugas kolektif," katanya seperti dilansir Goal International.
"Ketika Anda mencoba menetralisirnya, ia membuka jalan [untuk orang lain]. Jadi pertanyaannya bukan hanya berpusat pada dirinya, tetapi pada kemungkinan yang dihasilkan darinya untuk pemain lain," terang Berizzo.
Paraguay sendiri sebelumnya mendapat hasil tak maksimal di laga pertamanya. Melawan Qatar, mereka ditahan imbang dengan skor 2-2.
Respon Pemain
Maka dari itu, ia pun berharap para pemain nanti bisa memberikan respon positif saat jumpa Lionel Messi cs. Secara khusus ia ingin melihat anak-anak asuhnya tampil lebih baik saat menguasai bola.
"Kami telah berbicara tentang apa yang terjadi dan apa yang harus kami perbaiki," seru Berizzo.
"Itu adalah kontrol bola dan [memastikan] bahwa proses pertandingan tidak luput dari kami tergantung pada hasilnya. Kami harus mempertahankan rencana dari awal hingga akhir," tegasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Analisa Pelatih Paraguay: Matikan Messi Butuh Kerja Kolektif
Amerika Latin 19 Juni 2019, 21:12
-
Punya 'Messi dari Amerika Serikat', Chelsea Bakal Untung Besar
Liga Inggris 19 Juni 2019, 14:30
-
Skuad Barcelona Sepakat! Neymar Harus Pulang ke Camp Nou
Liga Spanyol 19 Juni 2019, 10:40
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR