
Dua gol kemenangan Chile ini dicetak oleh Charles Aranguiz serta Jose Fuanzelida di babak pertama pertandingan ini.
Pertandingan yang digelar di Soldier Field, Chichago ini berjalan dengan ketat semenjak awal pertandingan. Kedua tim langsung tampil menyerang semenjak wasit Joel Aguilar meniupkan peluit tanda dimulainya babak pertama. Meski sama-sama tampil menyerang, Chile menjadi tim pertama yang sukses membuka keunggulan pada laga ini. Berawal dari duel udara antara Alexis Sanchez dan Juan Cuadrado, bola jatuh tepat di kaki Charles Aranguiz dan tanpa basa-basi langsung diceploskan ke gawang David Ospina. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Chile.
Unggul satu gol membuat skuat La Roja semakin percaya diri menatap laga. Empat menit pasca gol Aranguiz, Chile kembali menggandakan kedudukan atas Kolombia. Bermula dari tendangan keras Alexis Sanchez yang berhasil ditepis David Ospina, bola hasil tepisan itu kembali jatuh ke kaki Jose Fuanzelida. Tidak terkawal siapapun, Fuanzelida langsung menceploskan bola ke gawang Kolombia dan keududkan berubah menjadi 2-0.
Tertinggal dua gol membuat Kolombia menaikkan tempo permainan mereka. Beberapa kali kiper Chile, Claudio Bravo dipaksa utnuk melakukan penyelamatan gemilang dari peluang Las Cafeteros seperti peluang Roger Martinez dan Santiago Arias, namun hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya babak pertama kedudukan 2-0 tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, panitia pelaksana pertandingan terpaksa menunda kick off babak kedua karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan. Hujan deras dan badai petir membuat Kick Off babak kedua ditunda sekitar dua jam hingga situasi dinyatakan kondusif untuk digelar kembali pertandingan.
Di babak kedua ini baik Chile maupun Kolombia tidak menurunkan intensitas serangan mereka. Namun baru 12 menit babak kedua di mulai, Kolombia harus bermain dengan 10 pemain setelah Carlos Sanchez menerima kartu kuning keduanya. Meski mengalami kekurangan pemain, bukan berarti Kolombia mengendurkan serangan mereka. Malah anak asuh Jose Peckerman ini semakin intens melakukan serangan ke gawang La Roja.
Tiga menit jelang bubaran, La Roja nyaris menambah keunggulan saat Alexis Sanchez dijatuhkan di kotak penalti oleh Christian Zapata. Akan tetapi wasit menyatakan tekel yang dilakukan Zapata bersih sehingga skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Berkat kemenangan ini, Chile sukses memastikan diri sebagai finalis Copa America Centenario 2016. Mereka akan kembali 'mengulang' partai Final Copa America 2015 dengan berhadapan dengan Argentina di MetLife Stadium pada hari Senin (27/6) pagi nanti.
Susunan Pemain Kedua Tim
Kolombia (4-2-3-1): Ospina; Arias, Zapata, Murillo, Fabra (Perez 73'); Sanchez, Cardona (Moreno 46'); Cuadrado (Bacca 80'), Rodrieguez, Torres; Martinez
Chile (4-3-3): Bravo; Isla, Medel, Jara, Beausejour; Silva, Aranguiz, Hernandez (Pulgar 30'); Fuenzalida (Puch 75'), Vargas (Gonzalez 88'), Sanchez
Statistik Pertandingan:
Kolombia - Chile
Total Shots : 14 - 8
Shots On Target: 4 - 4
47% - 53%
: 2 - 0
: 17 - 23.[initial]
(bola/dub)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Highlights Copa America Centenario: Kolombia 0 - 2 Chile
Open Play 23 Juni 2016, 11:27
-
Bekuk Kolombia, Chile Pastikan Final Dejavu Kontra Argentina
Amerika Latin 23 Juni 2016, 11:18
-
Data dan Fakta Copa America Centenario: Kolombia vs Chile
Amerika Latin 21 Juni 2016, 16:30
-
Prediksi Kolombia vs Chile 23 Juni 2016
Amerika Latin 21 Juni 2016, 16:22
-
Dibantai Chile Tujuh Gol Tanpa Balas, Pelatih Meksiko Minta Maaf
Amerika Latin 20 Juni 2016, 10:38
LATEST UPDATE
-
Diogo Moreira Ingin Jadi Rookie of The Year MotoGP 2026, Ogah Remehkan Toprak Razgatlioglu
Otomotif 24 Februari 2026, 13:58
-
Juventus Mengejar Harapan, Galatasaray Siap Menjegal
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:36
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
LATEST EDITORIAL
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
























KOMENTAR