
Seperti diketahui, sebuah insiden terjadi pada laga perempat final antara Uruguay melawan Chile beberapa waktu lalu yang melibatkan Cavani dan Jara. Saat itu, Cavani terlihat marah setelah Jara terlihat menusukkan jari tangannya ke pantat Cavani. Keduanya pun terlibat perselisihan yang berujung kartu merah Cavani.
Namun kepada Radio Hour 25, asisten pelatih timnas Uruguay mengungkapkan fakta baru. Menurutnya, bukan hanya karena marah pantatnya 'dicolek' Jara, namun Cavani marah karena Jara menghina ayah Cavani yang masuk penjara.
"Dia tidak hanya menyentuh Cavani tapi juga mengatakan sesuatu tentang apa yang terjadi di hari sebelumnya. Jara mengatakan bila ayah Cavani akan makan di penjara selama 20 tahun," ungkap Robello.
"Ini jelas lebih serius dari apa yang terlihat dalam gambar," tegasnya.
Untuk diketahui, ayah Cavani ditahan pihak kepolisian setelah terlibat kecelakan yang menewaskan seorang pemuda berusia 19 tahun.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Hanya Colekan Pantat, Jara Juga Lecehkan Ayah Cavani
Amerika Latin 29 Juni 2015, 17:22
-
Insiden Jara Colek Pantat Cavani Jadi Inspirasi Seniman Jalanan
Bolatainment 29 Juni 2015, 13:17
-
Lecehkan Cavani, Jara Hanya Dihukum Tiga Laga
Amerika Latin 29 Juni 2015, 07:04
-
MU Beri Lampu Hijau Untuk Barter Di Maria dan Cavani
Liga Inggris 29 Juni 2015, 06:24
-
Federasi Sepakbola Uruguay Bakal Tindak Lanjuti Kasus Jara
Amerika Latin 28 Juni 2015, 01:03
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Serius Kejar Michael Olise
Liga Spanyol 9 April 2026, 21:04
-
Statistik Bicara: Vinicius Junior Lebih Tajam Bersama Arbeloa
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:37
-
Konflik Dani Carvajal dan Alvaro Arbeloa, Ini Penyebabnya
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:20
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25

























KOMENTAR