
Bola.net - Sempat disebut sebagai wonderkid semasa masih bermain di Brasil bersama Santos, Neymar tidak perlu berlama-lama membuktikan kemampuannya di level Eropa bahkan internasional.
Musim keduanya di Barcelona ditandai dengan meningkatnya produktivitas gol menjadi 38 gol. Kiprahnya di timnas Brasil pun tidak bisa disepelekan, dari 62 caps ia telah menyumbangkan 43 gol.
Rupanya, striker 22 tahun itu dibuat terkejut dengan keputusan Dunga yang menunjuknya sebagai kapten timnas Brasil secara permanen. Ia pun merasa tidak mengalami tekanan apa pun meski menegaskan tugas utamanya adalah mencetak gol.
"Saya sempat terkejut saat Dunga menunjuk saya sebagai kapten. Tapi di saat yang sama saya juga bahagia bisa dipercaya manajer. Saya sangat berterima kasih sekali kepada Dunga atas hal ini, karena menjadi kapten tim nasional adalah sebuah kehormatan luar biasa.
"Saya tidak takut apa-apa. Saya hanyalah anggota dari skuat seperti juga pemain lainnya, dan saya ada di sini untuk membantu tim. Saya harus mencetak gol dan gol atau kalau tidak, orang-orang Brasil akan membunuh saya." ungkapnya sambil bercanda kepada FourFourtwo.
Setelah final Liga Champions, Neymar tidak punya banyak waktu beristirahat karena ia harus segera fokus ke Copa America 2015. [initial]
(fft/dct)
Musim keduanya di Barcelona ditandai dengan meningkatnya produktivitas gol menjadi 38 gol. Kiprahnya di timnas Brasil pun tidak bisa disepelekan, dari 62 caps ia telah menyumbangkan 43 gol.
Rupanya, striker 22 tahun itu dibuat terkejut dengan keputusan Dunga yang menunjuknya sebagai kapten timnas Brasil secara permanen. Ia pun merasa tidak mengalami tekanan apa pun meski menegaskan tugas utamanya adalah mencetak gol.
"Saya sempat terkejut saat Dunga menunjuk saya sebagai kapten. Tapi di saat yang sama saya juga bahagia bisa dipercaya manajer. Saya sangat berterima kasih sekali kepada Dunga atas hal ini, karena menjadi kapten tim nasional adalah sebuah kehormatan luar biasa.
"Saya tidak takut apa-apa. Saya hanyalah anggota dari skuat seperti juga pemain lainnya, dan saya ada di sini untuk membantu tim. Saya harus mencetak gol dan gol atau kalau tidak, orang-orang Brasil akan membunuh saya." ungkapnya sambil bercanda kepada FourFourtwo.
Setelah final Liga Champions, Neymar tidak punya banyak waktu beristirahat karena ia harus segera fokus ke Copa America 2015. [initial]
Menuju Copa America 2015
- Messi: Kegagalan Jadi Motivasi Terbesar Saya
- Lionel Messi, 23 Final, 20 Gol
- Chile Rilis Skuat Resmi Untuk Copa America
- Falcao Jadi Kapten Kolombia di Copa America
- Gara-gara Copa America, Chelsea Tanpa Tiga Pemain di Awal 2015-16
- Dipulangkan MU, Falcao Hanya Fokus Copa America
- Wenger Khawatir Alexis Pulang ke Arsenal Dengan Cedera
- Argentina Rilis Skuat Resmi Untuk Copa America
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chiellini Cedera, Para Fans Kecewa
Liga Champions 4 Juni 2015, 23:46
-
Xavi Meneteskan Air Mata Saat Ucapkan Perpisahan
Liga Spanyol 4 Juni 2015, 22:59
-
Barcelona Tolak Luis Figo Sebagai Legenda Mereka
Liga Spanyol 4 Juni 2015, 21:25
-
Pogba: Saya Ingin Lihat Barcelona Kalah di Final
Liga Champions 4 Juni 2015, 21:00
-
Chiellini Absen Jelang Laga Final Liga Champions
Liga Champions 4 Juni 2015, 20:43
LATEST UPDATE
-
Profil Timnas Qatar di Piala Dunia 2026: Ambisi Baru The Maroons
Piala Dunia 10 April 2026, 08:00
-
Liverpool Hancur di Tangan PSG, 2 Sosok Ini Kena Damprat Carragher
Liga Inggris 10 April 2026, 07:45
-
Patah Hati Manchester United, Elliot Anderson Lebih Memilih Manchester City?
Liga Inggris 10 April 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25

























KOMENTAR