Al-Hilal dan Simone Inzaghi Segera Berpisah, Sinyal Mudik ke Liga Italia?

Al-Hilal dan Simone Inzaghi Segera Berpisah, Sinyal Mudik ke Liga Italia?
Pelatih Al Hilal, Simone Inzaghi. (c) X/Alhilal_EN

Bola.net - Karier kepelatihan Simone Inzaghi di kompetisi sepak bola Arab Saudi tampaknya bakal berakhir jauh lebih cepat. Mantan juru taktik Inter Milan tersebut dilaporkan segera menyudahi masa baktinya bersama Al-Hilal.

Keputusan krusial ini diambil meskipun kontrak kerjanya masih tersisa satu musim lagi bersama klub kaya raya tersebut. Padahal, ia mengantongi kesepakatan bernilai fantastis saat mendarat di Timur Tengah pada musim panas lalu.

Inzaghi sejatinya diikat kontrak berdurasi dua tahun dengan bayaran mencapai €26 juta per musim. Namun, dinamika di internal manajemen membuat kebersamaan kedua belah pihak harus berakhir prematur.

Pengumuman resmi mengenai perpisahan ini kabarnya akan segera dirilis dalam waktu dekat. Langkah pemutusan hubungan kerja ini akan dieksekusi tepat setelah Al-Hilal menyelesaikan pertandingan terakhir mereka di Liga Pro Saudi.

1 dari 2 halaman

Dampak Pergantian Pemilik

Situasi pelik yang menimpa tim ini berakar dari adanya perombakan besar di jajaran petinggi klub. Masuknya pemilik baru membawa perubahan kebijakan yang sangat signifikan dalam operasional tim secara keseluruhan.

Oleh karena itu, posisi kepelatihan Inzaghi langsung berada di bawah tekanan besar sejak beberapa pekan terakhir. Kebijakan transfer dari manajemen lama pun mulai dipertanyakan karena dinilai tidak memberikan dampak instan bagi performa skuad.

Sorotan paling tajam diarahkan pada penampilan beberapa pemain mahal yang didatangkan dengan dana melimpah pada musim panas lalu. Salah satu nama yang paling memicu kekecewaan besar dari para suporter dan petinggi baru adalah striker Darwin Nunez.

Investasi besar untuk mendatangkan penyerang tersebut dinilai gagal membuahkan hasil yang sepadan di atas lapangan. Akibatnya, manajemen baru memilih untuk melakukan pembersihan total dengan mendepak Inzaghi dari kursi pelatih kepala.

2 dari 2 halaman

Refleksi Masa Lalu dan Penyesalan Final Liga Champions

Keputusan ini otomatis membuat nama Inzaghi kembali meramaikan bursa transfer pelatih di benua Eropa setelah absen kurang dari setahun. Situasi ini memicu spekulasi apakah dirinya akan langsung kembali ke Serie A Italia atau mencari tantangan baru di liga lain.

Sebelumnya, sang pelatih sempat membeberkan kronologi sebenarnya di balik keputusan mengejutkan dirinya menyudahi era sukses bersama Inter Milan. Langkah mundur tersebut diambil karena ia merasa momentum terbaiknya bersama Nerazzurri sudah habis.

"Sebenarnya semuanya terjadi sangat cepat," ujar Simone Inzaghi seperti dikutip dari laporan TuttoMercatoWeb.

"Dua hari setelah Monaco kami bertemu di rumah Marotta, dengan dihadiri Ausilio dan Baccin. Dalam konteks itu saya menyampaikan perlunya perubahan, karena saya merasa sebuah siklus telah berakhir. Mereka ingin melanjutkan bersama saya tetapi mereka memahami pilihan itu, kami berpisah sebagai teman dan masih tetap berteman. Namun jika kami memenangkan Liga Champions, saya akan tetap bertahan di Inter."

Inzaghi juga mengakui bahwa dirinya sempat menolak berbagai tawaran menggiurkan dari klub lain demi menghormati kontraknya terdahulu. Namun, nasib berkata lain ketika petualangan barunya di Arab Saudi justru harus layu sebelum berkembang akibat pergantian kekuasaan di dalam klub.

"Bahkan dalam situasi lain ada permintaan dan saya tidak pernah menerimanya," pungkasnya singkat.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL