Kuarter pertama berjalan lamban. Baik Pelita Jaya maupun Aspac bertahan dengan super ketat. Kedua tim juga memperagakan tembakan-tembakan dengan akurasi yang rendah. Melalui tujuh poin yang dicetak oleh Kelly Purwanto, Pelita Jaya unggul tipis 12-11 di kuarter pertama.
Tembakan-tembakan medium maupun jauh dari Aspac mulai meluncur di kuarter kedua. Andakara Prastawa dan Fandi Andika Ramadhani menjadi pemicu utama. Pelita Jaya masih membalas dengan cara yang sama melalui Ary Chandra, Andy "Batam", dan Kelly Purwanto. Namun Aspac perlahan mulai menemukan sentuhannya dan unggul tipis 28-26 di kuarter kedua.
Sulit menembus pertahanan Aspac melalui tembakan jauh, Pelita Jaya mencoba memaksakan Ponsianus "Komink" Indrawan, Fidyan Dini, dan Ferdinand Damanik untuk beroperasi di paint area. Cara ini tidak efektif. Keberadaan Wahyu Widayat Jati dan Isman Thoyib di bawah ring Aspac sangat-sangat kokoh.
Setelah menjauh 46-38 di kuarter ketiga, Aspac tampil tenang dan percaya diri di kuarter akhir. Selisih 15 poin saat laga menyisakan waktu empat menit seolah menjadi tanda-tanda selanjutnya bahwa Aspac akan juara.
Dengan total 17 poin, Prastawa mengumpulkan poin terbanyak bagi Aspac. Fandi Ramadhani menyusul dengan 13 poin. Sementara Xaverius dan Thoyib masing-masing mencetak 11 poin.
”Anak-anak mampu lepas dari tekanan. Sebaliknya, mereka (Pelita Jaya) yang tertekan. Sekali kami mampu menyalip, mereka jadi kehilangan konsentrasi,” ujar Rastafari Horongbala, head coach Aspac.
Kelly Purwanto yang biasanya menjadi pemberi umpan, kali ini lebih banyak berperan sebagai eksekutor. Kelly menjadi pengumpul angka terbanyak dengan total 15 poin.
”Sebenarnya bukan kami yang tampil jelek. Tapi Aspac yang bermain menggila. Bahkan Thoyib saja mampu memasukkan bola dari garis tiga angka,” ungkap Nathaniel Canson, head coach Pelita Jaya.
Menurut pelatih yang akrab disapa Coach Nath itu, finis sebagai runner-up sudah hasil yang terbaik. ”Hasil ini telah melampaui ekspektasi. Semoga ini menjadi momentum untuk lebih baik lagi musim depan,” tandasnya. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Aspac Jakarta, Juara Baru NBL Indonesia
Basket 27 Mei 2013, 00:30
-
Garuda Kukar Bandung Rebut Juara Tiga NBL Indonesia
Basket 26 Mei 2013, 22:55
-
Aspac Tantang Pelita Jaya di Final NBL Indonesia
Basket 24 Mei 2013, 21:15
-
Dimas Aryo, Pemain Ke-12 Tembus 1000 Poin di NBL
Basket 24 Mei 2013, 17:30
-
Sikat Sahabat Semarang, Fever Lolos ke Final WNBL
Basket 22 Mei 2013, 20:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:08
-
Hasil Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko Bawa MU Kembali ke Empat Besar!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 04:57
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR