
Bola.net - Hangtuah Sumsel IM telah memastikan diri lolos ke babak Championship Series. Walau demikian, menghadapi NSH GMC Riau yang berada di papan bawah, Hangtuah tetap tampil ngotot untuk meraih kemenangan, 81-70, dalam lanjutan Speedy NBL Indonesia 2012-2013 Seri VI Surabaya di DBL Arena, Senin (22/4).
Turunnya Max Yanto sebagai starter menunjukkan besarnya peran center ini bagi NSH GMC. Namun kali ini, Max lebih banyak berfungsi sebagai pengalih perhatian. NSH GMC justru lebih banyak melepaskan tembakan-tembakan jauh dari pemain-pemain lain.
Hangtuah sendiri awalnya tidak begitu sulit menghentikan Max Yanto dan kawan-kawan. Tri Wilopo, Ngurah Teguh, dan Adhi Pratama bergantian menggempur pertahanan NSH GMC. Perlawanan NSH GMC melalui Agus Pamungkas, Andhika Prakoso, dan Juliano Gandhi membawa tim ini menempel ketat Hangtuah 28-27 di akhir kuarter kedua. Hangtuah hanya mampu unggul satu poin.
Performa merata dari para pemain Hangtuah membuat NSH GMC kesulitan untuk menentukan pemain mana yang harus paling dijaga ketat. Pergerakan Tri Wilopo yang aktif membuatnya mampu mencetak angka dari berbagai posisi hingga 21 poin. Ketika Tri Wilopo terdesak, Ary Sapto mampu mengambil alih kendali serangan. Ary mampu mencetak total 12 angka di laga ini.
Juliano Gandhi seperti biasa menjadi pencetak angka terbanyak bagi NSH GMC. Gandhi menyumbangkan 16 poin. Sementara Max Yanto yang mulai tajam di bawah ring hanya mampu mencetak sembilan poin. Penampilan mengejutkan diberikan oleh Agus Pamungkas dengan sumbangan 14 poin.
Dengan kemenangan itu, Hangtuah nyaman di urutan ketujuh dengan koleksi 44 poin dari 29 game. Sementara NSH GMC masih tercecer di urutan kedua dari bawah dengan koleksi 32 poin.
"Walau sudah lolos bukan berarti anak-anak bisa tampil santai. Justru pada sisa reguler ini, kami dituntut untuk menjaga peak performance. Sehingga pada Championship Series nanti grafik anak-anak terus meningkat,” ujar Apriyadi, head coach Hangtuah Sumsel IM. (nbl/kny)
Turunnya Max Yanto sebagai starter menunjukkan besarnya peran center ini bagi NSH GMC. Namun kali ini, Max lebih banyak berfungsi sebagai pengalih perhatian. NSH GMC justru lebih banyak melepaskan tembakan-tembakan jauh dari pemain-pemain lain.
Hangtuah sendiri awalnya tidak begitu sulit menghentikan Max Yanto dan kawan-kawan. Tri Wilopo, Ngurah Teguh, dan Adhi Pratama bergantian menggempur pertahanan NSH GMC. Perlawanan NSH GMC melalui Agus Pamungkas, Andhika Prakoso, dan Juliano Gandhi membawa tim ini menempel ketat Hangtuah 28-27 di akhir kuarter kedua. Hangtuah hanya mampu unggul satu poin.
Performa merata dari para pemain Hangtuah membuat NSH GMC kesulitan untuk menentukan pemain mana yang harus paling dijaga ketat. Pergerakan Tri Wilopo yang aktif membuatnya mampu mencetak angka dari berbagai posisi hingga 21 poin. Ketika Tri Wilopo terdesak, Ary Sapto mampu mengambil alih kendali serangan. Ary mampu mencetak total 12 angka di laga ini.
Juliano Gandhi seperti biasa menjadi pencetak angka terbanyak bagi NSH GMC. Gandhi menyumbangkan 16 poin. Sementara Max Yanto yang mulai tajam di bawah ring hanya mampu mencetak sembilan poin. Penampilan mengejutkan diberikan oleh Agus Pamungkas dengan sumbangan 14 poin.
Dengan kemenangan itu, Hangtuah nyaman di urutan ketujuh dengan koleksi 44 poin dari 29 game. Sementara NSH GMC masih tercecer di urutan kedua dari bawah dengan koleksi 32 poin.
"Walau sudah lolos bukan berarti anak-anak bisa tampil santai. Justru pada sisa reguler ini, kami dituntut untuk menjaga peak performance. Sehingga pada Championship Series nanti grafik anak-anak terus meningkat,” ujar Apriyadi, head coach Hangtuah Sumsel IM. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
CLS Petik Kemenangan Perdana di Seri Surabaya
Basket 22 April 2013, 22:10
-
Hadapi NSH GMC, Hangtuah Tetap Tampil Ngotot
Basket 22 April 2013, 20:55
-
Laga Hidup Mati, Bimasakti Bekuk Satya Wacana
Basket 21 April 2013, 23:50
-
Gagalkan Kemenangan Garuda, SM Kokoh di Peringkat Tiga
Basket 21 April 2013, 21:10
-
Kalahkan Hangtuah, Aspac Makin Dekati Gelar Reguler
Basket 21 April 2013, 20:57
LATEST UPDATE
-
Comeback Manchester City: Cherki Gemilang, Haaland Belum Tajam
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 07:42
-
Man of the Match Elche vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:47
-
Man of the Match Torino vs Milan: Samuel Chukwueze
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:43
-
Hasil Elche vs Barcelona: Raphinha dan Fermin Lopez Menggila
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:17
-
Hasil Torino vs Milan: Adrien Rabiot Merevitalisasi Rossoneri
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:10
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR