
Secara keseluruhan, Merah Putih mampu menciptakan 32 peluang three point. Namun, hanya tiga yang berhasil dijaringkan atau 9 persen saja. Pun demikian dari mid range, Windi Hastari dkk hanya berhasil menceploskan 14 dari 72 peluang atau sekitar 19 persen saja.
”Perlu dipahami, (WNBL) ini adalah atmosfer baru bagi anak-anak. Ditambah lagi beban ingin menang pada laga perdana. Kondisi ini membuat beberapa pemain tertekan sehingga tak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik,” ujar head coach Merah Putih Predators Jakarta, Jacky I. Hatta.
Duel antara juara bertahan melawan pendatang ini berjalan sangat ketat. Baik Fever maupun Merah Putih Predators sama-sama mengandalkan center-forward mereka untuk bermain under basket, mencoba mencetak angka melalui post play, dan juga penetrasi.
Laga ini juga menandai comeback Novabela J. Massie, mantan center andalan timnas putri Indonesia yang kini membela Merah Putih Predators. Dalam laga perdananya tersebut, dia mendapat kepercayaan bermain selama 11 menit 28 detik dan hanya menyumbang tiga poin, tiga rebound, dan satu assist. Sangat jauh dari penampilan ‘garang’-nya dulu. ”Kami bisa memaklumi karena Novabela harus beradaptasi lagi setelah empat tahun tak berkompetisi,” sambung Jacky.
Merah Putih Predators yang mengandalkan Windi Hastari yang bergantian dengan Novabela Massie kewalahan menghadapi Gabriel Sophia. Gabriel tangguh saat menyerang, dan sangat kokoh ketika bertahan. Gabriel mencetak tiga angka dari keunggulan 9-3 Fever atas Merah Putih Predators di kuarter pertama.
Merah Putih Predators yang baru berhasil mencetak angka melalui penetrasi Yosiana Rosemary di menit terakhir kuarter pertama, mulai mencoba pendekatan baru dalam mengumpulkan angka. Merah Putih mencoba tembakan-tembakan jarak jauh.
Sebuah tembakan tiga angka dari Hanum Fasya di detik-detik pembuka kuarter kedua memberi harapan baru bagi Merah Putih Predators. Namun serangan balasan Fever membayar lunas tembakan Hanum. Marlina Herawan juga melepaskan tembakan tiga angka. Merah Putih melepaskan 12 tembakan tiga angka di kuarter kedua, tetapi hanya dua saja yang menemui sasaran. Akurasi buruk Merah Putih Predators menodai rapinya pola-pola serangan mereka. Fever masih unggul 20-15 di akhir kuarter kedua.
Fever pun bermain sama baiknya dengan Merah Putih Predators. Hanya saja, akurasi Fever jauh lebih baik. Kombinasi Gabriel di bawah ring dan tembakan-tembakan luar melalui Marlina dan juga Irene Senduk efektif membungkam Merah Putih Predators. Fever menambah 24 poin di kuarter ketiga, sementara Hanum dan kawan-kawan hanya 11.
Gabriel Sophia akhirnya menjadi pencetak angka terbanyak bagi Fever dengan 13 poin. Selain itu, 15 rebound dari Gabriel melengkapi performanya. Sementara pada kubu Merah Putih Predators, Hanum mencetak poin terbanyak dengan delapan poin. Permainan luar biasa juga ditunjukan oleh Fitryana Dewi yang meskipun hanya mencetak tujuh poin, berhasil merebut 10 rebound. (wnbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalahkan Satria Muda, Stadium Gores Sejarah
Basket 28 November 2012, 22:00
-
Senjata Baru Aspac Buat Pacific Kewalahan
Basket 28 November 2012, 20:05
-
Gipsona Bantu Bimasakti Kalahkan Satya Wacana
Basket 28 November 2012, 18:05
-
Laga Pertama, Sritex Dragons Solo Bekuk Rajawali Bandung
Basket 28 November 2012, 17:45
-
Jalani Debut, Merah Putih Terpaksa Tunduk Dari Fever
Basket 28 November 2012, 17:35
LATEST UPDATE
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 10 Januari 2026
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Tottenham vs Aston Villa 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Everton vs Sunderland 10 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 06:25
-
Hasil Piala Afrika Tadi Malam: Mazraoui Pulangkan Bryan Mbeumo ke MU
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Bukan Pelatih, Lionel Messi Ungkap Rencana Pensiun, Apa Itu?
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Prediksi Como vs Bologna 10 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 05:00
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
-
Prediksi Charlton vs Chelsea 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
























KOMENTAR