
Melakoni laga keduanya, Merah Putih Predators tampil lebih garang dan penuh percaya diri. Tidak nervous lagi seperti saat melakoni debut melawan Surabaya Emdee Fever, Rabu (28/11) lalu.
”Permainan yang berimbang. Namun, kami bisa lebih optimal dalam memanfaatkan semua peluang menjadi poin. Anak-anak juga sudah lebih percaya diri. Ini adalah buah dari evaluasi yang kami lakukan setelah kalah pada game pertama,” terang Jacky I Hatta, head coach Merah Putih Predators Jakarta.
Merah Putih langsung menekan dengan mengandalkan kombinasi Windi Hastari (center) dan guard Hanum Fasya. Dari dua titik berbeda, keduanya menjadi senjata andalan Merah Putih Predators. Windi memiliki kekuatan di bawah ring, sementara Hanum memiliki kecepatan penetrasi dan ketajaman tembakan. Delapan poin dari Windi, dan lima dari Hanum membawa Merah Putih Predators unggul 15-9 di akhir kuarter pertama. Dua poin lainnya dicetak oleh Fitryana Dewi.
Kuarter kedua berjalan ketat. Yuni Anggraeni menjadi andalan Sahabat untuk berduel dengan Windi. Kerja keras Yuni membuat Merah Putih Predators sempat kewalahan. Rapatnya pertahanan Sahabat juga membuat Merah Putih Predators kesulitan menambah angka. Kuarter kedua berjalan sama kuat. Baik Sahabat maupun Merah Putih Predators sama-sama mencetak 15 angka.
Dominasi kembali menjadi milik Merah Putih Predators di kuarter ketiga. Setelah Windi dan Hanum, kini giliran Helena Tumbelaka dan Fitryana yang mengobrak-abrik pertahanan Sahabat. Karakter Helena hampir serupa dengan Hanum yang mengandalkan tembakan dan penetrasi cepat. Ditambah Windi yang memang sulit dihentikan di bawah ring, Merah Putih Predators melaju menutup kuarter ketiga dengan kedudukan 46-34.
Sahabat lebih produktif pada kuarter terakhir lewat permainan agresif Yuni Anggraeni yang mengemas tambahan enam poin dari total 18 poin, plus 14 rebound yang dia persembahkan pada game ini. Sayang, karena kurang mendapat sokongan dari pemain lain, Sahabat tak mampu mengejar ketertinggalan.
Windi Hastari menjadi pemain paling menonjol di kubu Merah Putih Predators lewat double-double yang dia persembahkan menyusul donasi 17 poin dan 19 rebound. Disusul Hanum juga dengan donasi 17 poin. (wnbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Aspac Hentikan Rekor Sempurna CLS Knights
Basket 30 November 2012, 21:57
-
Gilas NSH GMC, Stadium Jaga Momentum
Basket 30 November 2012, 20:45
-
Kalahkan Sahabat, Merah Putih Predators Tebar Ancaman
Basket 30 November 2012, 19:20
-
Rotasi Pemain Buat Hangtuah Kalahkan Tonga BSC
Basket 29 November 2012, 20:55
-
Empat Pemain Cetak Digit Ganda, Satya Wacana Bekuk NSH GMC
Basket 29 November 2012, 19:30
LATEST UPDATE
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR