
Dalam laga tersebut, Tino mendulang 14 poin dan enam rebound. Sehari sebelumnya, Tino juga mencetak double digit menyusul donasi 13 poin yang ia bukukan saat Stadium bentrok lawan Satria Muda BritAma Jakarta.
”Saya akan terus memberi kontribusi bagi tim. Saya optimis poin saya bisa terus meningkat di pertandingan berikutnya,” ungkap pemain dengan tinggi 193 cm tersebut.
Determinasi di bawah ring sangat dibutuhkan Stadium untuk mengimbangi center JNE BSC Bandung Utama yang kini diisi Hendrik Agustinus.
Nuansa sengit sangat terasa sejak kuarter awal. Ketika sisa empat menit kuarter pertama, Jekky Sagala sempat membuat decak kagum penonton dengan aksinya. Memberi umpan back pass pada Hendrik di key area, Jekky kemudian mencetak poin setelah menerima assist sempurna dari Hendrik.
Sebelum kuarter pertama berakhir, Stadium yang tertinggal 12-14 berhasil menyamakan kedudukan melalui akurasi dua kali free throw Tino. Skor bertahan hingga penghujung kuarter awal.
Baru dua menit kuarter kedua berjalan, Stadium membalikkan keadaan dan leading tujuh poin. Namun, ketangguhan BSC membuatnya mampu menyamakan kedudukan lagi. Di kuarter ini, BSC lebih unggul dalam akurasi tembakan 2 poin (59 persen) dibandingkan kuarter pertama (30 persen).
Sedangkan Stadium, memiliki akurasi tembakan tiga poin yang lebih baik (38 persen) naik dari kuarter pertama yang hanya 20 persen. Stadium pun mampu menutup kuarter kedua dengan skor 32-31 atas BSC.
Pertandingan makin kompetitif kala kuarter ketiga berjalan. Margin poin antara Stadium dan BSC, selalu tak lebih dari lima poin di kuarter ini. Tak heran bila kedua laga di kuarter ketiga lebih sulit bagi kedua tim daripada dua kuarter sebelumnya. Skor di kuarter ketiga ditutup sama 44-44.
Pada kuarter terakhir, skor yang diperoleh kedua tim makin ketat. Hingga satu menit terakhir, selisih skor masih sangat tipis. Stadium diuntungkan buruknya akurasi tembakan BSC Bandung Utama.
Dengan kemenangan ini, Stadium kini mengkoleksi dua kemenangan dari tiga pertandingan. “Kami optimis masih berpeluang lolos ke semifinal. Memang, hari ini kami bermain kurang efektif. Bahkan, teamwork pun cukup buruk. Hal ini yang akan segera kami evaluasi,” ungkap Yoesron Fadillah, pelatih Stadium Jakarta. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bekuk Bimasakti, Satria Muda Buka Peluang ke Semifinal
Basket 24 September 2013, 22:03
-
Aspac Kerja Keras Kalahkan Satya Wacana
Basket 24 September 2013, 21:30
-
Valentino Wuwungan Bantu Stadium Bekuk Bandung Utama
Basket 24 September 2013, 19:50
-
Preseason NBL Indonesia Suguhkan Duel Klasik di Hari Pembuka
Basket 20 September 2013, 16:51
-
12 Tim NBL Indonesia Bakal Jalani Preseason Tournament 2013
Basket 9 September 2013, 19:15
LATEST UPDATE
-
PSIM vs PSM Makassar: Menanti Ledakan Savio Sheva di Stadion Sultan Agung
Bola Indonesia 10 April 2026, 11:35
-
Layakkah Harry Maguire Masih Termasuk Jajaran Bek Terbaik Dunia?
Liga Inggris 10 April 2026, 11:34
-
Prediksi Liverpool vs Fulham 11 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 11:33
-
Prediksi West Ham vs Wolves 11 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 11:26
-
Prediksi Milan vs Udinese 11 April 2026
Liga Italia 10 April 2026, 11:22
-
Cerita Weston McKennie: Memuji Spalletti, Mengagumi Cristiano Ronaldo
Liga Italia 10 April 2026, 11:07
-
Prediksi Arsenal vs Bournemouth 11 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 10:56
-
Kabar Gembira MU! Arsenal Siap Lepas Wonderkidnya ke Old Trafford
Liga Inggris 10 April 2026, 10:45
-
Juventus Siap Tikung Atletico Madrid Demi Amankan Jasa Ederson?
Liga Italia 10 April 2026, 10:44
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25

























KOMENTAR