
Bola.net - Ukraina menelan kekalahan memalukan dalam laga uji coba kontra Prancis yang dilaksanakan di Stade de France, Kamis (8/10/2020) dinihari. Tidak tanggung-tanggung, klub asuhan Andriy Shevchenko tersebut dibantai dengan skor 1-7.
Empat gol bersarang di gawang mereka pada babak pertama. Gol pembuka Eduardo Camavinga disusul oleh brace bomber Chelsea, Olivier Giroud. Kemudian gol bunuh diri Vitaly Mykolenko membuat penderitaan Ukraina bertambah.
Di awal babak kedua, Ukraina sempat memberikan pertanda positif setelah Viktor Tsyhankov mencetak gol pada menit ke-53. Sayangnya mereka tidak tak bisa membendung aksi Correntin Tolisso, Kylian Mbappe dan Antoine Griezmann.
Kekalahan ini menunjukkan bahwa jarak kualitas antara kedua negara begitu jauh. Namun Ukraine punya alasan jelas kenapa bisa menelan kekalahan, yakni karena sedang berada dalam situasi yang buruk.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kiper 45 Tahun Bangkit Lagi
Sebelum pertandingan digelar, Timnas Ukraina mendapatkan kabar buruk di mana ketiga penjaga gawangnya dinyatakan positif Covid-19. Salah satunya adalah kiper Real Madrid, Andriy Lunin.
Gara-gara kasus ini, Ukraina jadi tinggal menyisakan Georgiy Bushchan di posisi penjaga gawang. Mereka membutuhkan satu sosok kiper pengganti, dan pada akhirnya memutuskan untuk membangkitkan kiper berusia 45 tahun.
Kiper tersebut bernama Oleksandr Shovkovskiy yang sejak tahun 2018 lalu menjabat sebagai asisten pelatih Ukraina. Benar, ia sudah tidak lagi aktif bermain. Shovkovskiy menutup karirnya saat bersama Dynamo Kyiv pada tahun 2016 silam.
Shovkovskiy juga telah memutuskan pensiun dari pentas internasional sejak tahun 2012 lalu. Mulai tahun 1994 hingga gantung sepatu, pria kelahiran 2 Januari 1975 itu menorehkan total 92 penampilan bersama Timnas Ukraina.
Bisa Bermain di Situasi Tertentu
Sang kiper sudah tidak aktif bermain selama empat tahun. Untungnya, ia tetap menjaga kebugarannya sehingga bisa membantu Ukraina yang sedang dalam kesulitan, walaupun dirinya tidak bermain di pertandingan kali ini.
"Oleksandr Shovkovskiy mengakhiri karir profesionalnya sebagai pemain pada Desember 2016, namun tetap menjaga kondisinya, terus-menerus melakulan latihan individu," begitu pernyataan dari federasi sepakbola Ukraina.
"Staf pelatih dari Timnas Ukraina menekankan bahwa mereka tidak menganggap Oleksandr Shovkovskiy sebagai peserta wajib dalam pertandingan ini," tutup pernyataan tersebut.
Pernyataan itu juga menyebutkan kalau Shovkovskiy hanya akan bermain jika Buschan mengalami masalah. Contohnya ikut terjangkit Covid-19 atau mengalami cedera saat laga sedang berlangsung.
(Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gara-gara Covid-19, Ukraina Terpaksa 'Bangkitkan' Kiper Berumur 45 Tahun
Bola Dunia Lainnya 8 Oktober 2020, 08:28
-
Hasil Pertandingan Prancis vs Ukraina: Skor 7-1
Piala Eropa 8 Oktober 2020, 04:10
-
Prediksi Prancis vs Ukraina 8 Oktober 2020
Piala Eropa 7 Oktober 2020, 14:51
-
Spanyol Pesta Gol ke Gawang Ukraina
Galeri 11 September 2020, 10:37
-
Pecahkan Rekor 95 Tahun, Ansu Fati Jadi Pencetak Gol Termuda Spanyol
Piala Eropa 7 September 2020, 04:20
LATEST UPDATE
-
Rayakan 23 Tahun, KapanLagi Ajak Pengunjung KLBB Festival 2026 Lebih Peduli Lingkungan
Lain Lain 26 Februari 2026, 14:13
-
No Mbappe No Worry! Ada Vinicius yang Siap Selamatkan Real Madrid!
Liga Champions 26 Februari 2026, 11:15
-
Demi Kesejahteraan Pembalap, MotoGP Ingin Tetapkan Upah Minimum Mulai 2027
Otomotif 26 Februari 2026, 10:55
-
Real Madrid Memang Kureng Saat Lawan Benfica, Tapi yang Penting Menang!
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:41
-
Tundukkan Benfica, Real Madrid Tinggalkan Santiago Bernabeu dengan Perasaan Positif
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:33
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58






















KOMENTAR