Menurut Fabiano, ada beberapa tim yang mampu tampil bagus, mendominasi dan juga mendapatkan banyak peluang mencetak gol, namun tim tersebut bisa kalah melawan tim yang hanya memiliki peluang segelintir saja. Dan itulah sepakbola yang menurutnya penuh kejutan.
Luis Fabiano sendiri lantas mencontohkan bagaimana Brasil disingkirkan Belanda di Piala Dunia 2010. Sempat unggul lebih dahulu lewat gol Robinho pada menit ke-10, Brasil yang tampil bagus dan memiliki banyak peluang justru akhirnya kalah karena dua gol dari Wesley Sneijder di babak kedua.
"Dalam sepakbola, ada kejutan dan unsur kaget. Pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, kami memiliki skuat yang sangat bagus. Kami bersatu dan ambisius. Orang-orang berharap besar pada tim dan kami percaya kami bisa menyangga ekspektasi," ujarnya.
"Kami meraih kemenangan hingga di perempat final bertemu Belanda. Kami tim yang lebih baik di babak pertama dan punya semua alasan untuk menang, tetapi kami kalah dengan gaya yang tak bisa dijelaskan," sambungnya.
"Mereka (Belanda) hanya memiliki sedikit peluang selama laga, tapi mereka mencetak gol dua kali dari peluang terbatas itu. Inilah sepakbola. Prediksi itu tak ada gunanya dan tak berarti. Hanya di atas lapangan hasil bisa ditentukan," tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lucas: Coutinho Pemain Terbaik Brasil
Liga Inggris 12 Juli 2016, 22:01
-
Luis Fabiano: Sepakbola Itu Kejutan, Bukan Hitung-hitungan
Bola Dunia Lainnya 12 Juli 2016, 14:00
-
Neymar: Saya Hampir Tinggalkan Sepakbola
Liga Spanyol 11 Juli 2016, 15:15
-
AS Roma Resmikan Transfer Kiper Timnas Brazil
Liga Italia 7 Juli 2016, 16:30
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00



















KOMENTAR