
Bola.net - Atlet lompat tinggi putri Ukraina, Yaroslava Mahuchikh, jadi sorotan usai meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024. Tak cuma kemenangannya yang jadi perbincangan, melainkan fakta bahwa ia sempat-sempatnya tidur saat menanti giliran bermain di babak final.
Atlet 22 tahun ini tanpa sengaja menghibur penonton yang hadir di Stade de France, pada Minggu (4/8/2024), dengan tidur di dalam sleeping bag alias kantong tidur berwarna hijau di tepi arena. Tampaknya hal ini ia lakukan demi tetap menjaga kakinya tetap hangat dan aktif sebelum ia berlaga.
Mahuchikh yang dikenal sebagai pribadi yang woles, tidur dengan menggunakan tas ranselnya sebagai bantal. Ketika bangun, ia juga dengan santainya meneguk minuman berenergi seperti Red Bull.
Bikin Fans Terheran-heran

Rutinitas Mahuchikh sebelum tanding ini pun dianggap sangat berkebalikan dengan rutinitas atlet Australia, Nicola Olyslagers, yang kedapatan menulis jurnal setiap kali menunggu giliran untuk melompat.
"Aku terobsesi dengan cara Yaroslava Mahuchikh masuk ke dalam kantong tidur, sementara Nicola Olyslagers langsung mulai mencoret-coret bukunya usai mereka menjalankan kesempatan melompat. Inilah dua sisi perempuan," ujar salah satu warganet di X.
Dalam babak final, Mahuchikh meraih medali emas usai melompat dengan ketinggian 2,02 m. Olyslagers finis kedua dan menyabet medali perak. Sementara itu, kompatriot Mahuchikh, Iryna Herashchenko, serta atlet Australia lainnya, Eleanor Patterson, menyabet medali perunggu.
Latihan di Berbagai Negara Akibat Perang

Di lain sisi, perjuangan Mahuchikh dalam meraih medali emas Olimpiade Paris 2024 juga cukup unik. Pasalnya, pada Februari 2022, ketika perang antara Rusia dan Ukraina dimulai, Mahuchikh kabur dari Ukraina dengan mobilnya.
Sejak itu, ia tinggal dan berlatih di berbagai negara berbeda, seperti Portugal, Polandia, Jerman, Belgia, Estonia, dan negara-negara lain demi mempersiapkan diri mengikuti Olimpiade Paris 2024.
Cabang olahraga atletik nomor lompat tinggi putra akan menggelar babak kualifikasi pada 7 Agustus 2024, sementara babak finalnya akan digelar pada 10 Agustus mendatang.
Baca Juga:
- Prediksi Sepak Bola Olimpiade: Mesir vs Maroko 8 Agustus 2024
- Katerina Siniakova/Tomas Machac, Duet Petenis Ceko yang Raih Emas Bareng Usai Putus Sebelum Olimpiade Paris 2024
- Viral Aksi Thomas Ceccon di Olimpiade Paris 2024: Pilih Tidur di Taman Usai Protes Buruknya Fasilitas Kampung Atlet
- Cuma Bawa Pulang 1 Medali, PBSI Janji Evaluasi Besar-besaran Usai Olimpiade Paris 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Ruben Amorim Dipecat Man United: Siapa yang Full Senyum, Siapa yang Terpukul?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 20:16
-
Rekor Unbeaten Menipu? Performa Liverpool Dinilai Jauh dari Kata Meyakinkan
Liga Inggris 5 Januari 2026, 20:13
-
Dipecat MU, Berapa Pesangon yang Didapatkan Ruben Amorim?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 18:49
-
Darren Fletcher Masih 'Hijau', Ini 5 Pelatih yang Bisa Jadi Caretaker MU
Liga Inggris 5 Januari 2026, 18:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40


















KOMENTAR