
Bola.net - Turnamen e Sports terbesar di dunia, Dota 2: The International (TI) menorehkan prestasi baru. Pada turnamen teranyar TI 9 beberpa pekan lalu, bergelimang puluhan juta USD.
Turnamen yang diselenggarakan di Shanghai selama 6 hari itu melampaui rekor tahun-tahun sebelumnya. Valve, selaku pengembang, kembali menorehkan rekor jumlah uang yang berputar untuk ajang tersebut.
Esports Observer mengungkapkan, biaya penyelenggaraan Dota 2 di Mercedes Benz Arena, Shanghai, China tersebut menggapai angka lebih dari 20 juta dolar AS. Angka itu menjadi akumulasi dari seluruh kebutuhan, mulai dari sewa venue, membayar fee pemain, akomodasi sampai teknologi.
Pengeluaran tersebut terbayar lunas dengan prediksi uang yang beredar di kota bisnis tersebut. Xinhua menghitung, secara offline, alias jumlah penonton yang datang, tontonan adu kuat Dota 2 mendapat respon minimal 250 ribu - 300 ribu penonton.
Angka online berlipat ganda. Situs Esports Channel mengungkapkan, sepanjang turnamen, setidaknya ada 83 juta penonton. Khusus laga final antara OG kontra Team Liquid, mendapat atensi 1,9 juta viewers.
Artinya, impresi dari kombinasi offline dan online tersebut berlipat ganda. Tak heran jika The International 2019 menjadi yang terbesar sejak event tersebut kali pertama beroperasi pada 2011.
Hal itu selaras dengan besaran hadiah uang bagi para peserta, baik yang hanya sekadar di fase grup maupun sang juara. Esports Observer mengungkapkan, Dota 2 TI9 di Shanghai menggelontorkan nilai total hadiah uang terbesar sepanjang sejarah.
Catatan dari penyelenggara, total uang yang menjadi jatah bagi para peserta mencapai angka 34,3 juta dolar AS atau sekitar Rp497,35 miliar (kurs 1 dolar AS = Rp14.500). Angka tersebut menjadikan Dota 2 The International 2019 menjadi satu di antara turnamen yang menyediakan hadiah besar.
Kalahkah Kriket
Tercatat, Dota 2 The International 2019 mampu mengalahkan ajang sebesar piala dunia kriket. Data menyebut, piala dunia kriket 'hanya' menyediakan total hadiah 10 juta dolar AS. Angka milik TI9 hanya terpaut 8 juta dolar AS lebih sedikit dari yang diterima Prancis saat menjadi jawara Piala Dunia 2018.
Saat mengangkat trofi di Rusia, Prancis membawa pulang uang 38 juta dolar AS. Sedangkan sang runner-up, Kroasia mengoleksi 28 juta dolar AS. Sementara itu, sang jawara TI9, OG akan membagi rata perolehan uang mereka ke masing-masing personel sebesar 3,1 juta dolar AS.
Nilai hadiah TI9 tergolong jauh di atas apa yang terjadi di seputar turnamen tenis Grand Slam Wimbledon. Dua juara, yakni Simona Halep (tunggal putri) dan Noval Djokovic (tunggal putra), membawa pulang uang 2,7 juta dolar AS. Pegolf papan atas, Tiger Woods hanya menerima 2,09 juta dolar AS di turnamen level master.
Kata Konsultan
Konsultan Esports, Rod Breslau mengungkapkan, fenomena olah raga virtual seperti Dota 2, memberi efek khusus. "The International 2019 mengubah lagi persepsi orang, yang semakin dalam tentang kemewahan Dota 2. Saya yakin, tahun depan suasananya akan semakin mewah. Ada rasa terhormat menjadi atlet esports secara umum," jelasnya.
Pada edisi tahun depan, The International 2020 (TI10) akan berlangsung di Ericsson Globe, Stockholm, Swedia. Venue berkapasitas 16 ribu orang tersebut akan menjadi saksi apakah besaran nilai hadiah akan menembus angka 40 juta dolar AS, atau cukup naik beberapa juta dolar dari nilai tahun ini. (bola.com/prisca ananda)
Sumber: Esports Channel
Disadur dari Bola.com/Nurfahmi Budi
Baca ini juga ya!
- Tampil Impresif, Joel Matip Segera Diganjar Kontrak Baru
- Alexis Sanchez Minggat, Solskjaer Ogah Cari Pengganti?
- 3 Pemain Terbaik Liverpool Era Rafael Benitez, Salah Satunya Fernando Torres!
- Demi Chelsea, Tammy Abraham Diminta Menguasai Seni 'Ilmu Hitam' Sepak Bola
- Menanti Kejutan Manchester United, Empat Besar Premier League?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dota 2: Juara The The International 2019 Lebih Kaya dari Juara Wimbledon
Bolatainment 29 Agustus 2019, 15:30
-
Diimbangi Semen Padang, Madura United Kecewa Berat
Bola Indonesia 29 Agustus 2019, 09:27
-
Pelatih Semen Padang Bersyukur Tahan Imbang Madura United
Bola Indonesia 29 Agustus 2019, 09:21
-
Banuelos Garansi Persija Jakarta akan Kedatangan Pemain Anyar
Bola Indonesia 29 Agustus 2019, 09:04
-
Aryn Williams Datang, Status Manuchehr Jalilov di Persebaya Jadi Menggantung
Bola Indonesia 29 Agustus 2019, 09:02
LATEST UPDATE
-
Real Madrid vs Girona: Misi Wajib Menang El Real Demi Kejar Barcelona!
Liga Spanyol 10 April 2026, 15:12
-
3 Alasan MotoGP Sulit Terapkan Pembalap Cadangan Permanen Seperti Formula 1
Otomotif 10 April 2026, 14:56
-
Arsenal vs Bournemouth: Jangan Sampai Terpeleset, Gunners!
Liga Inggris 10 April 2026, 14:52
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 11-14 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 14:33
-
Tempat Menonton Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 10 April 2026, 14:00
-
Prediksi Atalanta vs Juventus 12 April 2026
Liga Italia 10 April 2026, 13:41
-
Prediksi St. Pauli vs Bayern 11 April 2026
Bundesliga 10 April 2026, 13:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25

























KOMENTAR